The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
Bertamu Ke Sekte Pedang Surgawi


__ADS_3

Shen Yue mengajak YingXiong dan Mu Rong untuk ikut dengannya ke sektenya setelah mereka selesai sarapan.


YingXiong terdiam sejenak untuk memikirkan ajakan tersebut, "Baiklah, kami akan ikut denganmu!" Ucap YingXiong setelah berpikir matang. Menurutnya itu adalah ide yang bagus, ia ingin melihat sekte Shen Yue berasal lagipula ia belum memiliki tujuan yang pasti untuk saat ini.


Mendengar hal itu, Shen Yue tersenyum lebar, "Kalo gitu ayo, tunggu apa lagi!" Sang gadis berjalan dengan penuh semangat.


Sementara YingXiong hanya tersenyum canggung melihat tingkah gadis itu lalu mengikutinya dengan Mu Rong berada di punggungnya.


*****


Perjalanan ketiganya tidak memakan waktu lama karena memang jarak pasar ibukota dengan sekte Pedang Surgawi cukup dekat. Saat berada di depan gerbang, Shen Yue langsung disambut oleh murid yang menjaga pintu tersebut. Mereka memberikan hormat dan salam kepada Shen Yue meskipun pada dasarnya usia mereka lebih tua dari gadis itu. Hal itu menunjukkan kedudukan Shen Yue yang cukup tinggi.


"Selamat datang kembali, saudari Yue!" Sapa dua orang murid penjaga gerbang.


Shen Yue tidak menjawab, dia hanya tersenyum tipis dan melambaikan tangannya membalas sapaan kedua murid itu.


"Maaf saudari Yue, dua orang ini...?" Keduanya menanyakan identitas YingXiong dan Mu Rong karena mereka mengetahui bahwa keduanya bukan bagian dari sekte Pedang Surgawi.


"Mereka adalah tamu kita!" Jawab Shen Yue dingin.


Mendengar jawaban dan melihat ekspresi wajah Shen Yue, kedua murid itu tidak lagi berani bertanya. Mereka sudah mengetahui bahwa karakter Shen Yue seperti itu. Ia tidak ingin ada orang yang ikut campur urusannya.


Keduanya lalu mempersilahkan Shen Yue, YingXiong dan Mu Rong masuk setelah mencatat nama mereka di buku.


"Ayo, jangan sungkan! Anggap saja ini tempat kalian sendiri!" Shen Yue lalu berlari kecil ke kiri dan ke kanan sambil memainkan gantungan kecil yang ada di pinggangnya. Ia begitu senang karena bisa kembali lagi ke sekte.


Sementara itu, YingXiong menyusulnya dari belakang, "Pelan-pelan nona Shen, atau kami akan tersesat!" Teriak YingXiong.


Shen Yue yang mendengarnya menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang lalu mendengus kesal, "Dasar lambat!"


YingXiong dan Mu Rong yang mendengarnya hanya bisa tersenyum kecut.


YingXiong mulai menyadari bahwa sekte Pedang Surgawi memang layak dikatakan sebagai sekte besar, mereka sudah hampir lima menit berjalan setelah memasuki sekte tapi belum sampai ke tujuan.

__ADS_1


YingXiong juga memperhatikan sekelilingnya, ia cukup terpana dengan setiap bangunan yang dilihatnya. Besar dan mewah, itulah yang bisa digambarkan!


Pandangan YingXiong terhenti setelah mendengar Shen Yue berteriak, ia lalu mengalihkan perhatiannya pada yang gadis itu lihat.


"Kak Long!" Shen Yue memanggil seorang pemuda gagah nan tampan yang sedang melakukan latihan bersama murid-murid sekte Pedang Surgawi lainnya. Tampaknya mereka sudah sampai di lapangan tempat latihan sekte tersebut.


"Yue'er!" Pemuda yang dipanggil Shen Yue menghentikan gerakannya lalu tersenyum lebar ke arah gadis itu.


Shen Yue berlari dan langsung memeluk sang pemuda, sementara YingXiong dan Mu Rong berjalan mengikuti dari belakang.


Ia sedikit paham dengan sosok pemuda itu yang tidak lain adalah Shen Long, kakak kandung Shen Yue. YingXiong mengetahuinya karena Shen Yue pernah menceritakan kepadanya.


"Yue'er, siapa mereka berdua?" Mata Shen Long tertuju kepada YingXiong dan Mu Rong.


Sebelum Shen Yue memperkenalkannya, YingXiong sudah terlebih dahulu menjawabnya, "Hormat kepada senior Shen Long. Saya YingXiong, teman nona Shen!" YingXiong memberi hormat lalu menurunkan Mu Rong dari punggungnya.


"Rong'er, beri salam kepada senior Long!" YingXiong meminta adik angkatnya itu memberi hormat juga.


"Hormat kepada kak Long, saya Mu Rong adiknya kak Ying!"


