The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
Pembagian Hasil


__ADS_3

"Lalu dimana dia sekarang?" Tanya YingXiong kembali menelisik seluruh ruangan berharap menemukan seseorang yang dicarinya.


Sebelumnya Mu Rong menceritakan pada YingXiong bahwa ia tidak sendirian menjaga pemuda itu, melainkan bersama seorang gadis yang tidak lain adalah Shen Yue.


Mu Rong juga menceritakan bahwa yang membawanya ke penginapan adalah petarung Gong bersama Shen Yue.


Gadis itu sangat panik saat membawa YingXiong kembali. Ia juga menjaga YingXiong tanpa pernah menjauh darinya saat YingXiong tidak sadarkan diri.


Shen Yue baru saja kembali pergi membeli obat penyembuh untuk YingXiong, sebab ia tidak memilikinya lagi.


"Baru saja dibicarakan, itu kak Shen sudah kembali!" Mu Rong tersenyum tipis sambil menunjuk ke arah pintu masuk. YingXiong mengikuti arah telunjuk gadis kecil itu dan menemukan Shen Yue sedang mematung.


"Kau... Kau benar-benar sudah sadarkan diri?" Shen Yue terkejut tidak percaya. Ia lalu membalikkan badannya berniat meninggalkan tempat itu. Wajahnya juga memerah karena malu, 'Rong'er pasti sudah menceritakan semuanya!' Shen Yue menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Saat ini membuka matanya dan ingin melangkah, ia bertambah terkejut lagi karena YingXiong sudah berada tepat di depannya sembari menyeringai lebar.


"Kau... Bagaimana bisa sudah di depanku tanpa aku menyadarinya?" Keterkejutan serta kebingungan bercampur menjadi satu membalut perasaan gadis muda itu saat ini.


"Aku juga tidak mengetahuinya. Aku bergerak dengan sendirinya untuk menghentikanmu. Mungkin ini kekuatan tersembunyi yang keluar karena tidak ingin kehilanganmu!" Ucap YingXiong dengan polos.


Sementara di sisi lain, wajah Shen Yue sudah semerah tomat. Ia menganggap bahwa pemuda di hadapannya itu sedang menggoda dirinya.


Akhirnya, setelah beberapa kata lagi YingXiong berhasil membuat Shen Yue tetap tinggal dan memintanya menceritakan apa yang terjadi padanya sebelumnya.


*****


"Kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan kondisi. Kau tahu sendiri bukan, pil penyembuh kualitas tinggi sangat sulit didapatkan. Aku sebenarnya memilikinya beberapa sebagai bekal perjalananku, tetapi sudah ku habiskan."


YingXiong yang mendengarnya mengangguk pelan. Ia juga mengetahui hal itu, jadi dia tidak mempermasalahkannya.


"Saat kami selesai memulihkan diri, kami langsung mencari tempatmu dan Crocorhinosaurus bertarung. Butuh waktu yang cukup lama untuk kami menemukannya.


Tapi kau tahu betapa terkejutnya kami saat sampai disana? Kami hanya menemukan tubuh Crocorhinosaurus yang sudah terpotong menjadi dua bagian. Di sisi lain, kami juga menemukan dirimu yang tidak sadarkan diri." Shen Yue menjelaskan dengan cukup rinci.

__ADS_1


"Aku langsung bergegas mengajak petarung Gong untuk membawamu kembali ke penginapan, sementara pendekar yang lain mencoba menguliti dan mengambil daging-daging Crocorhinosaurus. Walaupun tidak bisa dikonsumsi tapi setiap bagian tubuhnya begitu berharga. Jadi sangat bagus untuk dijual." Shen Yue lalu mengeluarkan kantong kain berwarna hitam.


Sesuai tebakan YingXiong, kantong kain itu berisi koin emas hasil pembagian penjualan tubuh Crocorhinosaurus.


"Karena kau yang membunuh makhluk raksasa itu, jadi kau mendapatkan pembagian seperempat dari hasil penjualannya. Sementara kami berbagi tiga perempat lainnya."


Shen Yue menjelaskan, ia juga mengatakan di dalam kantong kain itu terdapat dua ratus lima puluh ribu koin emas. Yang berarti hasil penjualan Crocorhinosaurus mencapai satu juta keping emas. Angka yang fantastis untuk harga seekor hewan.


YingXiong mengangguk, dia tidak terlalu terkejut karena dia sudah memiliki seratus ribu keping emas dari para pedagang dan harta peninggalan orang tua Mu Rong yang jumlahnya lebih fantastis lagi.


Sementara di sisi lain, YingXiong bisa melihat Shen Yue sedang bersemangat dan senang. Ia menebak itu disebabkan gadis muda itu menerima uang yang cukup besar dari pembagian.


Bagi pendekar yang berasal dari sekte seperti Shen Yue tentu pernah melihat uang yang banyak. Tapi memiliki sendiri, tentu sangat berbeda.


YingXiong berterima kasih kepada Shen Yue karena sudah menjaganya selama ia tidak sadarkan diri. Ia juga berterima kasih karena gadis muda itu sudah mau menceritakan apa yang terjadi padanya saat menghadapi Crocorhinosaurus. Walaupun sebenarnya ia sudah mendengarnya dari Yun Fei. Terlebih lagi roh pusaka itu menceritakannya lebih detail lagi terkait YingXiong melawan Crocorhinosaurus.


