The Duke'S Only Beloved Fiancé

The Duke'S Only Beloved Fiancé
Bab 52 Raja Iblis


__ADS_3

Violet dan Seyyal memimpin pasukan ke hutan untuk langsung mencari keberadaan Clara dan melihat kebangkitan seorang Saint yang dibicarakan oleh Reina di ruang makan mansion tersebut, tapi keduanya yakin kalau orang yang mengalami kebangkitan itu adalah Clara sebab dia adalah satu-satunya orang yang berada di dalam pedalaman hutan.


Beberapa jam ketika mereka menjelajahi hutan, sampailah mereka semua ke sebuah bangunan tua yang besar dan kokoh. Bangunan yang memancarkan cahaya emas, Xiang yang ikut dalam perjalanan itu melangkah ke depan kedua gadis itu dan menggelengkan kepalanya mengisyaratkan kalau keduanya tidak boleh ikut campur atau bertindak sesuka hati.


Berjam-jam mereka menunggu di depan bangunan tua itu, akhirnya cahaya itu perlahan-lahan meredup dan mereka mendapatkan tanda dari Xiang kalau mereka boleh masuk ke dalam bangunan tua itu. Mereka semua kemudian masuk ke dalam gedung tua itu, dengan waspada dan berhati-hati mereka masuk ke dalamnya dan terlihat sosok Clara yang tertidur di samping altar itu membuat mereka semua yang melihat yakin kalau Clara adalah orang yang mendapatkan anugerah dewa secara langsung.


"Biarkan aku yang menggendong Clara, dan aku rasa sudah tidak ada apa-apa lagi selain papan nama di altar doa itu,"


"Violet, bisakah aku minta tolong kepadamu untuk mengambil papan nama itu juga untuk di bawa?" ucap Xiang yang menggendong Clara dengan gaya bridal style di jawab dengan anggukan pertanyaan Xiang barusan


Mereka semua keluar dari bangunan tua itu dan terlihat cahaya gelap yang mengelilingi mansion festival perburuan Itu, seolah-olah sudah malam hari tiba. Mereka semua dengan cepat pergi dari bangunan tua itu melaju dengan kuda menuju ke arah mansion yang berada di festival perburuan.


Di sisi lain seluruh langit menjadi hitam dan bangsawan serta para tamu yang hadir di sana panik, karena seorang raja iblis tiba-tiba menjentikkan jarinya dan seketika muncul tengkorak-tengkorak yang masuk ke dalam ruangan makan itu. Reina dan Ehan yang berada di tempat menggunakan sihirnya untuk menghentikan para tengkorak-tengkorak yang berjalan menghampiri para bangsawan dan tamu yang berada di dalam ruangan itu.


Dain yang berada di dalam ruangan itu diam tidak bergerak, sampai terlihat sebuah benang yang mengikat kedua tangannya dan mengendalikan dirinya.


"Hidup seorang manusia hanya sebuah boneka itulah keluarga Duke Freiheit yang menjunjung tinggi peperangan yang penuh darah,"


"Tanpa tau dengan yang namanya perasaan ataupun emosi, mereka di beri tau hanya untuk selalu bersikap seperti itu sejak dulu,"


"Akan sangat lucu kalau keluarga Duke Freiheit keluar dari skenario yang di rancang selama ratusan tahun dari pendiri keluarga di awalnya," ucap sesosok laki-laki yang merupakan seorang raja iblis dengan tawa yang meremehkan sambil menggerakkan tali-tali yang berada di tangannya

__ADS_1


"Kalian semua akan tunduk di bawah pemerintahan kerajaan iblis,"


"Dan kalian akan menjadi budak yang bekerja," ucap Gadis Suci itu dengan lantang dan senyuman yang manis di depan semua orang yang bertarung melawan tengkorak-tengkorak yang menyerang ke arah mereka yang berjuang untuk kehidupan yang masih ingin mereka perjuangkan


"Kami telah sampai untuk membantu," ucap Seyyal dengan lantang sambil menghunuskan sebuah pedang besar dan panjang ke arah para tengkorak-tengkorak


Xiang meletakkan Clara di sebuah perisai yang di lindungi anti sihir iblis, hingga tidak ada yang berani mendekati Clara, setelah selesai dia meletakkannya Xiang langsung ikut dalam pertarungan membantu Seyyal dengan sihirnya diikuti oleh Edel dan Violet. Mereka membagi tim menjadi dua yaitu untuk melawan Dain dan sisanya akan melawan para tengkorak yang tidak ada habis-habisnya.


