
^^^selamat membaca Kaka cantik and ganteng š^^^
Sekarang Siska berjalan menuju ke kantin sendirian jika kalian menanyakan kemana Widya dan Adel maka Jawaban nya adalah Mereka sudah pergi kekantin duluan
Karena mereka tidak mau menunggu Siska main game MLnya itu Mereka tidak akan masuk kedalam lubang yang sama
Dalam perjalanan dia bertemu dengan Ayub, Ayub yang akan kekantin juga menawarkan kepada Siska untuk berjalan bersama ke kantin dan Siska meniyakan nya dalam perjalanan Ayub dan Siska berbicara banyak
"Ehk lo kok tumben berjalan sendiri biasanya ber 3 barang sahabat lo itu" tanya Ayub
"Hum mereka kekantin duluan, karena nggak mau nunggu gue yang lagi main game, kata mereka kalau nunggu gue lagi main game itu lama" jawab Siska seadanya
"Emang lo main game apa an" tanya Ayub
"Gue main nya game ML emang kenapa" Jawab Siska
"Ahh sama dong gue juga main game itu gimana kalau kita kapan-kapan mabar (main bersama) mau nggak?" tawar ayub
"Boleh tuh mana id lo" ucap siska dan akhirnya Mereka menukar id masing-masing
Dan mereka sudah sampai di kantin, mereka jadi pusat perhatian seisi kantin. seisi kantin terkejut melihat si Siska berjalan bersama dengan Ayub bahkan mereka ngomong bersama apakah dunia akan baik-baik saja begitulah pikiran mereka
"Gue duluan yah mau pergi ke sahabat gue" pamit siska kepada ayub
Ayub yang mendengarnya, hanya menganggukan kepalanya dan menjawab "iya ntar jangan lupa kita mabar" jawab ayub sambil tersenyum sedikit ingat sedikit
walau tersenyum sedikit seisi kantin bisa melihat nya mereka kembali terkejut karena barusan Ayub tersenyum
Hei, hello siapa yang tidak mengenal Ayub Pujiyanto seorang anak terkaya no 4 dan dia dingin dan satu lagi dia mantan ketua osis
Ayub sangat tidak suka jika ada yang mendekati nya, apa lagi yang mendekatinya adalah perempuan dia sangat anti dengan perempuan terkecuali ibunya
Dan ternyata sahabat nya Ayub pun terkejut sama hal dengan se isi kantin
apakah yang berjalan dengan Siska itu benar-benar sahabat mereka begitu lah pikiran sahabatnya ayub
Mereka tidak percaya apa yang dilihat sekarang, sahabat nya yang anti perempuan selain ibunya berjalan bahkan berbicara ke SiskaĀ yang seorang prempuan wow Daebak ini sungguh keajaiban
Mereka yang melihat Ayub datang pun, langsung memberikan pertanyaan banyak kepasa Sahabatnya itu (Ayub)
"Loh sejak kapan dekat sama siska" ujar haikal, Ayub yang mendengar nya hanya mengangkat bahu berarti dia juga tidak tau
"Loh pacaran sama siska" ucap Aditya
"doain aja, semoga jadian" jawab ayub dengan santai tidak tahu Kah Dia sahabatnya sedang ketar-ketir pengen tahu
"Jadi lo suka sama Siska sejak kapan" tanya RijalĀ kepo karena ini hari pertama temannya menyukai perempuan
"Kita bahas di markas dan sekarang kalian diam gue mau makan"
...****************...
...disisi Alvaro...
"itu sih kutub Utara jalan sama siska wow tidak bisa di percaya" ucap Guntur
"bukan nya sih kutub Utara itu nggak suka berdekatan dengan perempuan yah" ucap langit
"ya jelas lah Ayub mau jalan bersama siska, secarakan Siska cantik dan queen bullying. jangan lupa siska juga primadona disekolah ini dan tidak lupa di belakang nama Siska SMITH dan mana mungkin Ayub bisa menolak pesona nya Siska Amelie Smith" jelas Guntur ntah sama siapa dan tidak lupa guntur menekan nama Smith
Alvaro yang melihat itu ntah mengapa emosi nya naik dia tidak suka melihat Siska berdekatan dengan Ayub
Bukan cuman Alvaro yang sedang menahan emosi ke 3 Abang nya Siska juga sedang menahan emosi
Mereka tidak suka saat Siska terlalu dekat dengan seorang pria selain mereka dan ayahnya, mereka belum siap saat Siska berpacaran mereka baru saja berbaikan dan mereka butuh perhatian siska
dan begitu juga sebaliknya Siska butuh perhatian mereka, jadi kalau Siska sudah berpacaran dengan laki-laki. otomatis perhatian siska akan terbagi dan mereka tidak akan membiarkan itu terjadi
sudah cukup mereka membagi perhatian antara saudara dan ayah tidak bisa ada yang menambah lagi
...****************...
