The Duke'S Only Beloved Fiancé

The Duke'S Only Beloved Fiancé
Bab 47 Gadis Bodoh


__ADS_3

Clara yang tidak lagi memiliki kesempatan untuk lari karena jaraknya dan monster kelinci hanya tinggal beberapa centimeter, hanya bisa pasrah menutup mata dengan perasaan ketakutan dan keringat dingin yang membasahinya. Namun tiba-tiba dia merasa kalau ada yang basah terkena dengan dirinya pada saat Clara membuka mata betapa terkejutnya dia karena darah merah pekat yang menyembur ke arah dirinya berasal dari monster kelinci di belakangnya.


Clara melebarkan matanya terkejut melihat sosok monster kelinci di depannya terjatuh dengan darah yang mengalir deras. Dia tidak dapat membayangkan kalau monster itu benar-benar mati di depannya, dan siapa sosok orang yang membunuh monster kelinci ini membuat Clara semakin ketakutan, gemetar dan berkeringat dingin karena dia menguping dengan jelas pembicaraan yang direncanakan oleh seorang berhubungan dengan kuil mungkin saja saat ini sedang mengejar dirinya.


"Clara, apakah kamu baik-baik saja?"


"Syukurlah tidak ada luka darimu, aku sangat mengkhawatirkan dirimu," ucap suara yang tidak asing berlari ke sosok gadis yang telah tidak dapat berdiri karena sangat ketakutan dengan yang baru saja terjadi tepat di depan matanya


Clara menangis dan menggenggam erat pakaian milik sosok laki-laki dengan suara yang tidak asing, karena merasa lega kalau sosok itu ada di sampingnya saat ini menemaninya. Clara menangis dan gemetaran hingga setengah jam telah berlalu, akhirnya Clara berhenti menangis tetapi tidak ada satu pun tanda-tanda kesatria yang datang ke lokasi Clara dan sosok laki-laki itu.


"Dain, kamu baik-baik saja? Tidak ada yang terluka?" tanya Clara yang sudah tenang menatap sosok laki-laki yang datang kepadanya di jawab dengan geleng pelan dan senyuman tipis


"Kamu seharusnya khawatir dengan dirimu sendiri bukan khawatir denganku,"


"Kamu tau bukan kalau kamu adalah orang yang satu-satunya aku cintai dan harapanku adalah supaya kamu tidak terluka jadi sama sekali," ucap Dain yang mulai memeluk erat Clara lagi tanpa ada niat untuk melepaskan Clara sedikit pun


Setelah keduanya telah sama-sama merasa aman, Clara menceritakan tentang dia yang dia alami setelah dia diam-diam menguping pembicaraan sampai akhirnya dia bisa berakhir di hutan. Setelah Clara selesai menceritakan Dain mengajak Clara untuk kembali ke tempat acara festival perburuan di mulai, karena sebentar lagi matahari akan tiba dan itu bisa membuat nyawa mereka berdua lebih berbahaya dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.


Di sisi lain Violet yang berlari ke hutan mencari Clara sama sekali tidak bisa menemukannya, karena pada saat Clara berlari jaraknya dengan Violet. Violet tersesat di tengah hutan sendirian masih mencari keberadaan Clara.


"Apakah kamu gadis yang bodoh hingga sendirian di tengah hutan seperti ini?" ucap suara sesosok laki-laki yang terdengar tidak asing untuk Violet membuatnya langsung menoleh ke arah asal suara

__ADS_1


Violet yang melihat sosok laki-laki yang berada di belakangnya, langsung menatap dengan tatapan kesal dan emosi menatap sosok laki-laki yang berani berbicara buruk kepada dirinya di belakangnya. Laki-laki itu langsung memeluk Violet dengan erat ketika mengetahui wajah kesal dan emosi karena merasa lega kalau gadis itu adalah benar-benar gadis yang selalu dekat dengannya.


"KAMU YANG BODOH!"


