The Duke'S Only Beloved Fiancé

The Duke'S Only Beloved Fiancé
Bab 48 Hasil Kompetisi Festival Perburuan Hari Pertama


__ADS_3

Clara dan Dain kembali ke tempat acara festival perburuan dan di sana terlihat semua bangsawan dan tamu kerajaan telah berkumpul, menunggu sang raja mengumumkan pemenang dengan hasil buruan terbanyak dari perburuan di hari pertama di adakan festival kompetisi tersebut. Semua bangsawan terkejut dengan kehadiran Dain dan Clara yang tiba-tiba datang, apalagi dengan monster kelinci di atas kuda.


Sebagian ada yang merasa kagum dengan kemampuan Dain yang berburu monster sebesar itu dan sebagiannya merasa merinding melihat kemampuan seorang tiran yang sadis dalam peperangan membawa monster kelinci yang masih dengan darah menetes. Sang raja yang melihat kedatangan sang Duke meminta seorang panitia acara untuk mengurus hitungan poin yang di dapatkan dari hewan buruan milik sang Duke, sebelum pada akhirnya di umumkan hasilnya dan pemenang hari ini.


Ketika selesai di hitung dalam waktu beberapa menit, sang raja yang ingin mengumumkan pemenang terhalang kembali dengan kembalinya sang putra makhota kerajaan dan seorang putri kerajaan tetangga yang sejak tadi pantas saja tidak terlihat dengan berlumuran darah yang menetes di sekujur tubuh serta seekor makhluk dengan gabungan singa, ular, dan kambing di atas kudanya.


Semua orang kembali terkejut dengan kedatangan sang putra makhota berkacamata ini yang dikatakan hanya seseorang yang ahli strategi dan urusan kertas kerajaan bisa memburu seekor monster yang sangat kuat untuk orang seperti dirinya. Sang raja menghela nafas melihat yang baru saja terjadi di depannya dan lagi-lagi meminta seorang panitia acara untuk mengurus hitungan poin yang di dapatkan dari hewan buruan milik sang putra mahkota yang telah selesai berburu, tetapi karena melihat darah yang berlumuran sang raja dengan cepat menyuruh Gadis Suci untuk mengobati sang putra makhota yang benar-benar bertarung nyawa dengan seekor monster yang tidak sebanding seharusnya dengan kemampuannya.


Karena telah dua kali sang raja di sela dalam pengumuman, maka sang raja memberikan kesempatan beberapa menit sebelum dia benar-benar mengumumkan pemenang dari kompetisi festival perburuan di hari pertama.


Beberapa menit telah berlalu dan tidak ada tanda-tanda akan ada peserta lainnya yang ingin menyerahkan hasil buruannya lagi, maka sang raja dengan cepat mengumumkan hasil dari kompetisi ini dengan kemenangan kompetisi di sejumlah enam puluh tujuh ribu lima ratus tiga puluh satu poin di raih oleh sang putra makhota.


Seketika kemenangan sang putra makhota langsung menghebohkan para bangsawan yang berada di tempat itu, betapa hebatnya kemampuan seorang pewaris kerajaan selanjutnya tidak hanya dalam urusan kertas atau dokumen, tetapi secara kemampuan bertarung juga sangat luar biasa seperti sosok yang sangat sempurna untuk memimpin sebuah kerajaan.


Violet dan Clara melihat kemenangan itu hanya bisa bertepuk tangan, sedangkan Dain yang melihat ini merasa kesal karena tunangannya malah bangga kepada laki-laki lain yang memenangkan kompetisi dan tradisi yang paling di tunggu dalam festival perburuan ini adalah pemberian hasil perburuan kepada seorang gadis yang dia sukai atau cintai.


"Jadi, putra mahkota ingin anda berikan kepada siapa hasil buruan anda di hari pertama?"

