
...selamat membaca Kaka cantik and ganteng etsss tunggu dulu kalian sehat nggak, sehat lah jangan sakit-sakittt🙂...
"lo di mana sebenarnya sih dek, gue takut loh Kenapa-kenapa ditambah lagi barusan kak Rasya mimipiin kamu ,gue takut loh pergi dan tinggalin gue" ucap frustasi Nabil yang sedang berada di dalam kamarnya sambil memegang foto Siska yang tersenyum manis
"gue belum banyak kenangan sama loh dek, jadi gue harap loh akan baik-baik saja di mana pun berada" batin Nabil
di kamar Nabil sekarang seperti kapal pecah, barang-barang yang berada di tempat nya sudah berserakan di lantai dan juga banyak sekali picahan kaca
...****************...
"apa kalian sudah mendapatkan dimana anakku berada" tanya Brayen dingin
kemarin Brayen pulang dari Jerman dan akan membuat kejutan kepada anak nya semua tapi malahan dia yang mendapatkan kejutan jika Siska anak nya sudah hilang 2 hari
Brayen yang marah pun langsung menhajar ke-3 anaknya itu (Rasya,Nabil,devan) karena tidak becus menjada adiknya, padahal Brayen sudah mewanti-wanti mereka untuk menjaga Siska karena dia sudah mendapatkan firasat buruk sebelum di pergi ke Jerman
Brayen tidak ingin pergi ke Jerman karena dia khawatir dengan keadaan Siska tapi gara-gara pekerjaan sialan itu mengharuskan dia pergi ke Jerman
setelah menhajar ketiga anaknya itu dia langsung pergi dan menyewa pembunuh bayaran untuk mencari anaknya itu
Brayen sangat khawatir jadi dia tidak peduli jika bayaran untuk menyewa pembunuh bayaran sangat mahal (helow dia ini kaya)
"maaf kami tidak bisa mendapatkan di mana lokasi anak tuan, pasti yang membantu penculik untuk menculik anak tuan bukan orang biasa" ucap salah satu pembunuh bayaran
"saya tidak peduli maupun orang itu bukan orang biasa, bukan kah kalian ada pembunuh bayaran elit mana mungkin hanya mencari lokasi di mana anakku berada kalian tidak bisa" ucap Brayen dengan dingin
"yah karena kami ada pembunuh bayaran untuk membunuh atau menyiksa korban bukan mencari dimana lokasi-lokasi orang tersembunyi" batin salah satu pembunuh bayaran
mana berani dia mengucapakan kata itu kepada Brayen Smith bisa-bisa kepala nya sudah tak ada di tubuhnya itu
"beri kami satu hari untuk mencari dimana lokasi anakmu tuan" tawaran pembunuh bayaran lainnya
"baiklah saya memberikan kalian waktu 2 jam untuk mencari dimana letak anak ku jika kalian tidak mendapatkan lokasinya, aku sendiri yang akan melepaskan kepala kalian dari tubuh kalian" ucap bryaen
sedangkan pembunuhan bayaran yang mendengar ucapan bryaen hanya menhela nafas pelan dan menggerutu di dalam hati dan mereka pergi meninggalkan Brayen
"kami meminta waktu 1 hari bukan 2 jam ༎ຶ‿༎ຶ)" batin semua pembunuhan bayaran
__ADS_1
...****************...
"bos apakah kita tidak akan menyelamatkan non Siska dari penjahat itu"tanya Leon Kepada angga yang dari tadi santai sambil mengerjakan dokumen di atas meja nya itu
"tak usah buru-buru yang penting kita sudah mendapatkan dimana keberadaan siska, aku ingin melihat apa yang di lakukan Siska Kepada penjahat yang menculiknya" ucap Angga dingin dan masih fokus kepada dokumen
sedangkan Leon hanya menkerut bingung kalau tidak usah terburu-buru, mengapa juga harus terburu-buru mencari dimana lokasi non Siska di tambah lagi anak buah mendapatkan hukum F karena hanya mendapatkan dimana lokasi non Siska seharusnya bosnya tidak menghukum mereka
...***************...