...mari balik ke Siska dkk...
Siska sekarng Sedang duduk bersama sahabat nya keadaan hening sampai saat Widya mengeluarkan suaranya memecah kan keheningan yang terjadi barusan
"loh tiba-tiba trending sama sih kutub Utara"
Siska yang mendengar ucapan Widya mengangkat alisnya jujur siska tidak tau apa maksud dari Widya
Widya yang melihat Siska kaya kebingungan hanya menhela nafas mengapa dia mempunyai teman lemot begini astaga
"Adel Lo jelasin sana sama Siska kalau gue yang jelasin sampai ayam jantan bertelur pun Siska nggak akan pernah ngerti" Adel yang mendengarnya pun langsung mengangguk
"Gini maksud si Widya lo itu sekarang jadi topik bahan gosip karena jalan dan sakaligus ngomong sama si Ayub yang notabene dingin kek kutub Utara" jelas Adel
Siska yang mendengar nya bingung memang nya mengapa kalau dia berjalan dengan Ayub
__ADS_1
"Memang nya ada yang salah kalau gue jalan sama sih ayub" tanya Siska
"Astga iya sayang ada yang salah,salah nya karena sih Ayub juga populer seperti Alvaro, Alvaro populer karena dia ketua basket dan memiliki wajah tampan dan dari keluarga terpandang, dan jangan lupa Alvaro memiliki teman-teman yang tampan juga jadi tambah lah populernya Alvaro dkk, Disisi lain Ayub adalah mantan ketua osis Ayub juga tak kalah tampan dan Ayub juga memiliki teman-teman tampan juga" ucapan adel berhenti untuk mengambil nafas dan melanjutkan
"Jika loh tanya siapa peringkat ketampanan pertama maka jawabannya adalahĀ Alvaro dan kedua ayub, Tapi ayub dia dingin dia tidak menyukai kalau ada perempuan yang mendekatinya Sedangkan Alvaro bermulut pedas dan kejam dan dingin juga sih"
Siska mendengarnya itu pun mengangkat alis dan berkata "jadi"
"Makanya semua warga sekolah terkejut melihat lo dan Ayub jalan dan bahkan ngomong bersama nah Sekarang sampai sini lo paham yang gue jelasin jika lo nggak paham-paham juga gue timpuk juga loh sama sepatu gue" ucap Adel
"Oh gitu Iyah gue paham walau dikit" ucap Siska dan membuat Adel melotot tidak percaya apa katanya hanya sedikit lalu dia menjelaskan panjang kali lebar dan tinggi itu buat apa
Sedangkan Widya dia tersenyum kecut dia sudah tau ini akan terjadi jika masalah seperti ini Sahabat satunya itu akan lemot makanya dia tidak mau menjelaskan nya kek Siska
Adel ingin memarahinya tapi langsng ditahan karena bell sekolah sudah berbunyi pertanda masuk kelas istirahat pertama udah selesai
...****************...
Skip sekarang Siska sudah pulang dan dia langsung membersihkan tubuhnya karena dia ingat kalau dia punya janji dengan Riana
Tak tak bunyi Langkah kaki berbunyi "Abang aku keluar dulu yah" izin Siska
"Mau kemana emangnya" tanya rasya
Soalnya Rasya penasaran mau kemana adiknya itu, apa lagi melihat penampilan Siska yang begitu rapi dan mmmm sangat cantik
Tapi bukan Siska namanya yang langsung menjawab begitu saja "ada deh Abang nggak perlu tau" setelah mengucapkan nya Siska Langsung pergi meninggalkan Abang nya yang berteriak-teriak memanggil namanya
...****************...
...Sedangkan disisi lain...
