The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
Bekerja Sama


__ADS_3

Setelah jaraknya hanya tinggal satu meter dari pemimpin pedagang, YingXiong mengangkat pedangnya seolah ingin menebas leher pria itu.


Para pedagang yang lain berteriak ketakutan sambil memejamkan mata mereka, tidak ingin melihat apa yang akan terjadi pada pemimpin mereka. Sementara pemimpin pedagang sendiri sudah pasrah sambil memejamkan matanya menunggu kepalanya terlepas dari lehernya.


Tapi saat-saat yang ia pikir akan segera tiba, ternyata tidak pernah kunjung datang. Ia mencoba memberanikan diri untuk membuka matanya hanya untuk mendapati YingXiong sedang menggaruk punggungnya dengan pedang ditangannya itu.


"Kenapa kau memejamkan mata dan terlihat seperti itu?" Tanya YingXiong sambil tertawa kecil. Ia menikmati ketakutan yang ditunjukkan para pedagang terutama pemimpinnya.


"Apa aku akan bersikap demikian jika kau tidak menakut-nakuti aku!" Kutuk keras pemimpin pedagang, tentu saja di dalam hatinya. Dia masih ingin mempertahankan nyawanya, jadi ia tidak punya keberanian untuk mengatakannya secara langsung.


Para pedagang lainnya membuka mata, mereka senang masih bisa melihat pemimpin mereka masih hidup.


"Kau tidak jadi dipenggal, ketua?" Tanya salah satu pedagang dengan polosnya.


"Kau menginginkan aku dipenggal, begitu?" Ketakutan yang sebelumnya menghantui pemimpin pedagang kini berubah menjadi kemarahan. Ia mengutuk keras temannya itu yang bertanya demikian.


"Apa kau tidak tahu jantung hampir copot setelah pemuda ini mengangkat pedangnya. Dan ternyata ia hanya ingin menggaruk punggungnya yang gatal." Pemimpin pedagang mengingat kembali jantungnya yang berhenti sejenak karena ketakutan.


Eh bukan begitu! Maksudku...!" Pedagang itu mencoba menjelaskan, tapi kata-katanya terpotong setelah melihat kembali YingXiong.


"Pendekar, mohon ampuni kesalahan kami sebelumnya. Kami berjanji akan memberimu bayaran yang setimpal." Pemimpin pedagang kembali memfokuskan dirinya pada YingXiong.


"Memberiku bayaran setimpal? Memangnya berapa yang bisa kalian berikan? Lagipula, aku bisa mengambil semua ini setelah membunuh kalian. Bukankah itu lebih besar." YingXiong membuat para pedagang kembali ketakutan dengan permainan kata-katanya.


"Sudahlah, dari awal aku tidak berniat membunuh kalian. Tapi aku membutuhkan uang untuk perjalananku. Ku harap kalian bisa memberikannya." YingXiong tidak berbasa-basi terlalu lama.


Mendengar YingXiong bisa membebaskan mereka, pemimpin pedagang langsung mengumpulkan rombongannya dan meminta mereka untuk mengumpulkan harta mereka.


Setelah menunggu beberapa saat, para pedagang bisa mengumpulkan sekantong uang yang cukup banyak.


"Di dalamnya terdapat sekitar lima puluh ribu keping emas!" Pemimpin pedagang menyerahkannya langsung kepada YingXiong.

__ADS_1


"Lima puluh ribu keping emas?" YingXiong menaikkan alis dan suaranya. Sikap pemuda itu berhasil membuat tubuh para pedagang kembali bergetar. Mereka berpikir YingXiong tidak puas dengan jumlah tersebut.


Mereka bisa bernapas kembali setelah YingXiong berkata, "Apakah ini tidak kebanyakan?"


"Kebanyakan? Eh... Itu... Tidak... Pendekar. Itu tidak kebanyakan malah masih kurang." Jawab pemimpin pedagang terbata-bata. Ia juga bisa bernapas lega karena YingXiong menerimanya.


Melihat YingXiong yang sepertinya baru pertama kali melihat uang sebanyak itu, pedagang mulai berpikir darimana sebenarnya pemuda ini berasal.


Awalnya ia mengira YingXiong salah satu pendekar dari sebuah sekte besar melihat kemampuannya, tapi ia menepis pemikiran itu setelah melihat YingXiong cukup terkejut dengan jumlah uang yang mereka berikan.


"Pendekar dari sebuah sekte pasti mengetahui jumlah uang tersebut. Mungkin bagi manusia biasa itu adalah jumlah yang besar, tapi bagi pendekar itu hanya bilangan kecil saja." Pikir pemimpin pedagang.


Walaupun pemimpin pedagang bukanlah seorang pendekar, tetapi ia mengetahui betul penggunaan uang di dunia beladiri.


