The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
Babak I


__ADS_3

Hari perekrutan pengawal khusus raja tiba, para peserta dikumpulkan di sebuah lapangan luas. Mereka disambut langsung oleh Raja Ji.


"Terima kasih saudara-saudari sudah berkenan hadir disini. Kami sangat menghargainya!" Raja Ji lalu memulai kata sambutannya, ia juga menjelaskan tujuan mereka dikumpulkan di tempat itu.


"Ku harap kalian menampilkan pertunjukan yang bisa memukau kami." tutup Raja Ji dalam pidatonya.


Jendral Wen lalu mengambil alih acara, ia menjelaskan peraturan yang harus diikuti oleh para peserta. Setelah semuanya dibahas, jendral Wen langsung memulai inti acara tersebut.


"Babak pertama adalah Pengikisan," ucap jendral Wen. "Silahkan dimulai," teriaknya dengan semangat.


Di babak pengikisan ini, para peserta diminta untuk mencari dua puluh buah gulungan kertas yang sudah di sembunyikan di sekitar kerajaan. Mereka akan melewati jalur yang telah disiapkan dan yang telah menemukan gulungan kertas itu harus membawanya ke tempat yang telah ditentukan. Peserta yang berhasil menyelesaikan tugas tersebut akan dinyatakan lolos dan berhak mengikuti babak selanjutnya.


YingXiong langsung berlari mencari gulungan kertas itu setelah jendral Wen memulai acaranya. Ia bekerja sama dengan Shen Long untuk mendapatkannya. Memang tidak ada larangan untuk kerja sama.

__ADS_1


"Aku akan pergi ke arah sini?" ucap YingXiong yang berarti Shen Long harus pergi ke arah lainnya.


Waktu terus berjalan, perlahan-lahan para peserta mulai mendapatkan gulungan kertas itu dan pada akhirnya tinggal menyisakan lima gulungan kertas lagi. YingXiong maupun Shen Long belum menemukan satupun membuat mereka terus bekerja keras untuk mencarinya.


Tidak lama kemudian, Shen Long mendapatkannya. Namun ia belum pergi, sebab ia ingin membantu YingXiong mendapatkannya.


Sampai akhirnya tersisa dua gulungan kertas lagi, satu sudah berada di tangan Shen Long yang artinya tersisa satu gulungan lagi. Sementara peserta masih banyak, hampir tiga puluh orang lagi yang belum mendapatkannya. Yang berarti, YingXiong harus bersaing dengan mereka untuk mendapatkannya.


"Aku mendapatkannya," teriak YingXiong keras. Setelah penuh perjuangan dan kerja keras, akhirnya YingXiong mendapatkan gulungan kertas terakhir. YingXiong langsung mendekati Shen Long dan mengajaknya untuk menyerahkan gulungan yang mereka dapatkan.


"Kenapa kalian menghalangi jalan kami?" dengus kesal Shen Long.


"Serahkan gulungan kertas itu, maka kami akan membiarkan kalian pergi." balas rombongan tersebut.

__ADS_1


Shen Long mendengus kesal, memang tidak ada larangan melakukan hal ini tapi menurutnya itu bukanlah sifat seorang pendekar.


"Kalau kami tidak mau, bagaimana?" YingXiong menambahkan. Ia lalu menyimpan gulungan kertas tersebut di dalam bajunya sebab ia tahu pertarungan sebentar lagi akan terjadi.


Shen Long melakukan hal yang sama, ia sudah bersiap menyambut serangan yang akan datang.


Sesuai perkiraan mereka, rombongan itu langsung menyerang YingXiong dan Shen Long. Keduanya sudah meningkatkan kewaspadaannya sebab itulah mereka bisa menghindari semua serangan yang datang.


"Kalian pikir dengan jumlah bisa mengalahkan kami? Terlalu cepat menyimpulkan!" Shen Long kemudian mengeluarkan pedangnya.


Kerja sama YingXiong dan Shen Long sangat baik, membuat lawan mereka berpikir keduanya sudah sering melakukan pertarungan bersama.


YingXiong dan Shen Long pun terkejut dengan hal itu, keduanya menyadari ini pertama kali mereka bertarung bersama.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin," Shen Long mencoba mencerna situasi yang dihadapinya. Setelah ia ingat kembali, keduanya bisa sangat cocok karena YingXiong mengeluarkan jurus yang sama dengan yang digunakan Shen Long.


"Aih bagaimana aku bisa lupa," Shen Long lalu memusatkan perhatiannya kepada lawannya yang kini menjaga jarak dari mereka.


__ADS_2