
Alesia bingung dengan penjelasan Hanzo. Josep sedang ada masalah? kemarin laki-laki itu terlihat baik-baik saja. lalu kenapa i sekarang memiliki masalah? hal itu membuat Alesia berpikir keras di dalam ruangan Hanzo. sedangkan Hanzo kembali fokus dengan pekerjaannya.
Hanzo yang baru menyadari jika Alesia tak kunjung pergi dari ruangannya. saat ia melihat ke arah Alesia, wanita itu tengah termenung sambil meremas tasnya sendiri.
"hey apakah kau baik-baik saja? " tanya Hanzo menyadarkan Alesia dari lamunannya.
Alesia yang terhentak akan panggilan Hanzo segera tersadar dan menoleh ke arah Hanzo. Alesia tersenyum pepsodent sambil menggaruk belakang tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.
"hehe maaf, aku tidak apa-apa... aku akan pergi, " ujar Alesia cepat dan segera pergi dari ruangan Hanzo.
Hanzo yang melihat itu hanya bisa menggeleng saja. Alesia kembali ke ruangannya dan mendapati mejanya yang penuh dengan berkas yang harus ia kerjakan sekarang juga.
Alesia menghela napas panjang, ia hanya membuang-buang waktunya untuk melamun memikirkan masalah Josep yang padahal sudah bukan masalahnya lagi.
Alesia menggelegar sambil duduk di kursinya lalu, ia segera menyalakan komputer yang ada di hadapannya dan mulai mengerjakan tugasnya yang sudah menumpuk.
Alesia sedikit santai dalam mengerjakan tugasnya yang cukup banyak. ia juga menyetel lagu kesukaannya untuk menemaninya bekerja dan juga ada segelas kopi yang baru saja ia seduh.
"kalau sudah seperti ini kan jauh lebih enak untuk menyelesaikannya, " gumam Alesia sambil menyeruput kopinya.
sedangkan di waktu yang sama tempat yang berbeda. Josep yang harus saja terbangun dari tidurnya. terduduk di atas kasurnya yang cukup berantakan.
__ADS_1
ia sudah tidak bisa berpikir jernih lagi semalam. dan ia sudah meyakinkan dirinya jika Alesia hanya akan menjadi miliknya saja. Josep menelepon Hanzo dan meminta laki-laki itu untuk menuruti perintahnya.
"Hanzo! kau harus melakukannya dan semuanya harus berjalan dengan lancar jika tidak, kau tahu hukuman mu bukan? " ujar Josep di balik telepon.
sedangkan Hanzo yang mendengar hanya bisa menghela napas, ia tidak bisa berbuat apapun selain menuruti perintah dari bosnya jika tidak kemungkinan besar ia akan kehilangan pekerjaannya.
'baiklah aku akan melakukannya, ' balas Hanzo lemah.
Josep yang mendengar itu tersenyum miring. ia merasa sangat senang. lalu laki-laki itu kembali merubah dirinya di atas kasur sambil menatap langit-langit kamarnya dengan senyum sumringah.
"sebentar lagi kau akan benar-benar menjadi milikku! " tegas Josep sambil tersenyum.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Alesia, bisakah kau menemaniku sebentar? pekerjaan ku belum selesai, " ujar Hanzo menghampiri Alesia yang sudah siap dengan tasnya.
"ah boleh, ini juga belum terlalu sore, " jawab Alesia sambil tersenyum.
"ya sudah kau ke ruangan ku dulu, aku akan buatkan kopi dulu, " ucap Hanzo.
Alesia hanya mengangguk saja. lalu mereka keluar dari ruangan Alesia bersama, namun Alesia langsung menuju ke ruangan Hanzo sedangkan Hanzo laki-laki itu menuju ke dapur untuk membuatkan kopi.
__ADS_1
sesampainya di dapur. Hanzo segera membuat dua cangkir kopi. setelah jadi, Hanzo memastikan sekitar jika sudah tidak ada orang lagi di dapur. setelah memastikan semuanya aman Hanzo mengeluarkan sesuatu dari kantong jasnya.
"maafkan aku Alesia, entah apa yang sudah kau lakukan hingga bos menginginkan aku melakukan ini, " gumam Hanzo sambil menuangkan secarik kertas yang berisi bubuk.
setelah itu Hanzo segera mengadukannya hingga rata. setelah selesai ia segera kembali ke ruangannya untuk menemui Alesia. Hanzo bersikap biasa saja agar Alesia tidak curiga kepadanya.
"hey, maaf merepotkan mu, ini aku buatkan untukmu, " ucap Hanzo sesampainya di samping Alesia.
"ah baiklah terimakasih, " sahut Alesia sambil mengambil kopi dari tangan Hanzo.
Hanzo segera duduk dan mulai mengerjakan tugasnya seakan-akan tidak ada yang terjadi apapun. Alesia yang sudah di suguhi kopi tentu saja tidak bisa menolak.
Alesia mulai meminum kopi tersebut hal itu terus di perhatikan oleh Hanzo. tidak lama kemudian setelah meminum kopi itu, Alesia merasa pusing di kepalanya.
"aduh, mengapa kepala ku tiba-tiba pusing dan terasa mengantuk? " tanya Alesia sambil menaruh gelasnya.
setelah berkata itu Alesia tertidur di atas meja. Hanzo yang melihat itu menghela napas, tugas pertamanya sudah berhasil. lalu ia segera menelepon Josep jika tugasnya sudah terlaksana.
"halo tuan, nona sudah tertidur... tugas ku sudah selesai, nanti setelah aku pastikan gedung perusahaan sudah kosong baru akan membawanya kepada mu, " ujar Hanzo setelah sambungan telepon tersambung.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
__ADS_1
...JANDA KEMBANG PILIHAN CEO MUDA BY CIMAI...