Tiga Anakku Yang Sangat Tampan

Tiga Anakku Yang Sangat Tampan
Paulonus dan Angel


__ADS_3

" Hiks... hiks... hiks... aku benci ulang tahun hiks... hiks... hiks." Tangis Angel pecah sambil membalas pelukan Paulonus membuat kemeja Paulonus basah.


" Ssttt sudah." Ucap Paulonus sambil mendorong perlahan tubuh Angel dan menghapus air mata Angel dengan ke dua ibu jarinya.


Angel memeluk kembali Paulonus sambil terisak sedangkan Paulonus membalas pelukan Angel dan mengusap punggung Angel agar mengurangi rasa sesak di hatinya. Setelah agak lama Angel melepaskan pelukannya dan mendorong perlahan tubuh Paulonus.


" Maaf." Ucap Angel lirih


" Sstt... sudah tidak apa - apa." Jawab Paulonus sambil menghapus air mata Angel dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


Ke dua tangan Paulonus membelai wajah Angel kemudian menyentuh bibir Angel sambil menatap bibir Angel dan ingin merasakan lagi sedangkan Angel memejamkan matanya menikmati sentuhan Paulonus.


Paulonus mendekatkan wajahnya ke wajah Angel sedangkan Angel masih memejamkan matanya.


cup


Paulonus mencium bibir Angel membuat Angel membuka matanya.


" Maaf ini memang terlalu cepat tapi jujur aku sangat nyaman dan aku mencintaimu." Ucap Paulonus berkata jujur.


Angel melihat tidak ada kebohongan di mata Paulonus.


" Aku juga sama, sangat nyaman dan mencintaimu." Ucap Angel jujur


cup


" Terima kasih sayang." Jawab Paulonus


Paulonus mencium bibir Angel kemudian pindah ke leher Angel meninggalkan jejak kemerahan. Paulonus mendorong perlahan tubuh Angel di sofa panjang yang mereka duduki.


Paulonus menin**h tubuh Angel sambil memberikan tanda kemerahan di leher dan membuka kancing kemeja milik Angel satu demi satu.


" Aku mohon berhenti." Mohon Angel sambil menahan hasratnya karena Paulonus tahu letak sensitif seorang wanita.


" Aku akan tanggung jawab." Bisik Paulonus dengan suara berat.


Paulonus yang sudah lama tidak melakukan hubungan suami istri terlebih melihat kemolekan tubuh Angel membuatnya gelap mata. Suasana yang sangat sepi membuat sepasang berbeda jenis kelamin yang belum resmi menikah melakukan hubungan terlarang.


Kini tubuh mereka sudah polos tanpa sehelai benangpun. Setelah di rasa cukup Paulonus memasukkan adik kecilnya yang sudah sangat tegak sempurna dan ingin dimasukkan ke goa yang paling dalam.

__ADS_1


jleb


" Akhhhhh... sakit..." Rintih Angel sambil mendorong tubuh Paulonus.


" Lama - lama enak sayang." Bisik Paulonus sambil memainkan ke dua gunung kembar milik Angel agar rasa enak mengalihkan perih bagian privasi milik Angel.


Setelah Angel tidak menangis lagi Paulonus membenamkan adik kecilnya hingga masuk ke lebih dalam. Paulonus merasakan nikmatnya sampai ke ubun - ubun karena adik kecilnya dijepit membuat dirinya seperti terasa terbang jauh.


Paulonus baru pertama kali melakukan hubungan suami istri bersama seorang gadis yang menjaga kehormatannya karena dulu sewaktu menikah istrinya sudah kehilangan kehormatannya.


******* demi ******* keluar dari mulut mereka berdua hingga satu jam kemudian lahar milik Paulonus keluar dan masuk ke dalam rahim Angel. Paulonus menggendong Angel seperti menggendong koala menuju ke kamar Angel tanpa melepaskan adik kecilnya.


Perlahan Paulonus menurunkan tubuh Angel bersamaan dengan dirinya.


" Tuan, lepaskan adik kecilmu." Pinta Angel


" Mulai sekarang kamu panggil aku dengan sebutan daddy dan aku akan memanggilmu dengan sebutan mommy." Ucap Paulonus.


" Adik kecilku masih betah di dalam jadi jangan di usir ya." Bisik Paulonus sambil bercanda.


Angel tersenyum mendengar ucapan Paulonus membuat Paulonus ikut tersenyum.


cup


" Apakah nanti aku di sebut pelakor karena telah merebut suami orang?" Tanya Angel


" Tidak, aku akan membelamu jika ada orang yang menghina dirimu." Ucap Paulonus


" Jika suatu saat istrimu ingin kembali dan mau berubah apakah tu eh daddy akan kembali padanya?" Tanya Angel


cup


" Sudah terlambat apalagi selama kami menikah hanya di isi pertengkaran dan pertengkaran." Ucap Paulonus sambil mengecup bibir Angel.


" Bagaimana denganku? bukankah daddy tidak tahu bagaimana sifatku?" Tanya Angel


" Walau kita baru kenal aku merasa sangat nyaman dan perhatianmu pada ke dua putraku membuatku semakin yakin untuk mencintaimu dan ingin segera menikahimu." Ucap Paulonus


" Sekali lagi ya?" Bisik Paulonus

__ADS_1


" Tapi pelan - pelan ya masih perih." Ucap Angel


" Ok." Ucap Paulonus sambil tersenyum


Merekapun melakukan kegiatan suami istri kembali hingga lahar milik Paulonus keluar barulah adik kecilnya di tarik kemudian berguling ke arah samping.


cup


" Sudah malam kita tidur." Bisik Paulonus sambil memeluk Angel dan mengecup bibir Angel.


Angel hanya menganggukkan kepalanya dan membalas pelukan Paulonus dan tidak berapa lama mereka pun tertidur pulas.


Malam berganti pagi Angel membuka matanya dan melihat Paulonus masih tertidur pulas sambil memeluk dirinya.


" Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku nanti jika apa yang telah kami lakukan semalam ternyata aku ditinggalkan lagi setelah aku memberikan harta berhargaku." Ucap Angel sambil membelai wajah tampan Paulonus


grep


Paulonus memegang tangan Angel yang menyentuh wajahnya kemudian mengecup punggung tangan Angel.


" Selamat pagi sayang." Ucap Paulonus sambil tersenyum.


" Pagi." Jawab Angel singkat


cup


" Percayalah padaku aku serius mencintaimu dan tidak ada niat sedikitpun untuk menduakanmu. Secepatnya kita akan menikah karena aku tidak sabar untuk memiliki dirimu wanita berharga dalam hidupku." Ucap Paulonus sambil mengecup bibir Angel.


Angel menatap mata Paulonus dan tidak ada kebohongan di matanya.


" Main sekali lagi ya?" Pinta Paulonus


Angel hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju. Paulonus yang melihat Angel memberikan lampu hijau langsung memberikan pemanasan terlebih dahulu namun ketika tubuhnya hendak disatukan terdengar suara ketukan pintu.


tok


tok


tok

__ADS_1


" Mommy, daddy." Panggil Rahul dan Raul serempak


__ADS_2