The King Of Baiyun Kingdom

The King Of Baiyun Kingdom
YingXiong Membantu


__ADS_3

YingXiong mengajak Mu Rong mengikuti rombongan kelompok Elang Sakti yang mengejar sosok misterius bertopeng dengan diam-diam. Mereka menjaga jarak yang cukup jauh agar tidak ketahuan. Seperti biasa, YingXiong menggendong gadis kecil itu di punggungnya.


YingXiong mengajak Mu Rong bersembunyi setelah melihat pertarungan antara kelompok Elang Sakti dan pendekar bertopeng. YingXiong juga sempat mendengar identitas dari pendekar bertopeng yang dikenal sebagai Pendekar Mawar Hitam.


"Pendekar Mawar Hitam?!" YingXiong membatin, mencoba menebak-nebak apakah ia mengenali sosok itu.


YingXiong terus memperhatikan pertarungan satu lawan banyak itu, ia berdecak kagum dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh Pendekar Mawar Hitam.


Walaupun ia sudah melihat cara bertarung dari Pendekar Mawar Hitam, tetapi ia tidak bisa mengenalinya, akhirnya ia menebak bahwa sang pendekar tidak ada hubungan dengannya. Pendekar itu datang ke desa Empat Musim memang ingin memburu kelompok Elang Sakti bukan karena ingin menolongnya ataupun mengenali dirinya.


Sebenarnya ia sempat mengaitkannya dengan Lian Chong, tetapi pertemuannya dengan pemuda itu terbilang singkat, apalagi YingXiong belum pernah melihat Lian Chong bertarung. Sebab itulah YingXiong membuang pikirannya itu.


YingXiong juga menebak bahwa itu adalah jendral Wen, tapi ia segera membuang pikirannya karena Pendekar Mawar Hitam tidak terlihat seperti jendral dari kerajaan Baiyun tersebut.


Akhirnya YingXiong tidak berusaha menebak identitas Pendekar Mawar Hitam lagi dan kembali fokus memperhatikan pertarungan saja. Ia sempat mengepalkan tangannya setelah melihat Long Xiufei berhasil melukai Pendekar Mawar Hitam, tetapi YingXiong masih menahan dirinya.


Setelah beberapa saat berlalu, YingXiong melihat Pendekar Mawar Hitam terpojok. Benar saja, pendekar itu terkena serangan yang cukup fatal oleh Long Xiufei. Tidak punya pilihan lain, YingXiong harus membantunya. Ia mengeluarkan sebuah kain hitam dari cincin Merah Darah dan menutupkannya ke wajahnya. YingXiong tidak mau dikenali oleh Kelompok Elang Sakti karena itu akan membuatnya kesulitan di masa depan.


"Rong'er tunggu sebentar disini, jangan bersuara!" YingXiong berbisik pelan, ia meminta Mu Rong berhati-hati dan tidak bersuara.

__ADS_1


YingXiong lalu berjalan menjauhi Mu Rong sebelum menampakkan diri, hal itu dilakukannya agar kelompok Elang Sakti tidak mengetahui keberadaan Mu Rong.


Pemuda itu lalu melompat dan mengibaskan pedang ditangannya ke kiri dan kanan dan membuat ledakan-ledakan yang membuat Long Xiufei mengurungkan niatnya untuk menyerang Pendekar Mawar Hitam.


YingXiong lalu ingin menebas leher pemimpin kedelapan kelompok Elang Sakti itu, tetapi tidak berhasil. Meskipun demikian, YingXiong masih tetap berhasil melukai bahunya yang membuatnya memundurkan langkahnya.


"Tidak ada yang boleh melukainya!" YingXiong menggoreskan pedangnya ke tanah dan menariknya membuat garis panjang.


Sementara itu Long Xiufei yang sedang sibuk mengalirkan tenaga dalam ke bahunya untuk mengurangi rasa sakit, sangat terkejut saat menatap pedang yang ada di tangan YingXiong. Bagaimana tidak, ia mengenali betul pedang tersebut. Pedang Bayang milik Ye Fan, pemimpin kesembilan kelompok Elang Sakti yang tewas terbunuh.


"Ternyata kalian berdua yang membunuh adik Ye!" Kemarahan merasuk ke dalam tubuh Long Xiufei. Darahnya mendidih melihat pedang adik seperguruannya di tangan orang lain. Kesedihan juga mengisi ruang hatinya, tetapi kemarahan Long Xiufei lebih besar daripada kesedihannya. Rasanya ia ingin mencabik-cabik tubuh YingXiong dan memberikannya kepada hewan liar.


