
Clara yang mendengarkan ucapan dari salah seorang gadis bangsawan yang terpukau dan merasa menggemaskan dengan kisah Clara membuat Clara merasa tertusuk, karena dia ingin pergi beristirahat setelah membalas ucapan dari sang Gadis Suci.
"Maafkan aku tetapi aku kelelahan sekarang jadi tidak bisa menceritakan apa pun,"
"Masih banyak waktu kita di festival perburuan, jadi kapan-kapan saja," ucap Clara yang memberikan hormat kepada para gadis bangsawan lain sebelum meninggalkan tempat pesta teh di tenda
Setelah Clara memberikan hormat, gadis itu pergi dengan menarik tangan milik Violet untuk segera menjauh dari para gadis bangsawan lain. Keduanya berlari sampai masuk ke dalam bangunan besar untuk beristirahat, sesampainya di dalam bangunan keduanya telah hampir kehabisan nafas karena beratnya gaun yang mereka kenakan. Clara dan Violet kemudian berjalan menyusuri lorong menuju ke kamar miliknya sesuai dengan nomor yang diberikan oleh petugas kamar, namun sebelum sampai dibelokkan menuju ke lorong lain Clara dan Violet tanpa sengaja mendengarkan sebuah pembicaraan.
"Jadi, sudah sejauh mana proyek itu berjalan?"
"Kamu tau bukan kalau saat-saat seperti ini paling baik untuk menghabisi setengah faksi penentang kuil suci," ucap seorang laki-laki kepada sosok yang berada di sampingnya
"Memang benar, tenang saja beberapa monster tingkat tinggi telah di lepaskan di tengah hutan,"
"Orang-orang hanya akan menganggap ini kecelakaan saja, jika terjadi kematian," ucap laki-laki yang berada di sampingnya langsung membuat firasat Clara tidak nyaman
__ADS_1
Clara dengan cepat menuruni tangga di sana setelah menguping pembicaraan itu, dia berlari ke arah hutan dengan cepat meninggalkan Violet yang masih menguping pembicaraan kedua orang itu. Tetapi hatinya mana mungkin bisa tenang ketika melihat Clara berlari ke arah hutan yang banyak binatang buas dan monster, membuat Violet ikut berlari ke arah Clara pergi.
Di tengah hutan terdapat arah yang bercabang, Clara harus memutuskan jalan mana yang akan dia ambil untuk sampai ke tempat Dain berada. Banyaknya jejak kaki kuda kedua arah tersebut membuatnya kebingungan, karena dia berada di jauh dalam hutan dengan mengandalkan perasaan atau firasatnya Clara memutuskan mengambil jalan di bagian kiri. Hutan-hutan yang lebat membuat aura di tengah hutan sangat berbeda pada saat dia barusan masuk ke dalam hutan tersebut.
Langkah demi langkah Clara berjalan di tempat itu, namun di sana sangat sepi tidak terdapat apa-apa. Di sisi lain Dain dan pasukannya telah kembali ke tempat awal festival dimulai, baik Violet maupun Clara sama sekali tidak terlihat berada di tempat itu. Dain kemudian berpikir mungkin saja tunangannya berada di kamar jadi dia memutuskan untuk pergi ke mansion tempat para bangsawan akan menginap selama beberapa hari acara berlangsung, karena Clara memberi tau Dain nomor kamar milik tunangannya, dia tanpa berpikir lama langsung pergi ke tempat tunangannya berada, tetapi nihil hasilnya karena tidak ada jawaban sama sekali dari ketukan pintu yang berulang kali di ketuk olehnya.
Dain kemudian memutuskan untuk mengecek dengan baik pesta teh yang di adakan di tenda, hasilnya sama tidak ada Clara di sana. Tapi tiba-tiba terdengar panggilan seorang gadis dengan senyuman ke arah Dain, gadis yang berjalan adalah Gadis Suci.