Dari penuturan Yun Fei, ketika YingXiong tidak sadarkan diri, roh pusaka itu langsung menggunakan kekuatannya untuk membantu sang pemuda.


Yun Fei dengan tubuh YingXiong lalu berhadapan dengan Crocorhinosaurus. Meskipun kekuatan siluman itu sangat besar, tapi di hadapan Yun Fei ia tidak lebih dari sebuah mainan.


Roh pusaka itu hanya butuh beberapa jurus untuk mengalahkan dan membunuh siluman raksasa tersebut dan membuat tubuhnya terpotong menjadi dua bagian.


*****


Sehari telah berlalu, YingXiong sudah bisa bergerak dengan leluasa. Ia kemudian mengalihkan perhatiannya pada dua orang gadis yang tidur tidak jauh darinya. Keduanya tidak lain adalah Shen Yue dan Mu Rong.


Semalam, gadis muda itu menemani Mu Rong bermain sampai ketiduran. YingXiong tidak tega membangunkannya sebab itulah membiarkannya tidur di kamarnya.


YingXiong mengamati mereka tidak lama, ia kembali memfokuskan perhatiannya pada kekuatannya saat ini.


"Dengan kekuatan pendekar kaisar kelas tiga, aku yakin bisa bertahan di dunia beladiri ini." Gumam pelan YingXiong. Empat tahun latihannya di dunia lain tidak sia-sia, YingXiong berhasil mencapai tingkat pendekar kaisar kelas tiga yang membuatnya menjadi deretan teratas di anak seusianya yang memiliki kekuatan tinggi.


Bahkan YingXiong yakin, bahwa ia satu-satunya di generasinya yang mampu mencapai tingkat itu.

__ADS_1


Sebab YingXiong sudah bisa mengukur kemampuan jenius beladiri generasi ini dari Shen Yue. Gadis itu mengatakan bahwa ia salah satu jenius dari sekte besar dan termasuk lima pendekar muda yang memiliki kekuatan tinggi.


YingXiong bisa melihat bahwa Shen Yue berada di puncak pendekar emas kelas tiga.


Pemuda itu juga mengetahui bahwa jenius di antara jenius di pegang oleh saudara Shen Yue, Shen Long yang mencapai tingkat pendekar kaisar kelas satu.


Saat YingXiong sedang membereskan kamar karena ruangan itu cukup berantakan akibat Mu Rong dan Shen Yue.


"YingXiong?!" Shen Yue terbangun dari tidurnya. Ia langsung bangkit dan terkejut. Hal pertama yang ia lakukan adalah memeriksa tubuhnya, takut ada yang berbeda.


"Kenapa kau ada di kamarku?" Tanya gadis itu menyelidik. Ia juga langsung menghunuskan pedang yang ada di tangannya.


"Kamarmu? Apa kau tidak salah?" YingXiong tersenyum canggung dan tetap tenang tenang menghadapi situasi di hadapannya itu.


Setelah mendengar perkataan YingXiong, barulah gadis itu lebih tenang tapi tatapannya tetap dingin. Ia lalu menelisik seluruh kamar dan menemukan bahwa ini bukanlah kamar yang ia pesan. Shen Yue mengerutkan keningnya lalu mulai malu-malu.


"Bagaimana nona Shen, apakah kau sudah menyadari kebenarannya?" YingXiong tersenyum nakal yang membuat gadis itu salah tingkah.


"Kau... Kau tidak melakukan apa-apa padaku bukan. Walaupun aku tidak mengetahui batas kemampuanmu, tapi aku tidak keberatan untuk mencabik-cabik kulitmu jika kau berani melakukan hal yang tidak senonoh padaku." Shen Yue kembali menghunuskan pedangnya meminta jawaban YingXiong dengan serius.


"Nona Shen, aku tidak melakukan apa-apa padamu, bahkan menyentuh pakaianmu pun tidak." YingXiong tersenyum pahit. Ia berkata jujur tapi tidak sepenuhnya, karena semalam ia menggendong gadis muda itu untuk memindahkannya ke kasur. Karena Shen Yue tidur tergeletak sembarangan di lantai.


Tapi untuk menyentuh tubuhnya, YingXiong tidak pernah melakukannya. Setidaknya dia masih bisa menahan hawa nafsunya meskipun di hadapkan dengan gadis yang cantik.


Shen Yue baru bisa ditenangkan setelah Mu Rong terbangun dan mendekati keduanya.


"Aih sudahlah, aku tidak berniat berdebat denganmu!" Ucap Shen Yue lalu menjauh dari YingXiong.


"Walaupun sebenarnya aku tidak apa-apa jika kau melakukan sesuatu padaku. Aku hanya terkejut saja." Shen Yue bergumam pelan setelah menjauh dari YingXiong. Ia pikir tidak ada yang bisa mendengar gumamannya itu.


Mungkin jika YingXiong masih di tingkat pendekar emas kelas tiga ia tidak bisa mendengarnya karena suara Shen Yue sangat kecil. Tapi tidak untuk sekarang, YingXiong sudah mencapai tingkat pendekar kaisar kelas tiga yang membuat inderanya meningkatkan dengan tajam.


"Apa yang nona Shen bicarakan? Aku tidak mengerti!" Sejak itu, YingXiong sesekali memikirkan perkataan gadis muda itu untuk mencerna dan mencoba memahaminya.

__ADS_1


__ADS_2