Tiga Anakku Yang Sangat Tampan

Tiga Anakku Yang Sangat Tampan
Bertunangan


__ADS_3

Hendrik langsung melangkahkan kakinya keluar dari rumah sakit menuju ke bandara sambil menggerutu dalam hati.


Singkat cerita kini Hendrik sudah berada di negara A dan sudah berdiri di pintu utama tempat alamat yang ditunjuk oleh Paulus. Seorang bodyguard membuka pintu utama dan di depan sudah ada kepala pelayan yang berdiri menunggu Hendrik.


" Silahkan tuan." Ucap kepala pelayan dengan ramah.


Kepala pelayan berjalan dan di ikuti oleh Hendrik menuju ke ruang keluarga.


" Tuan Alex." Panggil Hendrik dengan nada terkejut


" Tuan Hendrik, kenapa ke sini?" tanya tuan Alex dengan nada terkejut


" Maaf tuan bukankah bos saya tuan muda besar Paulinus meminta saya untuk datang ke sini?" tanya Hendrik menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.


" Tuan muda besar Paulinus?" Tanya ulang Alex dengan nada bingung.


" Iya katanya saya di suruh ke sini karena membicarakan tentang bisnis." Ucap Hendrik


" Bukankah kemarin sudah kita bicarakan?" tanya tuan Alex


" Kalau begitu saya meminta maaf tuan mungkin ada kesalahan, saya permisi dulu tuan." Pamit Hendrik sambil mengutuk tuan muda Paulinus dalam hati karena perjalanannya sia - sia saja terlebih dirinya ingin mencari kekasihnya Maria.


" Jangan tuan lebih baik kita makan bersama terlebih tuan jauh - jauh dari negara Indonesia." ucap tuan Alex


" Maaf tuan saya tidak ingin merepotkan tuan." Ucap Hendrik menolak secara halus.


" Tidak merepotkan kok ayo kita makan bersama sekalian aku perkenalkan istri dan putriku." Ucap tuan Alex.


Hendrik hanya pasrah dan mengikuti tuan Alex menuju ke meja makan. Tampak istrinya sudah selesai memasak.


" Sayang putri kita belum pulang kuliah?" tanya tuan Alex sambil duduk di kursi begitu pula dengan Hendrik.


" Sebentar lagi sayang." Jawab istrinya


" Mommy, daddy." Panggil Maria


deg


deg


deg


Jantung Hendrik berdetak kencang mendengar suara yang sangat dirindukan dan membuat hatinya tidak tenang. Hendrik langsung berdiri dan membalikkan badannya.


" Maria." panggil Hendrik dengan nada terkejut.


Maria hanya tersenyum sekilas kemudian memalingkan wajahnya dan berjalan ke arah mommynya kemudian mengecup punggung tangan mommy nya dan dilanjutkan dengan daddynya. Maria duduk bersebrangan dengan mommy dan daddynya.


" Tuan Hendrik kenal dengan putriku?" tanya tuan Alex

__ADS_1


" Kenal tuan." Jawab Hendrik sambil duduk di samping Maria tapi Maria enggan menatap Hendrik.


" Tuan Hendrik kenal di mana?" tanya Alex


" Panggil saja Hendrik tuan, saya kenal karena kebetulan Maria bersahabat dengan nyonya muda Paulinus dan kebetulan tuan muda besar Paulinus adalah bos saya." Jawab Hendrik


Tuan Alex menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Waktu itu tuan Alex ingin menjodohkan putri tuan dengan saya, apakah itu benar?" tanya Hendrik sambil meminum air mineral.


" Ya benar sekali, putri kandungku Maria yang berada di sampingmu tapi karena nak Hendrik sudah mempunyai kekasih jadi saya membatalkan perjodohan. Saya akan menjodohkan putriku dengan teman bisnisku yang lainnya dan besok akan datang ke sini." Ucap tuan Alex


Uhuk... uhuk... uhuk...


Hendrik tersedak air minum ketika mendengar ucapan tuan Alex dalam hatinya mengutuk dirinya sendiri kenapa waktu itu tidak mencobanya dulu.


" Nak Hendrik kenapa?" tanya tuan Alex


" Apakah bisa dibatalkan perjodohannya?" tanya Hendrik tanpa menjawab pertanyaan tuan Alex.


" Sebenarnya bisa kalau putriku membawa calonnya tapi sayangnya calonnya selingkuh jadi aku menjodohkan dengan anak teman bisnisku." Ucap tuan Alex


Hendrik memalingkan wajahnya ke arah Maria sambil menatap dengan tajam.


