The Shadow King

The Shadow King
Perpaduan dua elemen


__ADS_3

Suri Cruise yang telah berhasil mengalahkan pemanah itu, akhirnya berhasil memasuki kastil tersebut, di dalam memang benar tidak ada satu pun penjaga hanya ada kematian di sepanjang jalan.


Suri terus berjalan menyusuri lorong-lorong yang sangat mengerikan, dia pernah berada disini, sebab itu dia mengetahui jalannya.


Waktu berumur 10 tahun, Suri dikirim kemari oleh pihak dari kerajaan Cahaya. Suri Cruise adalah salah satu The Nam termuda.


Teh Nam adalah salah satu sebutan bagi seseorang yang telah lulus dalam pendidikannya, bisa dikatakan bahwa dia adalah salah satu gadis suci yang dimiliki oleh Agama Pemuja dewa Cahaya.


Yang disebut dengan Agama Oroboros, Agama Oroboros ini memiliki pusat di Kerajaan Cahaya. dan tidak hanya itu, Agama tersebut, telah tersebar di berbagai kerajaan yang ada di dunia Al - Calen.


Suri dikirim disini, dengan maksud untuk memimpin Agama Oroboros, karena dia masih berumur 10 tahun, jadi dia masih belum dapat menjadi pemimpin, menunggu umurnya 15 tahun.


Agama Oroboros tidak akan memandang sesuatu dari umur seseorang, tapi dari layakkah kamu dalam posisi itu.


Kebetulan Suri telah menempuh ujian sebagai The Nam, dan hasilnya dia layak. Ujian itu melingkupi, Kekuatan, Inteligent, dan satu lagi ialah loyalitas.


Tapi ketika dia telah berumur 15 tahun, dan akan dilantik sebagai pemimpin agama Oroboros di kerajaan Es ini, tapi dia bertemu dengan seseorang pemuda, yang membuat hidupnya berubah.


Suri Cruise akhirnya sampai di tempat dimana pintu penjara bawah tanah terlihat, pintunya berwarna hitam dengan tinggi dan besar.


Tetapi sesuatu yang seharusnya tertutup malah terbuka lebar, Suri merasa ragu-ragu untuk memasukinya, karena dia mencium suasana yang sangat buruk di dalam.


Tapi karena tujuannya sangatlah penting, dan harus dilihat dari mata kepalanya sendiri, dia pun menghilangkan keraguannya. Suri mulai melangkah masuk, suara langkah kaki bergema di setiap langkahnya.


Di kanan, kiri, Suri dapat melihat berbagai pintu penjara yang kosong. Setelah dia menyelam cukup jauh, di dalam lorong penjara tersebut.


Suri melihat sosok seorang wanita yang mengenakan gaun berwarna hitam, wanita tersebut bukanlah manusia, karena dia memiliki dua tanduk di atas kepalanya.


Wanita tersebut yang memiliki rambut panjang hitam dan lurus, dia sedang memegang seorang wanita. Wanita yang dia pegang telah lemas tak berdaya.


Tidak hanya itu, ada banyak manusia yang telah tergeletak di sekitarnya, semua manusia itu adalah pengguna elemen kegelapan, begitu juga yang dipegangnya.


Suri melotot dan terkejut, melihat kejadian yang ada di depannya, tiba-tiba wanita menyadari keberadaan Suri dan menoleh.

__ADS_1


Wanita yang bernama Silvia tersebut tersenyum kepada Suri, dan selanjutnya dia menjatuhkan wanita yang dipegang sebelumnya.


Silvia mulai mendekati Suri, dengan berjalan secara anggun bagaikan model di atas catwalk.


"Hemm... sepertinya ada tamu yang tak diundang."


Silvia berbicara dengan anggun, sambil melipat tangannya di atas dadanya, sehingga payudaranya yang sangat besar itu, terangkat ke atas sedikit.


"Siapa kau?"


Suri bertanya, tanpa memperdulikan gayanya yang songong tersebut.


"Sungguh tidak sopan, menanyakan nama seseorang tanpa memperkenalkan diri sendiri terlebih dahulu, tapi baiklah aku tidak keberatan. Aku Silvia, salah satu 10 Iblis Diablo."


Silvia adalah salah satu Iblis Diablo, Silvia juga termasuk dari ke empat iblis yang ikut andil dalam penyerangan kota.


