
Clara dan kedua temannya yang lain sangat terkejut dengan sosok kedua orang yang berjalan masuk dan menghampiri mereka bertiga kini, tetapi orang yang terkejut sekaligus sangat kesal dengan itu adalah Violet yang melihat sosok laki-laki itu tersenyum dan memperlakukan perempuan itu dengan sangat baik. Baik Clara maupun Xiang tidak bisa banyak membantu ataupun menolong Violet yang sepertinya telah ingin tersulut emosi.
"Gadis Suci seharusnya anda paham dengan posisi anda sekarang,"
"Tidak baik jika memanggil bangsawan yang tidak terlalu dekat dengan anda memanggil namanya langsung terutama aku yang merupakan seorang putri keluarga kerajaan Wertvoller,"
"Anda harus tau kalau kita tidak dekat dan aku sama sekali tidak pernah mengizinkan orang seperti dirimu memanggil namaku secara langsung," ucap Violet yang sambil mengepalkan tangan yang di kepal dengan sangat erat menatap gadis yang ada di depannya menyapa dengan ekspresi yang sangat baik dan polos
"Aku... hanya berpikir kalau kita bisa menjadi teman bersama jadi aku ingin menyapa,"
"Aku sama sekali tidak bermaksud untuk tidak sopan,"
"Maafkan aku karena aku membuat kesalahan," ucap gadis itu dengan air mata yang mengalir deras secepat mungkin sosok laki-laki yang berada di samping gadis suci itu langsung mengelap air mata milik gadis suci itu dengan tatapan khawatir
Setelah Gadis Suci itu tenang dan bersembunyi di belakang punggung milik laki-laki yang berada di sebelahnya. Laki-laki itu langsung menatap ke arah Violet dengan tatapan tajam.
"Violet, aku sudah mengatakan kepadamu berkali-kali,"
"Kalau dia adalah Gadis Suci di kerajaan ini seharusnya kamu menghormatinya setidaknya betem-"
"TIDAK!!"
__ADS_1
"AKU TIDAK AKAN MAU MEMINTA MAAF ATAUPUN BERTEMAN DENGANNYA!!"
"AKU JUGA SEORANG PUTRI KELUARGA KERAJAAN, TAPI KAMU HANYA PEDULI DENGAN GADIS SUCI ITU SEOLAH-OLAH AKU TIDAK LAYAK DI HORMATI!!" teriak Violet dengan lantang untuk menyela ucapan dari laki-laki itu sambil menatap dengan tatapan kecewa kepada sosok laki-laki di depannya
Teriakan dari Violet yang mungkin akan membuat orang-orang di sekitar mendengarkan teriakan itu, tetapi tentu tidak akan terdengar karena sebelumnya Xiang telah meletakkan peredam suara yang akan membuat orang-orang di sekitar tidak akan bisa mendengarkan percakapan atau pembicara mereka selama berada di satu tempat yang sama. Teriakan dari Violet yang cukup lantang tentu mampu membuat sosok laki-laki itu terdiam, tidak pernah laki-laki itu melihat sosok gadis tersebut menyela ataupun berteriak kepada dan pertama kalinya dia melihat sisi dari gadis yang dianggapnya sebagai sahabat itu.
Clara dengan cepat mengelus-elus punggung Violet untuk memintanya tenang dan mengendalikan emosi yang dia miliki saat ini, karena Clara takut sekali semua terjadi seperti di dalam novel untuk itu dia menenangkan sosok gadis itu dengan pelan-pelan.
"Edel, kita teman antar negara dan sesama pangeran Kerajaan,"
"Begitu juga dengan Violet, walaupun keluarganya adalah kerajaan yang tidak seluas kerajaan keluargamu pimpin tetapi kamu tau bukan pasukan kerajaan keluarga Wertvoller adalah paling berbahaya di negeri barat dan mungkin di seluruh penjuru negeri,"
"Lebih baik kamu juga mempertimbangkan dan memperhatikan perasaannya jangan sampai dia mengadukan hal ini kepada orang tuanya," bisik Xiang kepada Edel yang berada di samping gadis itu sambil menepuk bahu miliknya
Tatapan dingin dari Xiang ke Gadis Suci yang awalnya memberontak ingin menyusul kepada Edel dan Violet membuatnya terdiam setelah melihat tatapan yang begitu dingin dan tidak peduli. Gadis Suci itu langsung duduk di salah satu kursi yang kosong dan menundukkan kepalanya dan meneteskan air matanya, walaupun Gadis Suci itu menangis Xiang sama sekali tidak peduli dan malah mengajak Clara berbicara mengenai beberapa hal yang unik antar negeri di bahas sampai akhirnya Gadis Suci itu terdiam sendiri.
Clara terdiam sejenak dan berpikir tentang yang dia lihat barusan mengenai pertengkaran yang menyangkutkan perasaan.
'Apakah aku yang akan aku lakukan jika ada hal yang sama nanti kalau aku bertengkar dengan Dain? Mungkinkah setelah itu hubungan kami akan baik-baik saja?' ucap Clara di dalam hati dengan perasaan gelisah dan melamun kemudian Xiang menepuk bahunya membuat Clara terkejut dan tersadar kembali
"Tidak baik melamun, apalagi jika yang ada di dalam lamunanmu adalah hal yang sangat buruk,"
__ADS_1
"Tidak bagus untuk kesehatan, yakin saja dengan masa depan yang akan dipandu oleh benang merah di jarimu,"
"kamu mungkin tidak tau artinya tapi maksudnya semuanya telah di atur oleh takdir dan benang merah itu maksudnya kamu telah terikat dengan laki-laki yang kamu cintai melalui benang itu," ucap Xiang dengan senyuman ke arah Clara membuat Clara yakin kalau apapun yang mungkin terjadi supaya tidak perlu khawatir
"TRANG..." suara gelas pecah terdengar itu berasal dari Gadis Suci
Clara merasakan sebuah firasat dari gadis itu sedikit tidak benar entah itu tentang hanya firasat ataupun memang serius dia adalah gadis yang berbahaya. Tetapi dia masih tetap berusaha sedikit menyingkirkan firasat buruk itu, walaupun dia merasakannya.
"Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu terluka Gadis Suci?" tanya Clara dengan tatapan sedikit khawatir dan lembut kepada sosok gadis di depannya
Clara memberikan perhatian kecil karena semua orang mungkin saja bisa terluka karena pecahan dari sebuah cangkir teh yang berbuat dari bahan yang mudah pecah.
"Aku tidak apa-apa hanya saja tadi tehnya terlalu panas jadi aku tidak sengaja menjatuhkannya,"
"Maafkan aku karena aku sangat ceroboh," ucap Gadis Suci itu dengan tatapan polosnya membuat Clara menghela nafasnya dan menganggap kalau itu mungkin memang bisa terjadi karena tehnya adalah teh hangat
"Kalau begitu aku akan pergi memanggil pelayan sebentar untuk kemari dan membereskan pecahan cangkir teh," ucap Clara yang meninggalkan kedua orang itu menuju ke lantai bawah untuk meminta para pelayan disana membereskan pecahan cangkir teh itu
Setelah Clara turun dari sana menyisahkan Xiang dan Gadis Suci berdua terlihat sangat jelas ekspresi wajah tidak sukanya kepada gadis yang ada di depannya.
"Kamu sengaja melakukannya bukan? Dan berhenti berpura-pura menjadi seorang gadis yang polos dan baik hati,"
__ADS_1
"Itu sama sekali tidak berpengaruh kepada kami yang melatih diri,"
The Duke's Only Beloved Fiancé