"MANA ADA LAKI-LAKI YANG MELIHAT PEREMPUAN DI TENGAH HUTAN MENERIAKINYA BODOH!"


"EDEL YANG BODOH!" teriak Violet dengan lantang dan perasaan kesal ke arah sosok laki-laki yang memeluknya secara tiba-tiba


Beberapa menit setelah Violet merasa tenang, keduanya sama sekali tidak berbicara dan duduk di bawah pohon untuk beristirahat. Walaupun telah lama Edel merasa lega dengan sosok gadis, dia masih tetap memeluk Violet dan Violet sama sekali tidak protes dipeluk oleh sosok laki-laki tersebut.


"Violet, apakah kamu marah denganku? Kamu tau di hutan yang lebat ini banyak hal-hal yang mengerikan dan tidak di ketahui oleh manusia seperti kita,"


Violet terdiam mendengarkan ucapan yang manis dan menyentuh hati keluar dari ucapan laki-laki yang dia sukai, tetapi dia ingat tidak pernah sekalipun sosok laki-laki yang memeluknya saat ini memiliki perasaan cinta kepadanya semuanya hanya sekedar teman dekat antar kerajaan.


"Hah... Sudahlah tidak perlu begitu khawatir denganku,"


"Aku bisa menjaga diri, dan aku tidak bisa berada di sini terus,"


"Sepupuku yang tidak waras itu akan membantai orang-orang tidak bersalah nanti mengingat dirinya adalah seorang tiran, ditambah lagi aku sangat khawatir dengan keadaan Clara saat ini,"


"Kamu kembali saja dan jaga Gadis Suci," ucap Violet yang kemudian bangkit dari tempat duduknya dan mulai berjalan dengan cepat menjauh dari Edel karena dia tidak ingin terlibat perasaan sangat jauh kepada sosok laki-laki itu

__ADS_1


Tiba-tiba di depan Violet muncul makhluk dengan gabungan singa, ular, dan kambing membuat dirinya yang melihat monster itu berjalan mundur perlahan selangkah demi selangkah. Violet sadar kalau bahaya bagi dirinya jika terlalu gegabah untuk melawannya, karena hewan tersebut adalah hewan yang paling berbahaya nomor tujuh di negeri barat. Siapapun yang menghadapinya akan mati jika tidak bisa bertarung dan memiliki kemampuan yang setara dengan seorang pengendali pedang aura.


"Violet, lari dari sini, aku akan bertarung melawannya,"


"Kamu kembali saja ke tempat acara festival dan beri tau pasukan Kerajaan untuk ke sini kalau sesuatu terjadi kepadaku,"


"Dan mungkin juga penyesalanku selalu datang di akhir ini sepertinya akan dengan cepat terwujud," ucap Edel dengan tatapan serius sambil berlari ke arah depan Violet karena dia khawatir dengan keadaannya


Violet langsung membelalakkan matanya ketika mendengarkan ucapan dari Edel yang seolah-olah akan berpisah dan tidak akan pernah kembali lagi untuk bertemu dengan dirinya. Violet tentu tidak ingin membiarkan itu terjadi, dia memutuskan untuk tetap berada di samping sosok laki-laki yang sangat dia cintai.


"Aku akan di sini dan ini adalah keputusanku, kamu tidak berhak melarang aku," ucap Violet dengan tatapan serius berjalan hingga berada di samping Edel


Makhluk dengan gabungan singa, ular, dan kambing itu langsung menyerang tanpa menunggu pembicaraan antara Violet dan Edel selesai, perisai sihir dengan cepat di munculkan oleh Edel melindungi diri dari serangan monster tersebut.


"Baiklah, karena kamu memang keras kepala,"


"Tapi, ingat Violet kamu tidak boleh gegabah dengan keadaan yang terjadi saat ini,"


"Karena kamu sangat berharga untukku jadi tolong jangan memaksakan diri,"


The Duke's Only Beloved Fiancé

__ADS_1


__ADS_2