
Tidak terasa hari sudah pagi, mommy Paulina seperti biasa sudah membuka matanya dan menatap wajah tampan suaminya.
" Aku sangat mencintaimu suamiku dan aku harap suamiku selalu bahagia karena jika suamiku bahagia maka aku akan lebih bahagia dan jika suamiku sedih maka aku dua kalinya lebih sedih." Ucap mommy Paulina.
cup
Mommy Paulina mengecup bibir suaminya dan menarik kepalanya tapi suaminya menahan tengkuk istrinya dan **********. Setelah beberapa lama mereka berciuman suaminya melepaskan tangannya karena kehabisan oksigen sambil membuka matanya menatap wajah cantik istrinya di pagi hari.
" Selamat pagi sayang." Ucap suaminya
" Pagi juga sayang." Jawab istrinya sambil tersenyum.
Suaminya membalas senyuman istrinya, hatinya sangat bahagia memiliki istri dan ke tiga putranya.
" Pagi daddy, pagi mommy." Panggil ke tiga anak kembar genius sambil berjalan mendekati ke dua orang tuanya.
" Pagi sayang." Jawab orang tuanya.
" Kalian mandi dulu nanti gantian mommy yang mandi." Ucap mommy Paulina sambil berjalan ke arah lemari mengambil handuk untuk ke tiga anaknya.
" Baik mommy." Jawab ke tiga anaknya dengan patuh.
Ke tiga anaknya langsung masuk ke kamar mandi sambil membawa handuk yang diberikan oleh mommynya.
" Daddy apakah ada yang sakit?" tanya mommy Paulina sambil duduk di kursi samping ranjang suaminya.
" Tidak ada sayang." Ucap suaminya.
Ke dua orang tua daddy Paulinus berjalan mendekati ke dua putra dan menantunya.
" Oh iya tiga hari lagi saudara kembarmu akan datang." Ucap mommynya.
" Benarkah mom? sudah lama sekali kita tidak berkumpul seperti dulu semenjak adik kembarku Paulonus menikah tidak pernah datang lagi ke rumah kita." Ucap Daddy Paulinus
" Iya benar, mommy dan daddy juga sangat senang kita bisa berkumpul kembali." Ucap daddynya Paulinus.
ceklek
Pintu kamar mandi terbuka ke tiga anak kembar genius sudah selesai mandi dan memakai handuk. Mereka bertiga berjalan ke arah lemari mengambil pakaian mereka.
" Daddy, mommy mandi dulu ya." Ucap mommy Paulina
" Ok." Jawab suaminya singkat.
Mommy Paulina mengambil handuk baru yang berada di dalam lemari kemudian masuk ke dalam kamar mandi bertepatan kedatangan perawat membawa baskom untuk melap tubuh tuan Paulinus.
Perawat itu meletakkan baskom tersebut di meja dekat ranjang tuan Paulinus. Ketika tangannya hendak menyentuh tangan tuan Paulinus langsung di tepisnya dengan kasar.
__ADS_1
" Jangan sentuh tanganku apalagi menyentuh tubuhku." ucap tuan Paulinus sambil menatap tajam ke arah perawat.
Tanpa di sadari oleh Daddy Paulinus tangannya tidak memerah seperti biasanya jika dirinya menyentuh ataupun di sentuh oleh seorang wanita.
" Maaf tuan, bukannya saya tidak sopan tapi saya ingin melap tubuh tuan." Ucap perawat tersebut.
" Tidak usah biar istri saya saja yang melakukannya, kamu pergilah." Usir tuan Paulinus.
Perawat itu menatap sekeliling hanya ada sepasang paruh baya dan ke tiga anak kembar yang sangat mirip dengan tuan Paulinus.
" Tapi istri tuan saya lihat tidak ada, biarkan saya saja yang melapnya." ucap perawat itu dengan nada sensual sambil mengedipkan matanya.
" Daddy, hubungi kepala Hrd untuk pecat suster ini." ucap tuan Paulinus
Daddynya langsung menghubungi kepala Hrd untuk memecat perawat itu membuat perawat itu ketakutan dan berlutut meminta maaf.
" Maaf tuan." mohon perawat itu
" Daddy tolong bawa keluar perawat ini dan pastikan perawat ini tidak akan di terima di manapun dia akan melamar pekerjaan.
Daddynya Paulinus hanya menganggukkan kepalanya dan menarik tangan perawat itu untuk keluar dari ruang perawatan VVIP. Sebenarnya dirinya ingin menembak langsung perawat tersebut tapi mengingat ada ke tiga cucunya membuat dirinya menahan diri.