Mendengar apa yang disebutkan itu, Suri pun mulai mundur, karena dia sadar bahwa apa yang ada didepannya bukanlah sesuatu yang dapat dia lawan.


Mereka adalah makhluk yang membuat kekacauan di muka bumi. salah satu nama yang harus di hindari adalah Silvia si Vampire.


Silvia si Vampire dan Deuran si sang kematian dua nama itu yang paling terkenal di kalangan para iblis Diablo.


Silvia terkenal karena rumor yang beredar dikalangan masyarakat yaitu, Silvia dijuluki Iblis Pemakan Jiwa, dan rumor tersebut masih di ceritakan kepada generasi-generasi sekarang.


ketika memandang cukup lama, Silvia mulai merasakan ada sesuatu di dalam badan Suri, dia pun mulai menjilati bibir atasnya.


"Bau mu kelihatan enak."


Silvia berbicara kepada Suri, sambil perlahan mendekatinya, tapi Suri perlahan ikut mundur juga. Suri ketika melihat mayat-mayat yang ada di sekitar, dia sedit lega, karena seseorang yang di cari tidak ada di dalam penjara tersebut.


Keosy pernah mengatakan bahwa, orang yang dicarinya telah melarikan diri, waktu itu dia tidak percaya, karena melarikan diri ditangan Jorgus adalah sesuatu yang mustahil. Tapi ketika dia melihat disini dia sedikit percaya dengan perkataan Keosy.


Walaupun begitu bisa saja orang yang dicarinya telah tewas, atau dipindahkan.

__ADS_1


Apalagi dia adalah orang yang spesial.


"Apa maksudmu, dengan perkataan itu?"


Tanya Suri, sambil berjaga-jaga kalau Silvia menyerangnya secara tiba-tiba.


"Dari penampilan mu, kau tidak terlihat seperti pengguna elemen kegelapan, tapi dari bau mu, itu seperti para manusia dengan elemen tersebut. Karena elemen kegelapan itu sangatlah lezat, dan di dalam dirimu, itu adalah sesuatu yang murni, yang belum pernah aku jumpai selama ini."


"Jadi maksudmu pengguna elemen kegelapan adalah sesuatu yang lezat."


"Yah, tapi kau memiliki sesuatu yang murni, berbeda dengan orang-orang bangsa kegelapan dahulu, jadi aku tidak sabar ingin mencicipinya."


Ketika mengatakan itu, Silvia langsung meluncur ke arah Suri, Suri tertangkap, dilehernya. Suri tidak bisa bergerak oleh cengkraman Silvia.


"Ahahahah, ini dia, baumu semangkin terasa, ini memang lezat."


Mencekiknya dengan sangat erat, Silvia mulai mendekati wajahnya ke arah Suri, selanjutnya Silvia membuka mulutnya, begitu juga dengan Suri yang mengikutinya.


Perlahan-lahan aura kegelapan keluar dari Suri ke arah mulut Silvia. Silvia menghisap aura kegelapan milik Suri.


Tapi tidak berlangsung lama, mata kanan Suri yang merupakan mata iblis, tiba-tiba menggeliat tak terkendali, selanjutnya mata itu langsung di selimuti elemen kegelapan.


Dan selanjutnya, datang hentakan yang sangat kuat, keluar dari tubuh Suri, membuat Silvia terpelanting cukup jauh.


Apa yang telah dihisapnya, kembali ke tubuh Suri. Silvia yang terpelanting cukup jauh, menghantam dinding es. Silvia tidak terluka dan dia kembali berdiri.


"Oh.. sungguh kekuatan yang sangaaaaat murni, sampai dia bisa melawan skill aku, dan mata itu, mata yang dikenal sebagai mata iblis."


Suri yang telah terbebas dari genggaman Silvia, mulai tidak bisa mengendalikan kekuatannya dan perlahan seluruh badannya tertutupi oleh kegelapan.


Tapi itu tidak terjadi, karena elemen Cahayanya menahan kegelapan dari tubuh Suri, mulai menyebar untuk membuat Suri tidak dikendalikan oleh kegelapan yang ada di tubuhnya.


Perlahan-lahan tubuh Suri menjadi dibagi dua, sebelah kanan elemen kegelapan, di sisi kiri adalah cahaya. Akhirnya Suri berhasil menggunakan elemen kegelapan secara bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2