Tiga Anakku Yang Sangat Tampan

Tiga Anakku Yang Sangat Tampan
END


__ADS_3

Di tempat yang berbeda tepatnya di sebuah hotel mantan Angel sedang bersenang-senang dengan empat wanita di sebuah hotel namun tiba - tiba pintu kamarnya di dobrak membuat pria itu ingin marah tapi diurungkan karena yang datang polisi sedangkan para wanita ada yang melarikan diri dan ada yang bersembunyi di balik selimut karena dirinya tidak menggunakan sehelai benang pun dan ada juga bersembunyi di kamar mandi tapi semua di tahan oleh polisi dan disuruh memakai pakaian bagi yang tubuhnya tidak menggunakan sehelai benang pun.


" Ada apa ya pak?" Tanya pria itu dengan nada terkejut.


" Maaf bapak kami tangkap karena melakukan korupsi dan pernah memperkosa gadis di bawah umur." Ucap polisi tersebut sambil menyerahkan surat perintah penangkapan.


" Bapak salah tangkap." Ucap pria itu sambil memberontak ketika ke dua tangannya di borgol.


" Kami sudah mempunyai bukti rekaman cctv dan bukti kalau bapak melakukan korupsi." Ucap polisi itu.


" Saya akan telephone pengacara saya dan saya akan menuntut orang yang telah berani memfitnah ku." Ucap pria itu


" Silahkan pak, terlebih bukti kami sangat kuat sehingga bisa dipastikan bapak terkena hukuman berat. Bawa pria ini ke kantor ini bersama empat wanita ini." Perintah polisi itu yang tidak memperdulikan ucapan pria itu.


" Baik komandan." Jawab para anak buahnya


Merekapun di bawa ke kantor polisi dan dijebloskan ke dalam penjara.


xxxxxxx


Di tempat yang berbeda


Tepatnya mantan sahabatnya Angel mendapatkan kabar kalau ayahnya meninggal terkena serangan jantung akibat perusahaannya bangkrut dan bukan itu saja ibunya masuk ke rumah sakit jiwa karena selain bangkrut suami yang dicintainya meninggal membuat wanita itu pulang ke mansion milik orang tuanya.


" Siapa yang melakukan ini." Ucap wanita itu bertanya dengan orang kepercayaan ayahnya.


" Maaf nona, Tujuh puluh lima persen milik keluarga tuan Axelo mendadak di tarik." Ucap orang kepercayaan ayahnya.


" Apa?? Bagaimana bisa?" Tanya wanita itu


" Setelah kami selidiki ternyata dulu nona pernah merebut kekasih nona Angel dan bukan itu saja beberapa hari l yang lalu nona pernah menghina dan menyewa seseorang untuk melecehkan nona Angel." Ucap orang kepercayaan ayahnya.


" Tapi apa hubungannya dengan keluarga tuan Axelo?" Tanya wanita itu


" Nona Angel adalah calon istri tuan muda ke dua karena itulah ada hubungannya." Ucap orang kepercayaan ayahnya.


" Tidak, mana mungkin? kenapa sahabatku selalu beruntung aku sudah merebut kekasihnya tapi kenapa malah mendapatkan kekasih yang lebih kaya? Pantas saja beberapa hari yang lalu aku melihat sahabatku belanja barang mewah bersama dengan seorang wanita karena itulah aku menghina mereka berdua." Ucap wanita itu


" Nona tahu siapa wanita itu? Dia adalah istri tuan muda pertama Paulinus karena itulah semua saham miliknya langsung di tarik semuanya membuat perusahaan milik orang tua nona bangkrut. Maaf nona mulai sekarang saya sudah tidak bekerja lagi dan semua para pelayan dan bodyguard akan keluar dari mansion karena mansion ini akan di sita oleh bank." Ucap orang kepercayaan ayahnya sambil membalikkan badannya meninggalkan mansion tersebut.


" Tidak!!!" Teriak wanita itu


Semua penghuni mansion yang terdiri dari para pelayan, tukang kebun, bodyguard dan sopir pergi meninggalkan mansion sambil membawa barang-barang milik mereka.


" Tunggu bagaimana dengan jasad daddyku?" Tanya wanita itu


" Maaf nona, kami tidak mau mengurus jasad ayah nona karena kami hampir dua bulan tidak di gaji. Jadi urus saja sendiri jasad ayahmu, salah siapa keluarga nona senangnya menghambur-hamburkan uang tanpa memikirkan gaji kami." ucap kepala pelayan


" Masih bersyukur kami tidak menuntut karena sudah hampir dua bulan kami tidak di gaji." Ucap salah satu pelayan


" Tapi rugi kalau kita tidak terima bayaran, lebih baik kita pakai saja wanita ini." Usul salah satu bodyguard


" Benar juga anggap saja sebagai bayaran." Ucap temannya yang bekerja sebagai bodyguard.


