
Festival perburuan yang diadakan oleh kerajaan telah tiba, semua bangsawan maupun tamu dari luar negeri hadir dalam festival ini untuk menunjukkan kemampuan setiap bangsawan atau tamu yang hadir. Festival ini adalah festival terbesar dengan sejarah yang panjang, tujuannya sudah jelas untuk menyatukan perdamaian atau meningkatkan persahabatan. Festival yang telah berlangsung ratusan tahun ini selalu menjadi tradisi yang ditunggu-tunggu oleh semua bangsawan, tradisi ini juga selalu berkembang setiap generasi yang awalnya hanya laki-laki yang diizinkan ikut dalam perlombaan sekarang perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan para laki-laki di dalam kompetisi ini.
Clara memutuskan untuk berdiam di tenda menonton pertandingan perburuan bersama gadis bangsawan lain di tenda yang telah di siapkan bersama dengan Violet, tetapi sebelum acara di mulai tentu saja akan ada ucapan sambutan dan pemberian sapu tangan atau barang keberuntungan dari para gadis bangsawan sesuai tradisi yang berada di kerajaan. Clara dalam hal ini membuat dua buah tali kerajinan tangan untuk di ikatkan ke pedang, dia memberikan kepada Dain dan Xiang, karena Xiang tidak terlihat ada seorang gadis yang akan memberikan sesuatu untuk keberuntungan, terlihat ekspresi wajah Dain menjadi kecewa melihat benda yang sama diberikan oleh Clara kepada orang lain.
Clara yang merasakan tatapan tajam dan dingin dari balik punggungnya menoleh ke arah asal suara dan pada saat dia menoleh betapa terkejutnya dirinya melihat sosok laki-laki yang sepertinya cemburu, tetapi beda dimata orang mengenai tatapan Dain bagi mereka itu adalah tatapan orang yang haus darah dan ingin membunuh.
"Tenang saja punyamu lebih istimewa," bisik Clara ke arah telinga Dain yang di jawab dengan perubahan ekspresi Dain yang sangat cepat
Tidak lama kemudian terdengar suara panggilan ada seseorang perempuan yang mendekat, perempuan yang membuat semua mata orang di sana cukup tertuju ke asal suara dan ke pasangan yang bertunangan itu. Clara yang melihat ini hanya bisa tersenyum karena belum tau maksud kedatangan sosok gadis itu sampai gadis itu mengeluarkan sebuah sapu tangan dengan sulaman lambang keluarga Freiheit.
Melihat lambang keluarga Freiheit yang berada di sulaman sapu tangan itu membuat semua orang semakin tertarik dan penasaran dengan hubungan yang dimiliki oleh sosok gadis yang memberikan sapu tangan dengan Dain hingga menggunakan lambang keluarganya, padahal jelas-jelas Dain telah bertunangan dengan seorang gadis ini akan menjadi sebuah penghinaan bagi Clara yang menjadi tunangan dan orang yang semakin penasaran hubungan kedua orang tersebut.
"Dain, aku menyiapkan sebuah sapu tangan untukmu,"
__ADS_1
"Sapu tangan ini aku harap kamu menerimanya dan aku harap kamu menyukainya,"
"Aku tau sulaman tanganku tidak begitu bagus, tetapi maukah kamu menerimanya?" ucap gadis itu dengan senyuman dan tatapan pengharapan di terima
Dain saat ini di tatap oleh semua orang yang berada di tenda festival, membuatnya merasa bimbang apakah dia harus menerima sapu tangan tersebut atau tidak karena setiap perbuatannya berdampak kepada ucapan orang-orang dan pertunangannya dengan Clara. Dia tidak dapat berpikir apa yang di inginkan oleh gadis di depannya saat ini sebenarnya, tetapi karena beberapa menit telah berlalu dan Dain masih berpikir untuk mengambil atau tidak. Air mata gadis itu mengalir dan menetes membasahi permukaan tanah.
Semua mata yang tertuju kepada Dain dan kedua gadis yang berada di depan Dain, tangannya terulur untuk mengambil sapu tangan yang sulam di berikan oleh sang gadis. Kemudian mengelap air mata gadis yang menangis tersebut dengan penuh senyuman lembut, semua mata bangsawan yang melihat kejadian ini adalah santapan empuk untuk menjatuhkan nama baik Clara sebagai tunangannya Dain.
Semua bangsawan tentunya sangat suka mencari kekurangan lawannya terutama Dain yang memiliki pengaruh kuat di kerajaan. Bisikan demi bisikan dan tawa demi tawa kecil perlahan-lahan mulai terdengar dari sekitar orang-orang yang mengeliling mereka di tempat tersebut.
"Yah, mungkin saja memang dia adalah tunangan yang sebuah mainan duke saja, "
"Bukankah kamu tau kalau duke adalah seorang yang haus darah dan gila? Jadi tentu saja itu bisa terjadi," bisik seorang bangsawan B kepada bangsawan A yang kemudian beberapa gadis bangsawan di belakangnya tertawa secara diam-diam
__ADS_1
Clara tidak mungkin tidak mendengarkan bisikan yang kekanak-kanakan dari para bangsawan yang menurutnya suka gosip. Dia menatap sekumpulan gadis yang membicarakannya dengan tatapan dingin dan tajam, setelah itu dia mengambil sapu tangan pemberian sang Gadis Suci kepada Dain dan memberikan kepada seorang pengawal yang berada di belakang Dain.
"Nona,Gadis Suci sang utusan dewa seperti anda sepertinya malu-malu ya menyerahkan sebuah sapu tangan kepada seorang pengawal tunanganku,"
"Aku cukup untuk membantu dirimu seperti ini bukan? Dain benarkan kalau Gadis Suci sebenarnya hanya ingin memberikan sapu tangan ini kepada pengawal di belakangmu? Tapi karena dia terlalu malu dia menitipkan kepadamu?" ucap Clara dengan lantang sambil berjalan satu langkah di depan Dain karena saat ini adalah pembicaraannya dengan Gadis Suci
Semua bangsawan dan beberapa tamu penting, yang melihat serta yang mendengarkan pembicaraan dari Clara dengan senyuman merasa ternyata itu yang terjadi. Semua orang kembali bergosip walaupun di depan mereka adalah orang yang mereka bicarakan, Gadis Suci itu tidak bisa membalas ucapan dari Clara karena jika dia mengatakan kalau sapu tangan itu memang untuk Dain maka dirinya akan langsung di cap oleh orang-orang sebagai orang ketiga dalam hubungan Dain dan Clara yang bertunangan.
Tidak lama kemudian suara trompet terdengar memberi tau kalau ucapan sambutan dari pemilik kerajaan akan segera tiba, semua bangsawan dan tamu penting diminta untuk segera berkumpul ke tempat yang telah di tentukan sebelum sang raja menyampaikan satu atau dua kata dalam membuka festival berburu yang sudah menjadi tradisi ini. Beberapa jam berlalu hanya untuk ucapan yang membahas sejarah dimulainya pendirian festival yang telah berulang kali setiap tahunnya di bahas.
Clara yang mendengarkan ucapan sambutan yang panjang sedikit lagi hampir tertidur karena layaknya cerita dongeng tradisi tersebut. Setelah selesai ucapan sambutan yang panjang dan berbunyi kembang api untuk memulai acara, semua bangsawan dan tamu penting yang ikut berpartisipasi langsung menyiapkan pasukan dan tim perburuan.
"Clara, aku berangkat dulu selalu berada di dekat Violet ya?"
__ADS_1
"Dan Violet kamu jaga Clara dengan baik,"
The Duke'S Only Beloved Fiancé