The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
Keluar Sekte


__ADS_3

Hari demi hari sudah berlalu, YingXiong dan Mu Rong masih berada di sekte Pedang Surgawi. Keduanya belum bisa meninggalkan sekte dan masih dibawah pengawasan patriak sekte tersebut karena para petinggi sekte Pedang Surgawi masih menunggu kepulangan patriak terdahulu mereka, Shen Tang.


YingXiong sendiri menjalani hari-harinya dengan baik, ia masih leluasa bergerak di sekte tersebut dan cukup banyak yang segan dan hormat kepadanya setelah melihat kekuatan yang ditunjukkannya saat menghadapi Fei Hung.


Murid-murid sekte tidak berani mengganggunya apalagi mengusik ketenangannya, apalagi Shen Yue memperingati mereka jika ada yang menyulitkan YingXiong maka akan berhadapan langsung dengan putri patriak itu.


Di sisi lain, Shen Long sebagai saudara angkatnya juga mengatakan hal yang sama membuat YingXiong dihormati.


YingXiong cukup populer, terutama diantara murid perempuan. Parasnya yang tampan dan elok dipandang membuat banyak yang menyukainya.


Bahkan walaupun sudah diperingati oleh Shen Yue, masih ada satu atau dua orang murid yang nekat untuk mendekati YingXiong dan mengutarakan cinta kepadanya.


Seperti hari ini, ada seorang murid perempuan yang usianya lebih muda dua tahun dari YingXiong sedang membawa bunga dan memberikannya kepada YingXiong.


"Senior Ying, aku menyukaimu. Mohon terimalah bunga ini dan jadilah kekasihku!"


YingXiong menanggapinya dengan senyuman tipis dan menggelengkan kepalanya, ia tidak berniat untuk menerima gadis itu.


"Maafkan aku junior Yun, aku tidak bisa menerimamu. Ku harap kau bisa melupakan hal tersebut dan mencari laki-laki lain!" YingXiong menolak dengan halus gadis yang bermarga Yun itu.


Mendengar penolakan tersebut, gadis bermarga Yun menjadi marah. Ia membuang dan menginjak-injak bunga yang dibawanya dan meninggalkan YingXiong.


YingXiong hanya bisa tersenyum pahit melihat kelakuan murid sekte Pedang Surgawi itu. Tidak ingin terlalu memikirkannya, YingXiong memilih untuk berlatih dan meningkatkan kekuatannya.


*****


Waktu berjalan terasa begitu singkat, YingXiong dan Mu Rong sudah berada di sekte Pedang Surgawi selama satu bulan lebih, tapi masih belum ada tanda-tanda kepulangan patriak terdahulu sekte yang orang-orang sekte Pedang Surgawi maksud.

__ADS_1


YingXiong yang awalnya penasaran kini mulai meragukan perkataan para petinggi dan murid sekte Pedang Surgawi. Ia mulai berpikir bahwa ada hal lain yang membuat mereka menahannya seperti ini.


Suatu hari karena suntuk berada di sekte Pedang Surgawi terus-terusan, YingXiong menemui patriak Shen Wang dan meminta izin untuk pergi ke pasar ibukota untuk menyegarkan pikirannya dan memanjakan mata serta ingin mencari beberapa barang.


Patriak Shen Wang mengizinkannya, pria paruh baya itu hanya berpesan kepada YingXiong untuk tidak melakukan tindakan bodoh dengan kabur dari sekte itu. Karena kemanapun YingXiong pergi, anggota sekte Pedang Surgawi akan dengan mudah menemukannya.


"Kau tidak perlu khawatir patriak, aku akan pergi sendirian dan meninggalkan Rong'er sebagai jaminannya." YingXiong membuat patriak Shen Wang percaya kepadanya.


Setelah meyakinkan patriak Shen Wang, YingXiong meninggalkan ruangannya. Ia berniat langsung pergi ke pasar agar tidak terlalu lama juga disana.


Saat YingXiong sudah berada di depan gerbang sekte Pedang Surgawi, terlihat seorang gadis berdiri tidak jauh darinya. Ia mengenali gadis tersebut yang tidak lain adalah Shen Yue. YingXiong mendekatinya dan menanyakan alasan gadis itu berada di luar sekte.


"Aku ingin pergi ke pasar ibukota untuk mencari beberapa barang!" Jawab Shen Yue saat ditanyai YingXiong.


"Benarkah?" YingXiong menaikkan alisnya dan menaruh curiga kepada sang gadis. Ia juga memiringkan kepalanya mengamati Shen Yue yang salah tingkah.


"Tentu saja! Kau sendiri kenapa berada diluar sekte?" Shen Yue balik bertanya kepada YingXiong.


