
Aruna mengangguk, "Dulu saya pernah dijodohkan sama Abah, Abah bilang laki-laki itu soleh gitu. Eh ternyata, penampilan Syeh kelakuannya Syehtan."
Narayan langsung tertawa terbahak-bahak mendengar secuil dari kisah cinta Aruna. Aruna menatap bosnya dengan heran, sepertinya si bos begitu bahagia melihat Aruna merana, tertawanya saja full power.
"Noh Run, jadi jangan menilai orang dari penampilannya aja, itu buktinya, penampilan syeh saja kelakuan syehtan, jadi saya yang begini-begini belum tentu jahat sepenuhnya," ucap Narayan.
"Ih, nggak gitu konsepnya pak Nara, saya tau banget pak Nara ingin ngasih tau saya kalau pak Nara itu sebenarnya baik, tapi kan nyatanya? Ingin dinilai baik itu tinggal buktikan, bukan mengclaim kalau dirinya baik, kejantanan laki-laki itu bisa dilihat dari tindakannya, bukan omongan semata," cerocos Aruna. Yah di bandara pun masih juga kena ceramah.
Narayan terkekeh, "Kirain kejantanan laki-laki dilihat dari Gunawannya." Aruna langsung menepuk lengan bosnya, seperti biasa, Narayan hanya akan tergelak melihat Aruna yang mendadak menampakan wajah kesal.
Aruna melihat ponselnya, ia ingin tahu jam berapa saat ini. Setelah melihat jam, Aruna melihat ada laki-laki iseng yang DM di Instagramnya meminta kenalan. Aruna langsung membalasnya.
Panggil saja Aruna. Saya sudah makan, sudah salat, hobi rebahan, saat ini hanya menjadi beban fikiran keluarga, uang jajan perminggu 100juta, nggak ada yang marah. Kenapa? mau ghosting?
Buaya cap kuda terbang yang ada di sebelah Aruna tertawa, Aruna tidak sadar jika saat mengetik bosnya memperhatikannya, membaca apa yang ia ketik.
"Weh, bos, kenapa ketawa sih? ini tuh jurus jitu biar mereka nggak ganggu," ucap Aruna.
__ADS_1
"Kapan punya pacarnya kalau balasnya begitu terus?"
"Nggak pengen pacaran lah, tapi cita-cita saya ingin dicintai laki-laki seperti Ali Bin Abithalib, ah halu banget ih." Aruna menggelengkan kepalanya.
"Memangnya seperti apa sih cintanya Ali?" Narayan jadi penasaran.
Baru saja Aruna akan menjawab, petugas bandara memberikan informasi jika pesawat yang akan dikendarai Aruna dan Narayan sudah siap. Mereka lalu segera chek in di loker yang sudah tersedia.
Aruna dan Narayan kini sudah duduk berdampingan, mereka menaiki pesawat bussines class agar bisa istirahat dengan nyaman sebelum mulai bekerja, karena agenda ke bali memang untuk bekerja, bukan berlibur.
"Aruna, tadi belum jawab," celetuk Narayan sambil melirik Aruna yang ada di sampingnya.
"Cintanya Ali?" Aruna terkekeh, ternyata bosnya masih penasaran.
"Ya saya ingin sekali dicintai seperti Fatimah yang dicintai Ali. Ali pernah berkata gini bos ke Fatimah waktu mau bobo, matikanlah lilin itu, bahkan bayanganmu saja tidak akan aku berikan pada orang lain. Sweet banget kan bos, benar-benar sangat menjaga marwah istrinya, dicintai sepenuh hati dan sesuci itu." Aruna jadi membayangkan deh betapa bahagianya Fatimah Azzahra. Tapi bahagianya Fatimah itu elegan, tidak sampai berteriak-teriak atau memberikan pengumuman, "My body, My choice."
Narayan menatap Aruna begitu mendalam, melihat Aruna begitu bersemangat saat bercerita membuat Narayan ikut merasakan semangat juga.
__ADS_1
"Saya juga bisa mencintai seperti itu Run," ucap Narayan. Aruna mencebikan bibirnya. Narayan selalu saja berkata mustahil.
"Cobalah, saya pengen banget liat pak bos setia sama satu wanita, kan saya adem lihatnya bos."
"Ya udah, ayo jalanin sama saya."
Aruna memutar bola matanya, bercandaan si bos suka semelekete.
"Kenapa? kok diem?"
Aruna lalu menatap bosnya, "Jika dengan janji sederhana yang diiringi bukti bisa membuat tenang, kenapa harus dibuat kecewa dengan sebuah kebohongan." Aruna bosan mendengar ajakan menikah yang keluar dari mulut bosnya. Nyatanya hanya ucapan belaka, besoknya kumat lagi. Lama-kelamaan Aruna bakal nyuruh mbah Tukiyem biar pak Nara disembur pakai ampas kinang nya, biar cepat sadar.🤣
"Kenapa? kok diem?" kali ini Aruna yang balik bertanya demikian. Hemm kapok kan bos, bingung kan mau jawab apa.
"Hoammm, ngantuk Run." Si bos malah memejamkan matanya, menghindari pertanyaan dari Aruna.
☘️☘️☘️ Bersambung...☘️☘️☘️
__ADS_1
Lanjut nanti malam yah...
Jangan lupa like, komen dan Vote.