Seorang pria sibuk memilih pakaian jas atau pakaian santai yang akan dia kenakan untuk bertemu dengan gadis yang menarik perhatian nya
"Leonnn" teriak seorang pria
"yah tuan, anda ada perlu apa" tanya Leon, karena tadi Leon sedang bersantai malah Mendengar tuan berteriak memanggil namanya
"Menurut mu aku cocok pakai pakaian apa jas atau pakaian santai saja" tanya seorang pria itu kepada leon
"Hum menurut saya cocok keduanya tuan" jawab Leon
"Terus maksudmu aku harus memakai keduanya begitu" tanya pria dengan suara dingin
Leon yang mendengarkan pun langsung menjawab "Ti-tidak tuan maksud saya, anda cocok memakai keduanya itu adalah jika tuan memakai jas itu akan cocok dengan tuan, tapi kalau tuan memakai pakaian santai itu juga terlihat cocok dengan tuan"
"Menurut saya tuan pakai saja pakain kantor, itu cocok saat pertama kali bertemu dengan seorang gadis tuan" ucap Leon dengan mantap
"Hum begitu kah baiklah aku akan memutuskan memakai pakaian santai saja, kau sangat tidak berpengalaman Memilih baju Leon mana mungkin saat pertama kali bertemu dengan gadis, akan memakai baju kantor kau kira aku akan melihat karyawan ku, aku disini ingin melihat gadisku kau tau" ucap pria seperti mengomel saja
Leon yang mendengar nya pun hanya menghela nafas, tuan nya memanggil dan dan meminta saran dan saat dia memberikan saran tapi tuannya tidak mau dan malah mengkritik nya ą²„āæą²„
ahk sudah lah emang bawahan selalu salah Dimata atasannya, biar itu benar jika atasanya berkata salah yah tetap salah
...****************...
Siska sekarng Sedang duduk dengan model yang lolos dan mereka menunggu seseorang kata Riana sih yang mereka tunggu ini adalah yang mempunyai Gendung ini
Tak tak bunyi sepatu terdengar dan dapat dilihat lelaki tampan dengan memakai pakaian santai dan kacamata, itu sangat terlihat sangat tampan sedikit seksi
bagaimana tak dikatakan tampan dan seksi bulu mata melentik, hidung mancung, bibir tebal merah alami, rahang yang tegas, dan 2 kancing yang terbuka
Semua nya berdiri dan otomatis aku juga berdiri
Mata Siska bertemu dengan lelaki itu tapi Siska Langsung memutuskan kontak mata karena Siska merasakan aneh pada dirinya
Dirinya hanya melihatnya bola mata pria itu tapi mengapa jantung nya berdetak kencang sekali, apakah dirinya memiliki penyakit jantung
ingatkan dia untuk sehabis dari sini, akan langsung ke rumah sakit untuk memeriksa jantungnya
Sekarang semua sudah duduk dan dapat kita lihat Riana yang sedang berbicara
"Ohya saya disini mengucapkan selamat kepadanya kalian 10 orang yang lolos dan menjadi model tapi, modal utama kita adalah Siska Amelie Smith dan kalian yang terpilih jangan terlalu senang, ini baru permulaan dan permainan sebenarnya akan dimulai Minggu depan, kalian saya undang disini karena saya ingin mengenalkan pemilik gedung dan usaha ini"
"Silahkan perkenalkan diri pak" ucap Riana dengan sopan
"Perkenalkan nama saya adalah ANGGARA PRAMATA ALEXSANDER kalian bisa memanggil saya pak Angga" ucap pria tampan dengan nada dingin yang bernama Angga
"Dan saya adalah Leonardo Dicaprio asisten pak Angga dan kalian bisa panggil sana pak Leon" sebelah kiri sebelah pak angga
...****************...
seorang perempuan sedang duduk di atas ranjangnya, hari ini dia merasa hatinya sedikit sakit karena dia mengirim pesan kepada seorang cowok yang dia sukai, dia ingin mengajak cowok tersebut berjalan jalan
tapi cowok tersebut tidak membalas pesannya jangankan membalas pesannya melihat pesannya pun tidak
"Aaaa Kenapa dia tidak membalas pesanku, jangankan membalas pesan ku melihatnya pun tidak, Apa susahnya sih untuk membalas pesanku iya atau tidak" omel gadis itu sambil melihat hp-nya
__ADS_1
"Sesibuk apa sih dia sampai-sampai tidak membalas pesanku"
Kalian ingin menanyakan siapa gadis tersebut maka jawabannya adalah WIDYA
Widya mengirim pesan kepada langit mengajaknya berjalan-jalan tapi langit tidak melihat atau membalas pesan dari Widya..