"Benarkah? Bukankah ini suatu kebetulan?! Kurasa cukup bagus jika kita pergi bersama bukan? Ku pikir kau tidak akan keberatan?!" Perkataan Shen Yue tambah membuat YingXiong curiga bahwa gadis itu mendengar percakapan dirinya dan patriak dan pergi ke pasar ibukota hanyalah alasan gadis itu untuk pergi bersama YingXiong.


Tebakan YingXiong benar sepenuhnya, Shen Yue memang mendengar percakapan antara YingXiong dan patriak sekte. Sebab itulah Shen Yue berpura-pura untuk pergi ke pasar juga.


YingXiong akhirnya mengangguk pelan, ia tidak ingin berdebat dengan Shen Yue karena bagaimanapun juga YingXiong pasti akan kalah. Pemuda itu sangat mengenal watak Shen Yue, jadi ia berusaha tidak ingin mencari masalah dengannya apalagi karena hal sepele.


YingXiong bahkan sering berpikir, "Apakah semua perempuan sama seperti nona Shen?" YingXiong membatin.


YingXiong dan Shen Yue akhirnya pergi bersama. Keduanya tidak menggunakan ilmu meringankan tubuh untuk cepat sampai ke pasar. Shen Yue meminta mereka untuk berjalan santai saja agar lebih menikmati pemandangan jalan yang mereka lalui.

__ADS_1


Sepuluh menit berlalu, jarak antara sekte Pedang Surgawi dan pasar ibukota cukup dekat sehingga YingXiong dan Shen Yue saat ini sudah tiba di tempat itu.


Pertama-tama yang YingXiong dan Shen Yue lakukan setelah tiba adalah mencari restoran untuk mengisi perut mereka.


Karena sudah pernah ke tempat itu, keduanya tidak kesulitan untuk mencarinya. Keduanya masuk dan memesan makanan.


YingXiong dan Shen Yue menunggu makanan yang mereka pesan. Selama itu, YingXiong memandangi area sekitarnya.


Pandangannya terhenti saat melihat sekelompok orang yang tidak jauh dari mereka. Yang menarik perhatian YingXiong, di antara rombongan itu terdapat seorang pemuda yang terlihat seperti seorang pendekar yang memiki kemampuan cukup mumpuni.


Karena penasaran, YingXiong menanyakannya pada Shen Yue. Ia berpikir gadis itu mengenali rombongan tersebut dari pakaian yang digunakannya.


Benar saja, Shen Yue memang mengenali rombongan itu.


"Mereka berasal dari sekte Tongkat Sakti!" Shen Yue lalu menjelaskan sedikit tentang sekte tersebut.


Sekte Tongkat Sakti adalah sebuah sekte besar yang menguasai daerah timur kerajaan Baiyun. Kekuatan di daerah sana bertumpuh kepada sekte Tongkat Sakti. Sekte-sekte kecil dan menengah berada dibawah naungan sekte tersebut menjadikan mereka penguasa satu-satunya di bagian timur kerajaan.


"Untuk alasan kedatangan mereka kemari sembilan puluh sembilan persen adalah mengikuti acara yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh pihak kerajaan!"


Saat Shen Yue menyinggung hal tersebut, YingXiong baru mengingat bahwa sebentar lagi kerajaan Baiyun akan mengadakan seleksi pencarian pengawal pribadi raja.


"Kurasa akan banyak hal menarik yang akan terjadi kedepannya." YingXiong membatin, "Apa aku sebaiknya juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut?!" Sambungnya sambil bimbang.


YingXiong mengesampingkan dulu hal itu, ada hal yang lebih mengganggu pikirannya. Ia pun menanyakannya kepada Shen Yue.


"Nona Shen, bukankah kau bilang sekte Tongkat Sakti adalah penguasa daerah timur kerajaan Baiyun. Sementara kalian adalah penguasa di daerah sini, kenapa pihak sekte Pedang Surgawi tidak ada yang menyambut kedatangan sekte Tongkat Sakti. Paling tidak, kalian mengundang mereka untuk mengunjungi sekte kalian?!"

__ADS_1


"Ying, kau tidak tahu apa-apa tentang sekte. Mereka yang berada di dalam sekte memiliki keegoisan yang tinggi dibandingkan pendekar lainnya. Apalagi mereka berasal dari sekte besar, harga diri mereka lebih dari apapun. Sekte Pedang Surgawi dan Tongkat Sakti termasuk sekte besar, tentunya memiliki gesekan dan masalah walaupun tidak nampak di dunia luar."


Penjelasan Shen Yue membuat YingXiong lebih mengerti. Ia memahami maksud perkataan Shen Yue. Intinya semua sekte akan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik daripada yang lain. Mereka pasti akan bersaing untuk menunjukkan siapa yang lebih unggul baik secara terbuka ataupun tertutup.


__ADS_2