__ADS_1


"Semua bangsawan dan tamu di sini hadir dengan penasaran kepada siapa anda akan memberikannya," ucap sang raja dengan tatapan bangga kepada Edel yang memenangkan kompetisi


Edel menatap seseorang perempuan yang sedang duduk di obati oleh Gadis Suci, walaupun tidak suka dengan sosok Gadis Suci. Edel berjalan turun dari podium ke arah gadis tersebut, tidak ada pengharapan apapun dari Violet untuk menerima kemenangan itu, karena dia tau kalau sosok laki-laki itu sama sekali tidak memiliki perasaan khusus kepadanya.


"Hasil buruanku, akan aku berikan kepada yang mulia putri Wertvoller walaupun aku hanya seorang yang menepati posisi ketiga," ucap sesosok laki-laki berambut hitam panjang dengan pakaian putih relung awan yang sangat ciri khas kepadanya membuat Violet menoleh ke asal suara


Sosok laki-laki yang tiba-tiba datang mengatakan hasil buruannya diberikan kepadanya. Sang putra makhota yang melihat pemberian hasil buruan kepada sosok sang putri yang baru di sadarinya kalau dia suka merasa tidak terima dan berjalan ke arah lebih depan sosok laki-laki berambut panjang tersebut, semua bangsawan yang melihat kejadian itu langsung membuat gosip panas dan sensasional.


"Violet, hasil perburuan ku untuk dirimu jadi kamu harus menerimanya dan tidak ada kata penolakan,"


Clara tentu langsung menerima hasil buruan dari tunangannya, sesegera mungkin Dain memberikan kepada sosok gadis itu, karena takut ada orang lain selain dia yang memberikan hasil kompetisi festival perburuan.


"Clara, aku tau aku tidak mendapatkan posisi pertama tetapi ini aku berikan untukmu," ucap Dain dengan senyum terlihat kecewa dengan hasil yang dia dapatkan dan mungkin pertama kalinya dia kecewa dengan hasil kompetisi seperti ini


"Humm... aku tidak pernah meminta dirimu untuk menjadi nomor satu,"


"Kamu menyelamatkan aku sudah lebih dari cukup untukku," ucap Clara sambil mengulurkan tangannya mengelus kepala tunangannya yang menunduk kecewa karena hasil tidak sesuai dengan perkiraannya

__ADS_1


"Kalau begitu akan aku berikan hadiah penyemangat untukmu," ucap Clara yang langsung mengecup pipi sosok laki-laki yang dia elus kepalanya


Seluruh bangsawan dan tamu undangan festival perburuan yang melihat ini hanya bisa terdiam melihat keromantisan orang lain yang belum tentu mereka dapatkan dari seseorang yang mereka cintai. Gosip-gosip panas mengenai keharmonisan hubungan pertunangan keduanya tentu kembali beredar dan mengenai hubungan dengan Gadis Suci dengan cepat hilang, padahal barusan di pesta teh semua orang mengatakan kalau hubungan Gadis Suci dengan sang Duke sangat romantis dan kemungkinan besar putri keluarga Earl Fragrante adalah seorang perusak.


Setelah semua acara selesai mereka di minta kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat, karena besok masih ada kompetisi babak kedua festival perburuan. Sebelum Clara dan Dain masuk ke dalam mansion tersebut, sosok Gadis Suci muncul dan memeluk Dain tiba-tiba .


"Selamat kepadamu Dain, karena telah memenangkan kompetisi walaupun di posisi kedua,"


"Tapi kamu tetap keren dan hebat," ucap sang Gadis Suci dengan polos walaupun banyak bangsawan yang telah memperhatikan dirinya yang tiba-tiba memeluk tunangan orang lain di depan banyak orang


Clara yang berada di samping Dain hanya bisa tersenyum dengan senyuman yang tajam dan dingin ke arah sosok Gadis Suci, kemudian dia mengeluarkan kipas tangannya menutup setengah wajahnya.


"Nona Gadis Suci, walaupun anda tidak bermaksud buruk kepada tunanganku tetapi apakah anda tau kalau perilaku anda sekarang sangat tidak sopan,"


"Apakah kuil tidak memberikan ajaran sopan santun kepada anda?"


The Duke's Only Beloved Fiancé

__ADS_1


__ADS_2