The Shadow King

The Shadow King
5


__ADS_3

Ketika aku fokus melihat  wanita yang ada didepan, tiba-tiba aku melihat dari kejauhan seorang pria tua, dan identitas pria tua tersebut adalah kapten penjaga keamanan yang di temui di gerbang kota, waktu aku pertama kali memasuki kota.


Aku terkejut melihat pak tua itu sangat sadis terhadap wanita yang ada di depan ku, dia menginjak-injak wanita itu tanpa ada rasa bersalah pun sedikit, tampak dari raut wajahnya.


"Sungguh kejam, em...seperti nya aku tidak bisa membiarkan ini berlanjut, kalau seperti ini pak tua itu bisa membunuh wanita itu."


Gumam ku, sambil mengangkat tangan ke depan sejajar dengan bahu.


Dan mengucapkan.


"Dark Field."


Dark field adalah salah satu skill yang aku punyai yang guna untuk membuat seluruh area yang dituju penggunaan, berubah menjadi suatu kegelapan yang amat gelap, tanpa ada cahaya sedikitpun yang bisa masuk, radius zona kegelapan tergantung kekuatan si pengguna, aku membuatnya hanya berjarak 200 meter.


Setelah aku mengeluarkan skill tersebut, aku pun berjalan memasuki area dark field.


Akupun langsung menuju ketempat wanita tersebut.


"Seperti nya wanita ini sudah tidak sadarkan diri, luka nya cukup parah tapi syukurlah dia masih hidup."


Gumam ku, sambil memeriksa luka-luka nya  dan menempelkan jari telunjuk dan jari tengah ku di lehernya untuk memeriksa apakah wanita ini masih hidup atau uda mati.


Karena wanita ini masih hidup, aku pun menggendong nya di pundak ku dan ingin membawa nya keluar dari sini.


Tapi aku berpikiran lain.


" Hei,...!Pak tua, kau begitu kejam terhadap wanita ini."


Aku berteriak kepada kapten both dengan suara yang berat


"Hei ...! ******** kurang ajar, siapa dirimu? Tunjukan dirimu pengecut?


Beraninya kamu menganggu urusan ku!" Geram marah kapten both.


"Hah..ha..ha.. menunjukkan diriku pada mu, hei..! Pak tua itu terlalu cepat bagimu untuk melihat ku yang agung ini, tapi kau tenang saja pak tua, aku akan memberikan kau sebuah hadiah yang tidak akan kau lupakan seumur hidup mu."


"Shadow Step "


Gumam ku


Aku langsung meluncur dengan cepat menggunakan skill shadow step ke arah kapten both.


Ketika aku sampai didepannya, aku pun langsung mengambil kuda-kuda, dengan setengah jongkok, guna menjadi tumpuan ku untuk mengeluarkan pukulan ku, setelah tenaga yang aku kumpulkan maksimal, aku pun langsung meninju perutnya dengan menggunakan skill Dark Punch.


"Dark Punch "( dark punch adalah salah satu skill yang ku miliki, skill ini melapisi tinjuku  dengan kekuatan kegelapan, dengan menggunakan skill ini, pukulan yang aku keluarkan dengan dark punch itu akan meningkatkan 5x lipat ,dari pukulan biasa  yang aku miliki, tapi tidak sampai disitu saja, siapa yang telah terkena pukulan tersebut dia akan menderita keracunan selama seumur hidupnya dan akan mengurangi kesehatannya)


"Dark Punch."!!


Teriak ku, sambil mengeluarkan pukul ku ke perut kapten Both, sehingga kapten both menunduk menyerupai huruf C dan terpental  500 meter jauhnya  dan menghantam beberapa bangunan yang ada disekitar sehingga membuat kapten both keluar dari  zona Dark Field.


"Batuk."


Kapten Both ter batuk-batuk  dan mengeluarkan darah merah yang sangat kental.


Setelah aku memukul pak tua tersebut, aku pun menghilang  beserta dengan Zona Dark Field, menjauh dari kota  IceCream.

__ADS_1


****


Aku membawa gadis tersebut keluar menjauh dari kota IceCream.


"Sepertinya ini sudah cukup jauh."


gumam ku, sambil melihat-lihat sekeliling, sejauh aku memandang aku hanya dapat melihat hamparan salju yang sangat banyak.


"Sepertinya itu ada rumah."


Aku melihat satu rumah petak terbuat dari kayu, rumah ini cukup kecil.


Aku segera masuk ke rumah tersebut, aku menyadari bahwa rumah itu sudah kosong, karena aku tidak merasakan ada kehadiran apa pun di rumah itu.


Didalam rumah itu hanya ada  satu tempat tidur dan rumah ini sepertinya telah lama ditinggal kan, itu bisa dilihat disekitar rumah ini ditutupin oleh debu yang sangat tebal.


Setelah selesai melihat-lihat sekitar dalam rumah tersebut, aku meletakkan wanita ini di tempat tidur.


Setelah itu meletakkan tanganku di atas tubuhnya, dan aku mulai mengalirkan elemen kegelapan ku ke tubuh nya, dengan tujuan untuk menyembuhkan luka-luka yang dia derita.