sedangkan di satu sisi Siska sekarang sudah berada di kursi "apakah kau sudah menyuntik nya sesuai perintah ku" tanya anggel yang sedang memakai sebuah topeng
sedangkan rion hanya diam saja dengan wajah datar tapi rion menjawab pertanyaan gadis bertopeng itu dengan sebuah gelengan kepala
"hahh mengapa kau belum menyuntikkan nya dasar tak becus sudah lah berikan suntik itu padaku" ucap gadis itu dengan nada kesal
rion langsng memberi kan suntik itu kepada gadis bertopeng dan langsung di terimanya gadis bertopeng
saat gadis bertopeng itu akan menyuntikkan sebuah cairan berwarna bening itu kepada Siska tiba-tiba Rion menhentikan tangan itu
"sebenarnya cairan apa yang kau suntik itu kepada dia" tanya Rion Kepada gadis itu
"yah kau benar kayanya aku sudah menyimpan rasa kepada siska" batin rion
"hah bisa kah kau menjawab pertanyaan ku saja" ucap Rion dengan nada dingin yang jarang dia keluar kan
sedangkan gadis bertopeng yang mendengar nada dingin dari Rion pun menelan ludah nya gugup karena di takut saat Rion mengeluarkan nada dingin begitu
"baiklah-baik cairan bening ini hanya obat pelemas itu saja tapi boong hahaha" ucap gadis itu dengan kata yang terakhir berada di dalam hatinya
setelah mengatakan itu dia langsung menyuntikkan cairan bening itu kepada Siska
"oke kerjamu bagus sekarang tugas mu selesai,jadi kau tinggalkan aku bersama dia dan gajimu sudah ku transfer" ucapnya
rion hanya menganggukan kepala dan pergi dari situ tapi rion masih sempat melihat kearah Siska yang sedang menutup matanya
rion khawatir ada apa-apa kepada Siska karena sudah 2 hari ini Siska tidak makan di tambah dengan obat pelemas
__ADS_1
sedangkan siska hanya menyimak saja karena keadaan nya sekarang sangat lemas bagaimana dia tidak lemas dari kemarin dia hanya di beri minum oleh Rion dan tidak di beri makan dan ditambah saat gadis bertopeng itu menyuntikkan
rasanya Siska tidak bisa menggerakkan tubuhnya yang lemas ini, dan entah mengapa Siska tidak bisa mempertahankan kesadaran nya
sebenarnya rion ingin memberikan makanan kepada Siska tapi Siska menolaknya karena Siska takut kalau Rion akan ada dalam masalah jika membantunya
setelah peninggalan Rion gadis bertopeng itu langsung beraksi
PLAK.. BANGUN BYUUR
gadis itu mengguyur air Kepada siska yang sedang pingsan dan otomatis Siska sadar dari pingsannya itu
"apakah kau sudah bangun" ucap nya
Siska hanya bomat (bodoh amat)/cuek apakah gadis di hadapannya ini buta dia kan sudah melihat kalau dirinya ini sudah membuka matanya berarti dia sudah bangun mengapa harus di pertanyakan lagi
gadis itu melihat Siska yang cuek pun langsung emosi mengapa Siska tidak mengangis
PLAk..gue nggak suka loh acuhin gue
cuih Siska membuang ludahnya kearah muka kearah gadis itu, karena Siska sudah dibuat kesal dari tadi dia dipukul dan ntah kenapa tubuhnya tidak bisa di gerakan
gadis bertopeng yang menerima tindakan dari Siska pun di buat se emosi-emosi nya tanpa basa basi gadis itu langsung membenturkan kepala Siska kearah dinding dan membuat Siska pingsan
...****************...
rion sekarang sedang berada di markas berkumpul dengan anggota inti dari ganster yang dia ketuai sekaligus sahabat nya
"eh Rion Napa loh diam saja, ke sedang mikir perempuan aja loh"tanya Aldo sahabat nya
"yah gue lagi mikir perempuan" balas Rion dengan jujur
sedangkan Sahabatnya terkejut apa Rion sedang memikirkan perempuan Wow apakah sahabat mereka sudah keluar dari dunia uangnya itu
yah semua Sahabat nya tau kalau Rion tidak suka berhubungan dengan seorang perempuan
kecuali ibu dan adiknya selain itu Rion tidak suka berhubungan dengan semua perempuan
__ADS_1
karena di dalam otaknya itu kerja,uang,kerja dan uang itu saja