"Kau salah, adikmu mati di tanganku, orang ini tidak ada kaitannya dengan kematiannya." YingXiong menjelaskan. Pemuda itu tidak berbohong, karena Ye Fan memang mati di tangannya sendiri.


Mendengar hal itu, Long Xiufei geram, "Aku akan membunuhmu!" Long Xiufei berteriak dengan keras. Ia menggenggam erat tombak trisulanya.


"Jangan terlalu cepat mengatakan hal yang belum pasti. Kedua adikmu mengatakan hal yang sama kepadaku, tapi lihat aku masih berdiri dengan gagah disini sementara kedua adikmu sudah mati dan menunggu kedatangan kalian di neraka!" YingXiong berbicara dengan santainya.


YingXiong lalu mengeluarkan pedang milik Yun Shui dari cincin Merah Darah. Ia memegang pedang Ye Fan di tangan kanannya dan pedang Yun Shui di tangan kirinya.

__ADS_1


Melihat pedang Ye Fan dan Yun Shui di tangan YingXiong memang membuat Long Xiufei terkejut, tetapi hal yang lebih membuatnya terkejut adalah YingXiong mengeluarkan pedang itu dari ruang hampa.


"Kau, bagaimana kau bisa melakukannya?!" Long Xiufei sangat terkejut, ini pertama kali ia melihat seseorang bisa mengeluarkan benda dari ruang hampa.


"Kau tidak perlu mengetahuinya, seharusnya kau fokus terhadap dirimu sendiri, karena aku akan mencabut nyawamu sebentar lagi. Setelah kematianmu, aku akan menyimpan senjatamu itu juga, aku menyukainya. Menurutnya mengoleksi senjata seperti itu tidak ada kerugian sedikitpun!"


YingXiong tertawa kecil, ia terus memprovokasi Long Xiufei agar tidak konsentrasi saat bertarung dengannya.


Tampaknya usaha YingXiong berhasil, pemimpin kedelapan kelompok Elang Sakti itu tersulut emosinya. Ia memerintahkan anak buahnya yang tersisa untuk menyerang YingXiong. Long Xiufei juga tidak tinggal diam, ia ikut menyerang YingXiong.


Satu lawan banyak pun kembali terjadi, YingXiong memfokuskan untuk menyambut serangan dari Long Xiufei, anak buah pria itu tidak terlalu berpengaruh untuknya. Karena setiap kali mereka mendekati YingXiong, pemuda itu akan memukul mundur mereka dalam sekali serangan saja.


Dalam waktu singkat, YingXiong berhasil membunuh tiga anggota kelompok Elang Sakti dan tetap berhasil menghindari setiap serangan Long Xiufei.


Dari pertukaran tapak keduanya, YingXiong bisa merasakan bahwa Long Xiufei adalah seorang pendekar kaisar kelas tiga sama sepertinya. Tapi kekuatan YingXiong masih sedikit di atas Long Xiufei karena ia berada di puncak kekuatan tersebut. Sementara Long Xiufei tampaknya baru memasuki tingkatan itu.


Di sisi lain Pendekar Mawar Hitam masih merasakan sakit di seluruh badannya, ia belum bisa menggerakkan tubuhnya dengan leluasa. Serangan terakhir Long Xiufei yang mengenainya cukup fatal.


Pendekar Mawar Hitam menyandarkan tubuhnya di pohon yang ia tabrak sebelumnya, pendekar itu mencoba memulihkan kondisinya. Ia mengkonsumsi pil berwarna putih salju dengan bintik-bintik merah di beberapa bagian, pil itu adalah salah satu jenis pil penyembuh yang dikenal luas di dunia beladiri dengan nama pil Jiwa Lotus.

__ADS_1


Pil Jiwa Lotus sendiri adalah pil tingkat tinggi, pil tersebut bisa menyelamatkan nyawa orang yang mengkonsumsinya walaupun ia dalam keadaan sekarat sekalipun. Pil yang sama juga bisa menambah tenaga dalam orang yang mengkonsumsinya serta memulihkan kondisinya beberapa kali lipat daripada menggunakan pil lain ataupun dengan cara biasa.


Sementara itu Mu Rong terus menyaksikan pertarungan YingXiong dengan Long Xiufei. Gadis kecil itu sesekali memejamkan matanya dan berdoa untuk keselamatan sang pemuda yang sudah seperti kakak kandungnya itu.


__ADS_2