Sederhananya saja, satu koin emas bisa menghidupi satu keluarga kecil dalam kurun waktu setahun, tapi bagi pendekar satu koin emas tidak ada apa-apanya.


Harga satu pedang kualitas rendah saja mencapai seribu keping emas. Begitupun tanaman obat atau tanaman yang bisa meningkatkan kekuatan mereka, bisa mencapai ratusan ribu keping emas.


YingXiong berniat pergi meninggalkan para pedagang, tapi sebelum ia melangkah pemimpin pedagang menghentikannya.


"Pendekar Ying, apakah kau tertarik bekerja sama dengan kami?" Tanyanya.


"Bekerja sama? Maksudnya? Aku tidak mengerti!" Balas YingXiong.


"Kami membutuhkan jasamu untuk menjadi pengawal kami sampai ke kota tujuan tempat kami berdagang. Sebagai balasannya, kau bisa mendapatkan ribuan bahkan puluhan ribu lagi koin emas." Pemimpin pedagang menjelaskan.


YingXiong tampak berpikir, ia kembali mengingat kata-kata kakek sebelum ia meninggalkan rumah.


'Kau harus mendapatkan uang yang banyak setelah kau tinggal di luar. Dengan begitu kau bisa mendapatkan semua yang kau inginkan.' Begitulah pesan kakek kepada YingXiong.


"Apa ku terima saja ya? Lagipula aku tidak memiliki tujuan untuk saat ini." YingXiong membatin. Memang benar tujuannya adalah untuk sampai ke ibukota kerajaan, tapi tentu ia harus menyiapkan beberapa hal agar tujuannya bisa tercapai. Lagipula, ia tidak mengetahui jalan ke ibukota, mungkin dengan bantuan para pedagang ia bisa menemukannya.

__ADS_1


Setelah memikirkannya dengan matang, akhirnya YingXiong menerimanya.


Mendengar hal itu para pedagang antusias dan semangat. Mereka juga berjanji akan menceritakan tentang kelompok Elang Sakti saat di perjalanan. Mereka berpikir YingXiong tertarik akan hal itu.


Tebakan mereka tepat, YingXiong memang tertarik dengan kelompok Elang Sakti, sebab dari yang ia dengar dari cerita kakek. Kelompok Elang Sakti berperan penting dalam tragedi yang menimpa dia dan ibunya beberapa tahun lalu.


Lagipula, mendapatkan informasi dari pedagang bukanlah hal yang buruk, bahkan bisa dibilang sebuah keberuntungan.


Walaupun mereka bukan pendekar, tapi mereka mengetahui cukup banyak tentang dunia beladiri. Melakukan banyak perjalanan bisa dibilang salah satu penyebabnya.


Walaupun tidak mengetahui semuanya, tapi mereka mengetahui beberapa informasi yang dibutuhkan pendekar.


Informasi dari pedagang tidak kalah akuratnya dibandingkan informasi yang dijual para pendekar ataupun sekte dan tempat-tempat yang memang khusus menyediakan layanan informasi.


YingXiong menyetujuinya, mereka melanjutkan perjalanan tidak lama setelah itu.


*****


"Pendekar Ying, berapa umurmu?" Tanya salah satu pedagang.


"Tujuh belas tahun pak!" Jawabnya.


Seiring berjalannya waktu, antara YingXiong dan para pedagang mulai memiliki kedekatan. Mereka juga makan dan minum arak bersama. Sesekali juga terdengar candaan-candaan yang membuat suasana menjadi ramai.


Tidak banyak hambatan yang berarti untuk memperlambat perjalanan mereka. Hanya beberapa kelompok perampok kecil yang terdiri dari manusia biasa yang menghadang mereka. Tentu saja YingXiong bisa mengalahkan mereka dengan mudah. Tapi ia tidak membunuhnya, ia melepaskan mereka setelah berjanji akan mengubah hidup mereka menjadi orang yang baik.


Sebenarnya para pedagang tidak begitu setuju dengan pemikiran YingXiong, tetapi mereka tidak mengatakannya. Menurut mereka, orang yang jahat seperti para perampok tidak perlu diberikan kesempatan kedua. Karena kejahatan sudah mendarah daging di diri mereka. Jadi hanya sedikit kemungkinan untuk mereka berubah.


Mereka hanya berharap, apa yang YingXiong pikirkan benar-benar terjadi. Melepaskan para perampok untuk memberikan mereka kesempatan kedua.


Rombongan itu membutuhkan lima hari perjalanan sebelum melihat sebuah dinding kota.

__ADS_1


"Kita hampir sampai, itu adalah kota tujuan kita. Kota Matahari Senja."


__ADS_2