Awalnya Shen Long tersenyum lebar, tapi setelah matanya melihat ke arah cincin Merah Darah yang ada di jari YingXiong, wajahnya berubah menjadi terkejut, alisnya naik ke atas dan matanya melebar. Tetapi sesaat kemudian Shen Long berhasil mengembalikan senyumannya lagi agar tidak terlalu menarik perhatian.


Shen Yue dan Mu Rong tidak melihat perubahan wajah Shen Long, berbeda dengan YingXiong yang melihatnya dengan jelas.


"Apakah senior Shen Long juga mengetahui cincin Merah Darah yang ada di jariku ini?" Pertanyaan itu sempat melintas di pikiran YingXiong, tetapi ia tidak ingin membahasnya. Akan lebih baik seperti itu, pikirnya!


Setelah berbincang-bincang singkat, Shen Long lalu mengajak Shen Yue menemui ayahnya yang tidak lain adalah patriak sekte Pedang Surgawi untuk memberitahukan bahwa misi sang gadis telah diselesaikan.


"Junior Ying, kami tinggal sebentar! Nanti akan ada murid yang menunjukkan ruangan kalian!"


"Nie, Nue, tunjukkan ruangan untuk tamu kita!" Shen Long memerintahkan murid sekte Pedang Surgawi yang sedang latihan untuk mengantarkan YingXiong dan Mu Rong ke ruangan mereka untuk beristirahat karena Shen Long tahu mereka baru saja melewati perjalanan yang panjang dan melelahkan.


"Mari senior!" Ucap Nie dan Nue secara bersamaan. Mereka adalah anak yang kembar. YingXiong mengikuti kedua anak itu tetapi ia masih larut dalam pikirannya sendiri.

__ADS_1


Sesampainya di sebuah bangunan yang besar dan mewah, kedua anak kembar itu berhenti, "Senior ini ruangan untuk tamu, silahkan masuk! Kalau tidak ada lagi yang bisa kami bantu, kami berdua izin pamit?!"


"Terima kasih!" YingXiong menganggukkan kepalanya.


*****


Shen Long dan Shen Yue menemui seorang pria paruh baya yang terlihat berusia lima puluh tahunan. Ia adalah Shen Wang, patriak sekte Pedang Surgawi sekaligus ayah kandung dari kedua muda-mudi yang ada dihadapannya itu.


"Yue'er, kau sudah kembali, bagaimana dengan misimu? Kau tidak mengalami kesulitan di perjalanan bukan?" Shen Wang sedang duduk di meja kerjanya.


"Semuanya aman patriak!" Balas Shen Yue dengan datar.


"Yue'er, sampai kapan kau akan terus memanggilku patriak? Bukankah sudah sering ku katakan kau harus memanggilku ayah!" Nada bicara Shen Wang sedikit meninggi.


"Sampai kau memberikan kasih sayang yang pantas aku dapatkan dari seorang ayah!" Shen Yue juga menaikkan suaranya.


Shen Long yang ada di samping Shen Yue langsung memegangi kedua bahu adiknya itu, sebagai kakak ia mencoba menenangkannya.


Shen Long tahu bahwa hubungan antara adiknya dan ayahnya ini kurang harmonis. Tapi Shen Long juga tidak mengetahui apa yang harus ia lakukan untuk menyadarkan keduanya agar tidak egois dan memikirkan diri sendiri.


Shen Yue yang sudah emosi akhirnya tidak berniat untuk tinggal di ruangan itu lebih lama. Ia mengeluarkan guci ramuan obat yang ada di balik pakaiannya lalu meletakkannya di meja, setelah itu pergi meninggalkan ruangan tersebut.


"Yue'er!" Shen Long mencoba menghentikannya, tetapi setelah melihat ayahnya, Shen Wang memberi tanda agar pemuda itu tidak menahan Shen Yue, Shen Long pun mengurungkan niatnya.


"Ayah...!" Shen Long meminta ayahnya agar tidak memarahi Shen Yue.


"Long'er, kau tahu sendiri ayah sangat menyayangimu juga Shen Yue. Tapi memang ayah tidak bisa untuk berada di samping kalian setiap saat karena tugas ayah sebagai patriak." Shen Wang terlihat menyesal.


"Ayah, aku tahu kau sangat menyayangi kami. Nanti aku akan menemui Yue'er dan memberinya pemahaman sedikit demi sedikit."


" Tapi sebelum itu, ada hal penting yang harus ku bahas denganmu." Wajah Shen Long terlihat dengan serius.


"Katakan...!"

__ADS_1


*****


Silahkan berikan saran dan masukan kepada penulis melalui kolom komentar apa saja yang harus ditingkatkan agar cerita ini mendapatkan banyak pembaca. Jangan lupa juga untuk di share kepada teman-teman lainnya, like dan jadikan favorit agar penulis bertambah semangat lagi dalam berkarya.


__ADS_2