Ting bunyi hp-nya Widya pertanda pesan masuk
Devan
Jalan yuk keluar kita ke pantai
Isi pesan yang dikirim oleh Devan kepada Widya
Widya yang melihat pesan dari devan pun berpikir apa dia harus menerima ajakan Devan atau tidak
Bukan apa-apa, hanya saja Adel menyukai Devan jadi dia harus berpikir dua kali untuk menerima ajakan devan karena jika dia menerimanya tanpa berpikir panjang terus adel mengetahuinya bisa-bisa dia dibuat bubur oleh Adel
Widya yang sudah memikirkannya pun, menerima ajakan devan karena dia ingin butuh pelampiasan karena langit tidak membalas pesannya, dan jika dipikir-pikir pasti Adel sekarang sedang keluar negeri Karena kan ini hari libur dan sekolahnya meliburkan 2 hari
Kenapa Widya bisa menyimpulkan seperti itu karena keluarga Adel itu sangat sering ke luar negeri entah itu pekerjaan atau mengunjungi saudaranya
...****************...
...Disisi lain...
Ting bunyi HP tersebut..
"Eh bunyi HP siapa tuh" ucap Guntur yang mendengar suara HP
"Hp gue" jawab langit
Langit melihat ke arah hp-nya tersebut, dan melihat siapa yang mengirim nya pesan, ternyata yang mengiriminya pesan adalah Widya
Dan langit melihat pesan dari Widya di layar pertama tersebut mengajaknya untuk keluar dan berjalan-jalan tapi dasarnya langit yang bodo amat tidak ingin membalas atau maupun melihat pesan di Whatsaap dari Widya
"Apa katanya" tanya Devan kepada langit karena Devan tidak sengaja melihat yang mengirim pesan tersebut adalah Widya
Langit yang mendengar pertanyaan Devan pun menjawab "Dia pingin ngajak gue keluar"
"Terus lu nggak mau, atau enggak berniat balas pesannya"
"Nggak" jawab langit dengan santai
"Kenapa" tanya Devan dengan nada dingin, Devan tidak suka dengan sikap langit yang mencueki Widya
langit yang mendengar suara devan dengan nada dingin pun, langsung mengerti dengan situasi dan dia langsung berdiri dan memberikan kode kepada Devan untuk mengikutinya
sedangkan Devan yang melihat dan mengerti pun langsung mengikuti langit yang berjalan ke arah belakang markas
"Mereka berdua kenapa dah, kayak lagi ada masalah gitu, apalagi tadi devan berbicara dingin sama langit dan enggak biasanya langit cuek gitu" tanya Guntur entah kepada siapa
"Ntah, gue juga nggak tahu" jawab Nabil
"Sebentar kita tanya sama mereka" ucap Rasya yang diangguki kepala oleh Alvaro, Guntur dan Nabil
Mereka penasaran, apa yang terjadi dengan Devan dan langit karena devan dan langit tidak pernah mempunyai masalah atau berbicara satu sama lain dengan nada dingin dan saki cuek
Oh iya Alvaro dkk berada di markas mereka mempunyai geng dan nama geng tersebut akan author sebutkan di chapter berikut biar lebih sedikit misterius begitu š
Mari kita balik ke Devan dan langit
"Gimana lo ajak Widya keluar bersama dan gue ajak Adel jalan bersama gue, gue tahu Adel ngirim pesan sama loh dan isi pesannya sama seperti Widya" ucap langit yang tiba-tiba
Devan yang mendengar ucapan langit pun terdiam dan berpikir apa yang diucapkan langit ada benarnya juga
Devan tidak ingin keluar bersama Adel tapi Devan ingin keluar bersama Widya
sedangkan langit tidak ingin keluar bersama Widya, langit ingin keluar bersama adel
"Ok gue setuju"
langit yang mendengar ucapan Devan pun langsung mengambil handphonenya mengirim pesan kepada Adel untuk mengajaknya keluar dan ternyata Adel setuju
Begitu juga dengan devan, dia mengirim pesan kepada Widya untuk mengajaknya keluar ternyata Widya pun setuju
"Gue saranin lo ajak widya di tempat jauh dari pegunungan, karena gue dan Adel akan pergi ke pegunungan" ucap langit kepada Devan
devan yang mendengar ucapan langit pun merasa bingung, emang kenapa kalau dia dan Widya juga ikut di pegunungan. Devan yang merasa bingungĀ pun langsung bertanya kepada langit "kalau gue ajak Widya ke pegunungan emang kenapa sih"
"Lo bego atau gimana sih, loh tahu kan Widya ngajak gue jalan tapi gue nggak balas ajakannya, dan gue lebih milih jalan sama Adel"
"Dan loh juga tau Adel ngajak loh jalan tapi malah sebaliknya seperti gue, dan Lo mau persahabatan Adel dan Widya hancur gara-gara kita" ucap langit kepada Devan
Devan yang mendengarnya pun mengerti arah pembicaraan langit
"Oke, gue ajak Widya ke pantai" ucap devan
__ADS_1