" Daddy, kenapa opa membawa pergi perawat itu?" tanya Patrick
" Perawat itu berbuat jahat makanya di bawa sama opa." ucap daddy Paulinus menjelaskan ke anak-anak kembarnya.
" Benar kata Patrick dad, apalagi kata mommy jika ada orang yang meminta maaf kita harus mau memaafkan." Ucap Paskalis
Daddy Paulinus menatap mommynya untuk meminta bantuan karena dirinya tidak mungkin menjelaskannya.
" Ayo cucu - cucu Oma yang sangat tampan kita pergi ke kantin yuk, perut Oma lapar." Ucap oma
" Daddy, kami akan temani oma nanti kami akan nanya lagi." ucap Paskalis
" Ok. Pergilah temanilah Oma kalian jangan sampai Oma kalian hilang." Ucap daddy Paulinus.
" Paulinus!!!" ucap mommynya menaikkan satu oktaf sambil menatap tajam ke arah putra sulungnya.
" Hehehehe maaf mommy cantik." Ucap daddy Paulinus sambil memegang ke dua telinganya dengan menggunakan ke dua tangannya
" Pffftttt hahahaha... Daddy lucu." Ucap ke tiga anak kembar genius sambil tertawa
Mommynya Paulinus dan Paulinus ikut tertawa lepas melihat ke tiga anak yang sangat tampan dan sangat menggemaskan.
" Wah seperti seru nih sampai semuanya tertawa, opa ikut donk." Ucap opa masuk ke dalam ruang perawatan VVIP.
" Iya nih sepertinya senang banget ada apa nih?" tanya mommy Paulina
__ADS_1
" Daddy lucu mom." Jawab ke tiga anak kembar genius serempak
" Lucu kenapa?" tanya daddynya Paulinus dan mommy Paulina serempak.
" Anak - anak temani oma ke kantin nanti kalau oma pingsan kalian harus tanggung jawab." Ucap daddy Paulinus.
" Paulinus!!! kamu benar - benar ya.." ucap mommynya menaikkan satu oktaf sambil menatap tajam ke arah putra sulungnya.
" Hehehehe, maaf mommyku yang paling cantik." ucap daddy Paulinus.
" Ayo oma kita pergi sekarang." ucap Patrick sambil menarik tangan omanya dan diikuti oleh Paskalis.
" Opa ikut donk." Ucap opa sambil menggendong ke dua cucunya Paskalis dan Patrick sedangkan Paulus tidak mau di gendong dengan alasan sudah besar.
Kini tinggal mereka berdua, mommy Paulina melihat ada baskom yang berada di meja dekat ranjang suaminya.
" Sayang badannya mau aku lap?" tanya mommy Paulina.
" Boleh sayang." Jawab daddy Paulinus
Istrinya tersenyum dan mulai membuka pakaian suaminya kemudian melap tubuh suaminya.
" Sayang, badanmu sangat bagus aku sangat suka menyentuhnya." Ucap istrinya sambil meraba-raba tubuh suaminya dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya melap tubuh suaminya.
" Sayang berhenti." pinta suaminya sambil menahan hasratnya.
Istrinya tersenyum dan langsung menghentikan tangan kirinya menyentuh tubuh suaminya.
" Kamu tahu sayang, hanya kamu wanita pertama yang menyentuh tubuhku." Ucap suaminya.
" Aku tahu sayangku pernah cerita, akupun juga sama, Sayangku adalah pria pertama yang menyentuh tubuhku." Ucap mommy Paulina
" Iya benar." Ucap suaminya
" Jika suatu saat alergi itu hilang apakah daddy akan mencari wanita lain?" tanya istrinya
" Maksud mommy?" tanya suaminya
" Jika suatu saat daddy di sentuh oleh wanita dan daddy tidak alergi oleh sentuhan, apakah Daddy akan mencari penggantiku?" tanya istrinya
" Kenapa mommy bicara seperti? bagi daddy wanita yang paling daddy cintai hanya mommy jadi jangan pernah mempunyai pikiran seperti itu. Walau daddy bisa menyentuh atau di sentuh oleh wanita tapi yang berhak menyentuh tubuh daddy hanya mommy." ucap daddy Paulinus dengan tegas.
grep
" Terima kasih sayang." Jawab istrinya sambil memeluk suaminya.
Suaminya membalas pelukan istrinya, setelah agak lama mereka melepaskan pelukannya. Istrinya melanjutkan melap tubuh suaminya dan setengah jam kemudian istrinya sudah selesai.
__ADS_1