Dan aku juga memberikan pelindung yang tak kasat mata di sekeliling rumah kecil tersebut.


Setelah selesai melakukan semuanya yang diperlukan, aku pun bergegas untuk kembali ke kota, dan mencoba untuk mencari informasi atas insiden yang baru saja terjadi.


Sepertinya penjagaan kota semangkin ketat, aku pun langsung menyelinap masuk, bagi ku menyelinap ke kota ini, sangat mudah bagiku ibarat aku memasuki rumah ku sendiri.


Aku pun langsung ke tempat serikat Hunter untuk mengambil pamlet pendaftaran ku.


Sesampainya ku ditempat, aku membuka pintu masuk, dan langsung ke resepsionis Lissa.


"Selamat pagi tuan, apa ada yang bisa saya bantu?"


"Aku Keosy ingin mengambil pamplet pendaftaran ku."


Jawab ku.


"Tunggu sebentar ya."


Resepsionis tersebut pergi kebelakang, beberapa saat kemudian dia pun muncul dan memberikan pamflet Hunter kepada ku.


Di pamplet tersebut hanya berisikan nama, umur dan di sudut tertulis huruf F.


Hunter disini memiliki peringkat A - F


Dan juga ada Hunter dengan peringkat s, peringkat s adalah Hunter yang tertinggi.


Untuk mencapai peringkat S para Hunter harus berkonstrubusi   terhadap negara, dan juga peringkat s ini hanya bisa di keluarkan oleh raja saja.


Di dunia alkalen peringkat s hanya ada 5,


Sangat sulit mendapatkan peringkat tersebut, bisa dikatakan bahwa peringkat s adalah pahlawan.


Seperti itu yang dikatakan resepsionis itu kepada ku.


"Terima kasih atas pemberitahuannya"

__ADS_1


Aku berterima kasih kepadanya dan pergi.


Tapi sebelum aku pergi, ada  dua orang anak yang masuk ke serikat Hunter, sepertinya mereka kakak beradik, mereka Terus memohon kepada para Hunter untuk menyelamatkan ibu mereka.


"Kenapa mereka tidak menerima permintaan nya?"


tanya ku ke pada resepsionis Lissa.


"Karena itu bukan permintaan resmi dari serikat Hunter dan juga itu sangat beresiko."


"Kenapa mereka tidak mengajukan permintaan secara resmi?"


"Ya karena mengajukan permintaan secara resmi tidak bisa dilakukan oleh anak dibawah umur, dan juga pendaftaran tersebut biaya nya  cukup mahal, untuk kasus penculikan yang dilakukan oleh monster itu biayanya 50 emas," sambil melihat dokumen dia pun melanjutkan. "Dan lagi permintaan anak tersebut kemungkinan resikonya sangat tinggi."


Dia pun menyerahkan dokumen yang dibaca barusan kepada ku.


Aku pun membacanya, dari membaca dokumen yang diberikan tersebut aku dapat tau bahwa, sudah terjadi banyak kasus penculikan yang terjadi di desa Mogot sebelah utara Kota IceCream, penculikan ini dilakukan oleh monster clash A yaitu Laba-laba putih.


" Jadi kemungkinan besar monster yang menculik ibu mereka adalah monster ini?"


ujar ku sambil mengembalikan dokumen tersebut.


"Ya kemungkinan besar benar, jadi para Hunter bukan tidak ada yang mau menolong, tapi mereka takut dengan resiko yang besar, dan hasil yang tidak begitu baik."  Resepsionis berhenti sejenak dan Melanjutkan " dan untuk mengalahkan monster clash A dibutuhkan 1 party atau 2 party clash A, dan lagi di kota ini sangat sedikit Hunter yang mencapai clash A, yang banyak ada di ibukota kerajaan."


"Kenapa tidak meminta bantuan dari ibukota?"


"Pihak kami sudah melakukannya, tapi sampai sekarang bantuan tersebut belum datang juga."


"Em begitu, kalau begitu terima kasih ya."


Aku melihat bahwa kakak beradik keluar dari serikat Hunter, aku pun bergegas keluar dan mengikuti nya.


Sesampainya diluar aku pun melihat kakak beradik tersebut berjongkok di pinggir jalan termenung, jika perkiraan ku benar umur mereka sekitar 5 dan 3 tahun.


Yang lebih tua adalah laki-laki


Sedangkan adik nya seorang perempuan.


"Hey bocah, aku adalah seorang Hunter, bagaimana kalau aku membantu mu?" Aku menyapanya dari belakang.


"Benarkah tuan mau membantu kami."


Mata nya berkaca-kaca, sambil mengatakan tersebut.


"Ya."


"Sungguh."


"Ya."


"Sungguh."


"Ya, cukup mengulangi perkataan berulang."


Aku langsung memberhentikan perkataan nya selanjutnya.

__ADS_1


"Kalau begitu tuan, ayo ke desa ku terlebih dahulu."


Bersambung..


__ADS_2