"Tuan Dain, anda kembali dengan cepat ternyata,"
Semua gadis bangsawan di tenda memperhatikan Dain yang sangat begitu dekatnya kepada Gadis Suci, walaupun telah memiliki tunangan. Dain sama sekali tidak mendengarkan panggilan ataupun pembicaraan yang di ucapkan oleh sang Gadis Suci yang, karena dia sedang mencari sosok wajah gadis yang dia cintai sejak tadi tidak terlihat sama sekali di mana pun. Perasaan khawatir dan firasat buruk muncul di dalam benaknya, karena tidak terlihat di mana pun.
"Tuan Dain, apakah kamu akan mengabaikan aku yang dari tadi berbicara denganmu?" tanya Gadis Suci dengan wajah yang cemberut karena baru sadar di abaikan oleh sosok laki-laki yang berada di depannya saat ini
Dain tetap diam dan fokus mencari, karena tidak menemukan wajah Clara di sana dia memutuskan untuk pergi dari tenda meninggalkan Gadis Suci yang mengajaknya berbicara, Dain mencari di danau kemudian mencari di taman bunga sama sekali tidak terlihat ada di tempat itu, satu-satunya tempat yang belum dia periksa adalah hutan yang lebat. Dain kemudian pergi mencari kudanya dan bertemu dengan Carl di sana yang sedang mengurus perhitungan jumlah hewan buruan sang Duke.
__ADS_1
"Carl, aku akan pergi ke hutan untuk mencari lokasi Clara berada dan jika aku belum kembali dalam waktu sepuluh menit maka bawa pasukan ke hutan untuk pencarian," ucap Dain kepada Carl kemudian naik ke kuda pergi masuk ke dalam hutan yang lebat
Belum sampai Carl menjawab ucapan dari Dain, Dain malah telah jauh pergi masuk ke dalam hutan hingga tidak terlihat lagi sosok punggungnya.
Clara selama berada di dalam hutan, melihat banyak jenis hewan yang cukup aneh untuk dilihat, tetapi dia berpikir karena ini adalah novel fantasi tentu saja banyak hal yang aneh bahkan di dalam hutan sekalipun tanpa berpikir yang aneh-aneh tentang bisa saja ada monster atau memang itu adalah monster.
Tidak lama dari Clara berjalan, terlihat banyak serangga atau hewan-hewan yang tidak tinggi berlari ke arah depannya seolah-olah ada sesuatu yang menakutkan di belakang Clara, karena penasaran dengan hewan apa yang terdapat di belakangnya Clara menoleh ke belakang, namun hanya terlihat seekor kelinci bermata ungu yang sangat menggemaskan di belakangnya. Hal itu membuat Clara merasa kalau itu seharusnya bukan hal yang di takuti, mungkin saja ada makhluk yang lebih menyeramkan dibelakang kelinci itu hingga dia juga ikut menjauh dari bahaya.
Clara Kemudian menggendong kelinci bermata ungu tanpa curiga sama sekali, kelinci yang digendongnya itu tiba-tiba berubah menjadi sangat besar dan berat di pegangan tangan Clara. Clara yang melihat kelinci yang tiba-tiba saja berubah terkejut dan tidak menyangka kalau hewan selucu itu adalah monster yang sangat mengerikan dibalik lucu dan imutnya.
Clara mencoba untuk berlari menjauh dari kelinci itu tapi mustahil kelinci yang besar itu langkahnya lebih cepat dan siap kapan saja menerkam mangsanya yang berjalan di depannya. Clara seharusnya tau kalau hutan yang dia masuki adalah aneh dan semua hewan-hewan aneh juga berlari menjauh dari tempat tersebut. Clara berlari hingga akhirnya dia tersandung oleh batu dan terjatuh di atas tanah dengan tubuh yang luka, dia berusaha berdiri, namun kelinci itu mendekat.
"Aku akan mati muda lagi sepertinya,"
The Duke's Only Beloved Fiancé
__ADS_1