" Terserah kalian saja apa yang kalian lakukan, kita para perempuan pergi saja toh perhiasan milik mereka sudah kita ambil." Ucap kepala pelayan.


Semua pekerja wanita pergi meninggalkan mereka termasuk kepala pelayan meninggalkan para pria yang masih di mansion.


" Kalian jangan macam-macam.!!" Teriak wanita itu


Para pria tidak memperdulikan teriakan wanita yang dulu dianggap sebagai nona majikannya. Merekapun melakukan secara bergantian hingga wanita itu pingsan tapi mereka tidak memperdulikan hal itu. Setelah mereka puas mereka semua pergi meninggalkan wanita itu sendiri dengan tubuh yang awalnya mulus kini lebam - lebam.


Setelah setengah jam kemudian wanita itu tersadar dari pingsannya dengan tubuhnya yang terasa remuk.

__ADS_1


" Awas kamu Angel akan aku balas semuanya. Kamu akan mengalami apa yang kualami dasar Angel si***n." Maki wanita itu.


Setelah tenaganya terkumpul wanita itu berusaha berdiri dan berjalan menaiki anak tangga dengan perlahan untuk membersihkan dirinya.


Singkat cerita kini wanita itu sudah memakai pakaian santai dan mulai mengambil pakaiannya dan dimasukkan ke dalam koper untuk pergi dari mansion.


" Aku akan coba hubungi mantan kekasihku." Ucap wanita itu


Wanita itupun menghubungi mantan kekasihnya tapi tidak di angkat.


" Huh... si*l coba aku hubungi temanku yang lainnya." Ucap wanita itu


Wanita itupun mencoba menghubungi teman - temannya tapi tak ada satupun yang mengangkat teleponnya.


" Si*l... si**l apakah mereka tahu kalau ke dua orangtuaku bangkrut makanya mereka tidak mau mengangkat. Dasar kalian semuanya di saat aku kaya kalian seperti lintah menempelku tapi di saat keluargaku bangkrut kalian pura-pura tidak mengenalku, dasar si*l." Umpat wanita itu lagi


Tidak berapa lama wanita itupun turun dari anak tangga sambil membawa koper dan menatap sedih melihat jasad ayahnya yang sudah mulai bau mungkin karena dosanya yang terlalu banyak makanya jasad tersebut cepat bau hanya Tuhan yang tahu.


Tidak berapa lama terdengar pintu di buka secara paksa. Dua puluh orang masuk ke dalam mansion tersebut dan membentuk barisan seorang pria tampan berjalan dengan angkuh dan dingin sambil menutup hidungnya.


" Kamu putrinya tuan Tio?" Tanya salah satu bodyguard


" Iya benar, tuan - tuan siapa?" Tanya wanita itu dengan nada takut


" Ayahmu banyak berhutang pada kami tapi sayang ayahmu sudah meninggal." Ucap salah satu dari mereka melihat jasad yang berbaring dan mengeluarkan aroma bau busuk.


" Tangkap wanita itu dan pekerjakan sebagai wanita penghibur dan buang jasad pria tua itu ke jurang karena aku tidak ingin mansion milikku menjadi bau." Perintah pria tampan itu sambil membalikkan badannya dan meninggalkan tempat itu karena tidak tahan akan baunya.


" Tangkap wanita itu dan buang jasad pria itu." Perintah orang kepercayaan pria tampan itu sambil berjalan meninggalkan tempat itu.


" Baik tuan." Jawab mereka serempak


" Lepaskan aku." Teriak wanita itu ketika dirinya di tangkap.


bugh


Salah satu dari mereka memukul tengkuk wanita itu hingga tidak sadarkan diri. Salah satu dari mereka membawa wanita itu seperti mengangkat karung dan yang lainnya mengangkat jasad pria itu menggunakan satu tangan karena tangan satunya menutup hidungnya dan dimasukkan ke dalam peti mati yang sudah disiapkan oleh mereka.


Mereka mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi hingga mereka sampai di tempat tujuan dan membuang peti itu ke dalam jurang yang paling dalam sedangkan wanita itu dijadikan wanita penghibur oleh pria tampan itu.


xxxxxxx


Dua Hari Kemudian


Tidak terasa hari ini Paulonus dan Angel menikah dengan pesta mewah. Senyum kebahagiaan dari pasangan pengantin baru tidak pernah lepas dari wajahnya.


Ke tiga daddy Paulinus dengan mommy Paulina berada di tempat khusus. Paulus sedang mengecek lewat rekaman cctv apakah ada musuh lain sedangkan ke dua adiknya sedang sibuk makan yang disiapkan oleh para pelayan.


" Paskalis, Patrick jangan makan terus nanti badan kalian jadi gendut." Ucap Paulus


" Aish kakak, kita kan masa pertumbuhan jadi boleh donk kita makan terus." Ucap Paskalis


" Iya nih kak Paulus, kitakan ingin cepat besar jadi bisa melindungi mommy, daddy, opa, oma, paman dan bibi." Ucap Patrick


" Terserah kalian, tapi jangan dihabiskan kakak juga lapar." Ucap Paulus


Mereka pun makan bersama sambil sekali - kali melirik ke arah laptopnya.