Gadis Suci yang melihat Clara berada di sudut ruangan dan tidak ada orang yang melindunginya selain sebuah pelindung anti iblis, diam-diam dia berjalan ke arah Clara dan keluarkan Clara dari pelindung itu. Walaupun dia seorang manusia, dia tetap merasakan sengatan listrik dari pelindung anti iblis iblis itu, karena Gadis Suci itu melakukan perjanjian kontrak dengan iblis yang memiliki sihir hitam.


Clara di bawa oleh Gadis Suci itu menggunakan sihirnya ke hadapan raja iblis yang mengendalikan benang-benang milik Dain untuk bertarung melawan sesamanya.


Sang raja iblis tertawa melihat Gadis Suci itu memberikan Clara kepada dirinya. Mendengarkan tawa yang lantang membuat Xiang dan yang lain membelalakkan mata, karena Clara berada di tangan raja iblis saat ini.


"Clara Fragrante, sudah lama sekali kita berpisah sekarang kita akan bisa bersama selama-lamanya,"


"Boneka seperti dirimu tidak berguna lagi untukku dan tentunya kita telah saling memenuhi isi kontrak kita jadi kamu yang akan mati," ucap sang raja iblis dengan seringai dan tatapan tajam membunuh ke arah Gadis Suci yang baru saja membantu dirinya


Dengan perlahan jiwa sang gadis suci di hisap dan Clara berada di dalam pelukan sang raja iblis, membuat semua orang merasa akan sangat berbahaya jika terlalu gegabah.


"Lepaskan Clara iblis, jika kamu menginginkan sesuatu ambil saja jiwaku, jangan gadis itu," ucap Violet dengan lantang sambil mengayunkan pedangnya ke arah tengkorak yang berada di depannya berusaha sekuat mungkin dia menuju sang raja iblis untuk menyelamatkan teman satu-satunya itu

__ADS_1


"Dain, kamu dengarkan aku, jika Clara mati aku tidak akan memaafkan dirimu dan aku pastikan hidupmu menderita,"


"Jadi sadarlah dari pengaruh iblis sialan itu," ucap Violet lagi yang menatap dengan penuh amarah dan emosi ke arah sosok laki-laki yang bertarung untuk pihak raja iblis


Pertarungan yang begitu sengit di dalam ruangan tersebut tidak dapat dibayangkan, usaha yang dilakukan oleh mereka di samping doa-doa kepada para dewa untuk membantu mereka di tengah-tengah krisis seperti ini.


Beberapa jam telah berlalu beberapa dari mereka telah lelah dan tidak sanggup lagi untuk ikut bertarung, ada juga yang sudah merelakan kematian mereka jika itu yang benar-benar terjadi, karena mereka merasa tidak mungkin bisa mengalahkan seorang raja iblis.


Clara tiba-tiba membuka matanya dan menatap sosok yang dia pandangnya, sesosok laki-laki yang tidak asing tetapi dia tidak ingat siapa sosok itu, karena sadar dengan Clara yang telah bangun sang raja iblis, kemudian menatap lembut ke arah Clara yang berada di dalam pelukannya.


"Kamu-kamu raja iblis,"


"Lepaskan aku," ucap Clara dengan lantang dan tatapan tajam sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan sosok laki-laki itu


"Clara, kamu lupa dengan janji yang kita buat di masa lalu,"


"Kita tidak akan terpisah sampai kapanpun,"


"Tidak peduli jika menjadi iblis ataupun Malaikat,"


The Duke's Only Beloved Fiancé

__ADS_1


__ADS_2