Tiga Anakku Yang Sangat Tampan

Tiga Anakku Yang Sangat Tampan
Meledakkan gedung pernikahan


__ADS_3

" Jadi mulai sekarang kamu dan ke dua putramu jangan bertemu dengan Angel. Bisa saja istrimu membatalkan perceraian dan kalian tidak bisa menikah." Ucap kakaknya.


" Tapi bukankah wanita itu sudah menandatangani surat perceraian?" Tanya Paulonus yang merasa keberatan jika tidak bertemu dengan Angel wanita yang telah mengisi hatinya.


" Memang benar tapi bagaimana kalau wanita itu melihatmu dan Angel sedang berduaan dan melakukan hubungan suami istri? Dia bisa menggunakan senjata itu untuk memindahkan hak asuh ke dua anak kalian atas nama ibunya dan kakak yakin pengadilan akan memenangkan kasus wanita itu dan mendapatkan hak asuh anak kalian." Ucap kakaknya.


" Tapi dia bukan ibu yang baik untuk ke dua putra kita." ucap adiknya


" Memang benar tapi kalau kamu tetap memaksa bertemu dengan Angel tidak menutup kemungkinan istrimu akan memenangkan kasusnya dan mengambil hak asuh ke dua putramu." ucap kakaknya dengan sabar mengulangi kata-katanya agar adiknya bisa menahan hasratnya.


" Ke dua putramu bisa digunakan oleh wanita itu sebagai senjata untuk memerasmu dan jika kamu tidak setuju maka ke dua putramu akan di siksa." Sambung kakaknya.


" Kamu sudah dewasa dan sebagai kakak hanya bisa menasehatimu. Sekarang kamu ada dua pilihan yaitu pertama kamu bersabar sampai urusan perceraian selesai dan setelah selesai perceraian kalian langsung menikah dan memperoleh kebahagiaan atau pilihan ke dua yaitu menuruti hasratmu tapi berakhir sangat menyakitkan dua orang yang kamu cintai. Yaitu ke dua putramu akan di asuh oleh ibunya dan Angel mendapatkan malu karena di sebut pelakor karena telah mengganggu suami orang." Ucap kakaknya.


Paulonus memejamkan matanya sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


" Kakak tahu kamu tidak bisa mengendalikan hasratmu tapi kamu harus bisa menahannya. Anggap saja ini suatu ujian buat kalian berdua, kalau memang kalian ditakdirkan untuk bersatu pasti hal itu akan terjadi." Ucap kakaknya.


" Kapan mulai sidang?" Tanya Paulonus


" Lusa kalian akan sidang dan tenang saja dua atau tiga kali sidang kamu resmi bercerai dan langsung menikah Angel." Ucap kakaknya.


Adiknya hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Baiklah kak, aku akan turuti permintaan kakak, oh ya bagaimana dengan aset perusahaan dan properti yang seharusnya milik Angel?" Tanya adiknya


" Sudah selesai besok paman, bibi dan ke dua anaknya akan di usir dari mansion. Terlebih semua aset perusahaan dan mansion sudah atas nama Angel jadi mudah untuk mengusir mereka. Kakak juga sudah menyuruh dua orang bodyguard untuk menjaga Angel." Ucap kakaknya.

__ADS_1


" Terima kasih kak aku bersyukur mempunyai kakak sepertimu." Ucap adiknya.


" Sesama saudara saling membantu apalagi tadi kakak bekerja sama dengan Paulus untuk meretas data mereka yang lumayan susah ditembus setelah berhasil kakak baru mengetahui kalau paman Angel korupsi." Ucap kakaknya


" Tahu dari mana kak?" Tanya adiknya


" Dari Paskalis, Paskalis yang sangat pintar dalam bisnis mengetahui kalau paman Angel korupsi dan memberikan semua bukti - bukti korupsi dan mendapatkan hukuman yang sangat berat. Pertama menyiksa Angel, ke dua mengambil paksa semua harta yang seharusnya milik Angel dan yang ke tiga korupsi. Kemungkin besok pamannya di tangkap dan di penjara sedangkan bibi dan ke dua anak mereka menjadi pengemis." Ucap kakaknya


" Apakah ke dua anaknya masih kecil?" Tanya adiknya karena dirinya tidak tega kalau masih kecil


