Tiga Anakku Yang Sangat Tampan

Tiga Anakku Yang Sangat Tampan
Ke dua orang tuamu kemana?


__ADS_3

" Kita baru saja kenal jadi lebih baik kita jalani saja dulu kalau memang kita ditakdirkan untuk bersatu pasti hal itu akan terjadi." Ucap Angel.


" Benar katamu." Ucap Paulonus sambil menghentikan mobilnya karena sudah sampai di rumah Angel.


Rahul membuka matanya karena mobilnya berhenti dan melihat Angel membuka mobil dan hendak turun dari mobil.


" Mommy." Panggil Rahul


Angel yang hendak turun dari mobil menaikkan kakinya kembali ke dalam mobil kemudian membalikkan badannya untuk menatap Rahul.


" Ada apa sayang." Panggil Angel sambil tersenyum


" Mommy tidak ikut kami pulang ke mansion?" Tanya Rahul dengan mata mulai memerah menahan air matanya.


" Rumah mommy di sini sayang." Jawab Angel.


" Bolehkah Rahul menginap di rumah mommy?" Tanya Rahul


" Maaf sayang, mommy tidak bisa." ucap Angel sambil tersenyum.


" Hiks... hiks... hiks... mommy tidak sayang Rahul." Ucap Rahul sambil menangis.


" Rahul sayang, kamu tidak bisa tidur di sini. Rahul dan Raul tidur sama daddy saja." Ucap Paulonus


" Tapi daddy.. Rahul hiks... hiks... ingin tidur sama mommy." Ucap Rahul sambil terisak.


Isakkan Rahul membuat Raul terbangun dan ikut menangis.


" Rahul dan Raul kalian laki - laki tidak boleh menangis." Ucap Paulonus mulai meninggikan suaranya.


" Hiks... hiks... hiks... tidak ada yang menyayangi kita. Lebih baik kita pergi saja kak." Ucap Raul sambil terisak


" Iya dik, kita pergi saja mommy dan daddy tidak sayang dengan kita." Ucap Rahul sambil membuka pintu mobil.

__ADS_1


" Rahul dan Raul kalian boleh kok tidur di rumah mommy." Ucap Angel


" Tapi..." Ucapan Paulonus terpotong oleh Angel


" Tidak apa - apa ayo kita keluar." Ucap Angel sambil menyentuh tangan Paulonus.


Angel turun dari mobil dan mengeluarkan kunci rumah kemudian membuka pintu utama. Angel berjalan ke dalam sambil meraba dinding untuk mencari saklar lampu.


ctak


Lampu ruang tamu menyala Paulonus dan ke dua putranya masuk ke dalam dan duduk di kursi ruang tamu sedangkan Angel menutup pintu utama.


" Kamarnya hanya ada dua, tuan Paulonus Rahul dan Raul di kamar ruang tamu." Ucap Angel


" Mommy, kami ingin tidur sambil di dongeng sama mommy seperti teman - temanku." Ucap Rahul dengan menampilkan puppy eyes.


" Iya mommy, kami ingin merasakan seperti apa rasanya." Ucap Raul dengan menampilkan puppy eyes juga.


" Aduh imutnya, baiklah mommy akan menemani kalian tapi kalian sikat gigi dulu." Ucap Angel


Singkat cerita kini Rahul dan Raul sudah sikat gigi dan membasuh wajah serta ke dua kakinya kemudian berbaring di ranjang. Angel berbaring di ranjang sambil memulai mendongeng sedangkan Paulonus duduk di kursi sambil melihat Angel bercerita di depan ke dua putranya. Tidak berapa lama Rahul dan Raul tertidur pulas kemudian Angel menutup buku cerita lalu turun dari ranjang.


" Tuan Paulonus tidak tidur?" Tanya Angel


" Aku belum mengantuk, kita mengobrol di ruang tamu." Ajak Paulonus


" Ok." Jawab Angel


Angel berjalan keluar kamar tamu dan berjalan ke arah pintu utama untuk mengunci pintu kemudian membalikkan badannya dan berjalan ke arah ruang tamu dan duduk di sofa panjang berhadapan dengan Paulonus hanya di batasi oleh meja.


" Kamu di sini sendirian?" Tanya Paulonus.


" Iya aku sendirian." Ucap Angel

__ADS_1


" Ke dua orang tuamu kemana?" Tanya Paulonus


" Dua tahun yang lalu ke dua orang tuaku dan aku dalam perjalanan menuju ke sebuah villa milik keluarga kami untuk merayakan ulang tahun pernikahan orang tuaku, namun tiba - tiba mobil yang kami tumpangi mengalami kecelakaan karena sebuah truk menabrak mobil kami dan ke dua orang tuaku meninggal di tempat sedangkan aku mengalami koma." Ucap Angel sambil menahan air matanya agar tidak keluar karena dirinya masih tidak percaya dan hatinya sangat sesak mengingat masa lalu yang sangat menyakitkan.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Enam bulan kemudian


Angel terbangun dari komanya dan melihat sekeliling ruangan sambil mengingat apa yang terjadi hingga dirinya melihat kekasihnya duduk di samping ranjang.


" Aku di mana?" Tanya Angel


" Sayang, kamu sudah sadar? tahu tidak kamu koma selama enam bulan." Ucap kekasihnya.


" Enam bulan? lalu orang tuaku bagaimana?" Tanya Angel dengan nada kuatir.


" Ya enam bulan sayangku koma dan mengenai ke dua orangtuamu meninggal di tempat." Ucap kekasihnya.


" Apa meninggal? tidakkkkkkk!!!" Teriak Angel sambil menutup ke dua telinganya sambil menangis histeris.


Kekasihnya menekan tombol darurat dan tidak berapa lama dokter datang bersama perawat dan melihat Angel histeris membuat dokter terpaksa menyuntikkan obat penenang.


Angel langsung memejamkan matanya karena pengaruh obat bius.


" Berikan semangat agar nona Angel tidak bersedih." Ucap dokter tersebut.


" Baik dok." Jawab kekasihnya.


Dokter itu hanya menganggukkan kepalanya kemudian dokter dan perawat itupun pergi meninggalkan mereka berdua. Kekasih Angel menemani Angel dan berusaha menghiburnya agar Angel tidak sedih dan terpuruk.


Tiga hari kemudian


Tubuh Angel sudah merasa enak dan ingin Angel pulang ke rumah. Seorang dokter memeriksa Angel dengan di temani oleh perawat.

__ADS_1


" Dokter saya sudah merasakan sudah sehat, bolehkah saya pulang sekarang?" Tanya Angel


__ADS_2