" Memangnya siapa calonmu?" Tanya Hendrik dengan nada curiga


Hendrik mencoba mencerna ucapan Maria setelah beberapa lama akhirnya dirinya mengerti.


" Apa kamu menuduhku selingkuh?" Tanya Hendrik


" Bukankah waktu itu kak Hendrik bilang akan mencari penggantiku?" tanya Maria menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.


" Pffftttt hahahaha.... aku bercanda darling kenapa kamu anggap serius." Ucap Hendrik sambil tertawa lepas.


" Bercandamu tidak lucu." Ucap Maria sambil mengambil makanan ke dalam piring.


Hendrik menggengam tangan Maria sambil menatap wajah Maria.


" Maafkan aku, jika bercandaku keterlaluan, aku mohon menikahlah denganku." Ucap Hendrik memohon.


" Maafkan aku, aku sudah menerima perjodohan mungkin kita memang tidak berjodoh. Apa lagi kak Hendrik sangat tampan pasti banyak yang menyukai kak Hendrik seperti kak Hendrik cerita waktu itu." Ucap Maria sambil menarik tangannya.


" Apakah tidak ada kesempatan ke dua untukku?" tanya Hendrik dengan menatap Maria dengan sendu.


" Maaf ketika kak Hendrik ketika kak Hendrik mengatakan hal itu hatiku langsung tertutup untuk kak Hendrik." Ucap Maria


" Baiklah semoga kamu bahagia." Ucap Hendrik


" Maaf tuan Alex, saya baru ingat kalau hari ini ada rapat di perusahaan cabang." Ucap Hendrik sambil berdiri.

__ADS_1


" Kenapa tidak makan dulu?" tanya tuan Alex


" Maaf tuan, kapan - kapan saja. Permisi tuan, nyonya dan nona muda Maria." Jawab Hendrik mengubah panggilan seperti Maria yang telah merubah panggilan darling menjadi kak Hendrik.


Hatinya sangat terluka tapi dirinya berusaha untuk tersenyum.


" Baiklah, aku tunggu kedatangan nak Hendrik." ucap tuan Alex


Hendrik melangkahkan kakinya ke arah pintu utama, Maria yang melihatnya langsung mengejar Hendrik dan memeluknya dengan erat dari arah belakang.


grep


" Maafkan aku darling, aku hanya bercanda ku mohon jangan pergi." Ucap Maria memohon


" Bercandamu ngga lucu." Ucap Hendrik sambil melepaskan ke dua tangan Maria sambil membalikkan badannya menatap Maria.


" Maafkan aku darling, habis aku kesal mendengar darling akan mencari penggantiku." Cicit Maria.


" Akukan sudah minta maaf kenapa kamu mempermainkan perasaanku?" tanya Hendrik


Maria hanya diam tapi matanya mulai berkaca-kaca membuat Hendrik tersenyum dan memeluk Maria.


" Sudah lupakan, maafkan aku." ucap Hendrik


" Maafkan aku juga." ucap Maria sambil membalas pelukan Hendrik


" Ehem.." panggil tuan Alex berupa deheman.


Hendrik dan Maria langsung melepaskan pelukannya dan tersenyum menatap tuan Alex dan istrinya.


" Jadi kapan kalian akan menikah?" tanya tuan Alex tanpa basa basi


" Maaf kata tuan, Maria akan dijodohkan? apakah perjodohannya akan dibatalkan?" tanya Hendrik penuh harap.


" Memang aku akan menjodohkan Maria tapi denganmu apalagi kami sudah tahu kalau kalian merupakan pasangan kekasih." Jawab tuan Alex


" Dari mana tuan tahu kami pasangan kekasih?" Tanya Hendrik dengan nada bingung.


" Dari tuan Paulinus, tuan Paulinus menceritakan semuanya tentang hubungan kalian melalui informasi dari putra geniusnya Paulus dan Paskalis." Ucap tuan Alex


Hendrik sangat terkejut sekaligus terharu dengan anak majikannya yang perduli dengan dirinya.


" Sejak tadi kami menunggu kedatanganmu." Ucap tuan Alex


" Saya tahu kamu pasti bingung kenapa di suruh datang ke sini oleh ke dua putra tuan Paulinus." Sambung tuan Alex


" Sekarang saya sudah mengerti kenapa tuan muda Paulus dan Paskalis memintaku untuk datang ke sini." Ucap Hendrik


" Baguslah karena kamu sudah jauh - jauh datang nanti malam kalian akan bertunangan di hotel xxxxxxx jam delapan malam. Sekarang nak Hendrik makan dan beristirahat di kamar yang sudah kami siapkan." ucap tuan Alex

__ADS_1


__ADS_2