" Tidak sudah dewasa yang pertama lebih tua dari Angel dua tahun sedangkan adiknya seumuran dengan Angel. Paman, bibi dan ke dua anaknya setelah mengetahui ke dua orang tua Angel meninggal langsung menempati mansion milik orang tua Angel. Kamu sudah tahukan cerita selanjutnya." Ucap kakaknya


" Tahu kak, hidup Angel menyedihkan mantan kekasihnya selingkuh ketika Angel pulang dari rumah sakit dan di tambah Angel di usir dari mansion milik orang tuanya sendiri padahal Angel saat itu masih berduka karena ke dua orang tuanya belum ada seminggu meninggal. Aku setuju kak jika paman Angel di penjara, bibi Angel dan ke dua putra mereka menderita dan hidup di jalan menjadi pengemis. Bagaimana dengan mantan kekasih dan sahabatnya?" Tanya Paulonus yang masih kesal dengan mereka.


" Perusahaan mantan kekasihnya dan juga sahabat Angel sudah di buat bangkrut oleh Paulus dan Patrick. Besok semuanya akan menerima akibatnya." Ucap kakaknya.


" Baik kak, aku puas mendengarnya. Kalau begitu aku ingin istirahat dulu kak." Ucap adiknya.


" Ok. Ingat pesan kakak jangan turuti nafsumu." Ucap kakaknya sambil menepuk bahu adiknya.


Adiknya hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti kemudian kakak dan adik keluar dari ruang kerja. Mereka berjalan menuju ke arah kamar masing-masing.


Seminggu Kemudian


Tidak terasa sudah seminggu dan Paulonus kini sudah resmi bercerai dengan istrinya dan kini sibuk mengurus pernikahan yang ke dua dengan Angel. Hak asuh jatuh ke tangan Paulonus dan mantan istrinya mendapatkan uang yang dulu di mintanya.


Awalnya istrinya tidak setuju tapi karena banyak bukti-bukti yang kuat dan saksi kalau selama ini istrinya tidak menjalankan seorang ibu yang baik dan sering menyiksa ke dua putranya akhirnya dirinya kalah.

__ADS_1


Mantan istrinya tidak terima dan ingin naik banding tapi daddy Paulinus mengancam akan membuat ke dua orang tuanya bangkrut dan hidup miskin. Uang kompensasi yang diberikan oleh daddy Paulinus akan hangus dan terpaksa mantan istrinya menerima kekalahan.


Kini semua berkumpul di ruang keluarga membicarakan tentang acara pernikahan.


" Dua hari lagi kalian menikah jadi sabar ya." Ucap kakaknya.


" Iya kak." Jawab adiknya pasrah


" Mommy harap ini pernikahanmu yang terakhir." Harap mommynya.


" Amin. Mom." Jawab Paulonus


" Opa, oma, daddy, mommy dan paman lihat ini." Ucap Paulus tiba - tiba menunjuk ke arah laptopnya.


Semua orang langsung mendekati Paulus dan melihat di layar laptopnya. Tampak di rekaman cctv ada dua orang pria berseragam hitam berjalan ke arah gedung pernikahan di mana Paulonus dan Angel akan menikah. Mereka berdua masuk ke dalam dan memasang alat peledak membuat mereka membulatkan matanya dengan sempurna.


Daddy Paulinus langsung menghubungi orang kepercayaannya untuk menangkap dua pria itu. Selesai menghubungi daddy Paulinus menatap kembali layar laptop milik Paulus.


" Daddy, mereka sudah menekan tombol sepertinya mereka akan meledakkan gedung pernikahan paman dan bibi." Ucap Paulus


" Kak, aku akan mencoba dari jarak jauh agar bomnya tidak meledak." Ucap Patrick sambil mengutak atik laptopnya.


" Kak Paulus, coba perbesar gambar dua orang itu dan kakak retas data dua pria itu." Ucap Paskalis


Paulus mengikuti permintaan adiknya untuk memperbesar gambar dua orang itu setelah berhasil Paulus meretas data dua pria itu.


" Kakak sudah mendapatkan dua nama pria itu sekarang kakak akan menyabotase ponsel mereka agar mengetahui siapa yang menyuruh mereka." Ucap Paulus sambil mengutak atik laptopnya.

__ADS_1


__ADS_2