" Syukurlah sudah tidak ada lagi musuh." Ucap Paulus


" Iya kak, semua sudah mendapatkan hukumannya." Ucap Paskalis


" Mereka pantas mendapatkan hukuman seperti itu karena telah berani mengusik salah satu anggota keluarga kita." Ucap Patrick layaknya orang dewasa.

__ADS_1


Tanpa sepengetahuan mereka dua pasang mata menatap mereka seakan tidak percaya mereka adalah daddy Paulinus dan istrinya mommy Paulina.


" Mommy, dulu kamu ngidam apa sih kok anak kita masih kecil tapi kok gayanya seperti orang dewasa." Ucap suaminya


" Dulu mommy sering membaca novel tentang anak genius dan berharap anak yang sedang aku kandung juga genius dan daddy bisa lihat sendiri kan." Ucap istrinya


" Selain genius pikiran mereka seperti orang dewasa apalagi kata - katanya." Ucap suaminya.


" Aku juga bingung dad, anak kita seperti itu." Ucap istrinya sambil membelai perutnya yang sudah mulai membuncit.


" Anak daddy cepat lahir ya? daddy tidak sabar melihat kehadiranmu." Ucap suaminya sambil membelai perut istrinya.


" Daddy, perutku kram." Rintih istrinya sambil menggenggam tangan suaminya


Suaminya langsung menggendong istrinya sambil memanggil ke tiga putranya.


" Paulus, Paskalis dan Patrick mommy kalian sepertinya mau melahirkan kalian di sini sama oma ya." Ucap daddynya


" Aku ikut ya dad." ucap ke tiga putranya


" Tidak kamu di sini saja." Tolak daddynya sambil berjalan ke luar ruangan.


" Ada apa?" Tanya ke dua orang tuanya.


" Mommy, daddy istriku sepertinya mau melahirkan mommy temani ke tiga cucu mommy dan daddy, aku akan ke dokter." Ucap daddy Paulinus


" Biar opa yang mengantarmu ke rumah sakit


" Tidak daddy tetap di sini karena hari ini Paulonus menikah biar aku diantar sama Hendrik." Ucap daddy Paulinus sambil berjalan begitu pula dengan ayahnya.


" Baik, daddy akan panggil Hendrik dulu." Ucap ayahnya


Singkat cerita kini Hendrik dan Maria menunggu di ruang persalinan karena mommy Paulina ingin melahirkan secara normal dan di temani oleh suaminya.


" Papa perutku kram." Rintih Maria


" Bukankah waktunya dua minggu lagi?" Tanya Hendrik


" Tidak tahu, akhhhhh perutku.." Teriak Maria.


Hendrik pun memanggil perawat dan Hendrik pun sama seperti daddy Paulinus menemani istrinya melahirkan.


Oooeeee


Oooeeee


Oooeeee


Terdengar suara tangisan bayi saling bersahutan. Mommy Paulina melahirkan dua bayi berjenis kelamin perempuan begitu pula dengan Maria berjenis kelamin perempuan. Dua pasangan suami istri sangat bahagia menyambut kebahagiaan anggota baru mereka dan tidak berapa lama orang tua Paulinus dan Paulonus datang bersama ke lima cucunya Paulus, Paskalis, Patrick, Rahul dan Raul serta sepasang pengantin baru Paulonus dan Angel.


" Selamat ya kak." Ucap Paulonus dan istrinya menyalami kakak dan kakak iparnya bergantian.


" Terima kasih dik." Jawab kakaknya dan istrinya serempak.


" Selamat ya Hen." Ucap Paulonus dan istrinya menyalami Hendrik dan Maria


" Terima kasih tuan dan nyonya" Jawab Hendrik dan istrinya serempak.


" Ih cucu - cucu opa dan oma cantik - cantik." Ucap omanya sambil menggendong cucu yang pertama


" Iya lucunya." sambung opanya sambil menggendong cucu yang ke dua.


Mommy Paulina tersenyum bahagia melihat suaminya dan keluarganya mencintai dirinya. Kesedihan yang teramat dalam waktu di tinggal ibunya dan perubahan sikap ayahnya ketika menikah lagi dan kejahatan ibu tiri dan adik tiri yang ingin menguasai harta orang tuanya hingga mereka menjual ke pria hidung belang dan untungnya mereka salah kamar karena nomernya terbalik jika tidak dirinya tidak tahu akan nasibnya.

__ADS_1


Kini kesedihannya berganti dengan kebahagiaan yang teramat sangat. Mommy Paulina sangat bersyukur bisa memiliki suami yang sangat mencintai dirinya dan tidak pernah tergoda sedikitpun ketika banyak para gadis dan wanita menggodanya tapi hatinya hanya untuk istrinya seorang.


END


__ADS_2