Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
gpp gue juga udah suka sama dia


__ADS_3

...Selamat membaca Kaka-kaka etss tunggu dulu kalian sehat kan, sehat lah jangan sakit-sakit😁 kata-kata nya ikut di YouTube...


Haikal yang melihat Widya menganggukan kepala pun tersenyum puas dan setelah itu Haikal pergi tapi sebelum pergi Haikal mengucapkan "gue tunggu di parkiran yah"


Widya yang mendengar nya pun hanya menganggukan kepala sambil tersenyum kecil


Widya tidak menyadari jika ada seseorang yang menatapnya dengan tatapan itu sangat tajam, dan yang menatapnya tajam adalah devan


bukan Widya yang menyadari tapi Adel, Adel menyadari kalau devan melihat Widya dengan tatapan tidak suka dan tajam dalam pikiran Adel "apakah Devan menyukai Widya"


tapi entah kenapa Adel tidak merasakan sakit hati atau cemburu karena mendapati Devan melihat kearah Widya


dan disitu juga langit melihat ke arah Adel langit tidak suka saat Adel melihat kearah devan dengan tatapan seperti itu (Hoho kau salah paham langit)


"Adel yuk kita pergi" ajak Widya kepada Adel yang dari tadi diam saja


Adel yang mendengarnya pun hanya menganggukan kepala dan mereka berdua pergi ke kelas mereka


...****************...


Sekarang Siska dkk berada di dalam kelas Sekarang waktunya istirahat kedua tapi mereka tidak pergi ke kantin entah karena apa


Ting bunyi hpnya Siska


Siska langsung mengambil hp-nya dan melihat siapa yang mengirim pesan kepada Nya wah ternyata yang mengirim pesan kepada Nya adalah pak Angga


My bos pak Angga


Kamu datang di perusahaan jam 02:00 karena kamu harus tanda tangan di kertas kerja sama perusahaan


^^^Siska^^^


^^^Pak angga gimana datang nya jam 03:00 soalnya saya pulang sekolah jam 02:30 tapi kan belum lagi mandi and makan ^^^


My bos pak Angga


Terserah kamu


^^^Siska ^^^


^^^Oke maksih pak Angga^^^


My bos pak Angga


Read..


Siska yang melihat pak Angga ngeread chat nya pun hanya mendengus kesal dan menyimpan hp-nya di sakunya dan melihat ke arah Adel dan Widya pun merasa bingung kenapa Adel dan Widya tidak ber adu bacot seperti biasanya


"Kalian berdua tumben diam" tanya Siska kepada ke-2 sahabatnya itu


Widya dan Adel mendengar pertanyaan Siska pun langsung melihat satu sama lain dan mereka melihat kearah Siska lagi mengangkat bahu mereka

__ADS_1


Siska yang mendapatkan respons atas itu pun hanya mendengus dan bertanya sekali lagi "gimana sama PDKT kalian berdua"


"B aja" ucap bersamaan widya dan adel


"Lah kenapa"?


"gue kalau nge-chat sih kak Devan Kakak lo jangankan dibalas dilihat aja enggak, gimana mau PDKT nya" ucap Adel yang sedikit kesel


"Gue juga sama kalau nge-chat sama si langit nggak sama sekali di balas chat gue" ucap Widya sambil melihat kan isi chat nya kepada Siska dan adel, dapat di lihat chat itu banyak sekali tapi 1 pun chat tidak di balas oleh langit


Siska yang mendengar itu pun bingung, karena dia selalu mendapati langit dan Devan selalu melihat kearah Adel dan Widya itu bisa di bilang kalau Devan dan langit juga tertarik dengan ke-2 Sahabatnya itu kan


Atau jangan-jangan ahk bisa jadi "gue mau nanya sama kalian berdua dan kalian berdua jawab jujur sejujurnya" tanya Siska kepada sahabatnya


Adel dan Widya yang mendengar nya pun menganggukan kepala


"Adel loh kalau ngechat langit di balas Nggak?" Tanya Siska


"Iyah di balas, bahkan langit cepat amat ngebalas chat gue" ucap Adel sedangkan Siska menganggukan kepala


"Terus Widya, Kakak gue ( Devan ) juga pernah balas chat loh nggak"


"Iyah pernah, bahkan kak Devan selalu chat gue" jawab Widya


Sedangkan Siska yang mendengar nya pun menganggukan Kepala sekali lagi dan dia mengerti


"Menurut gue Kakak gue (devan) dan kak langit tertarik sama kalian berdua, tapi langit tertarik sama loh Del, sedangkan Kakak gue (devan) tertarik sama loh wid" ucap panjang lebar Siska


"Iyah" ucap Siska


"Wid loh nyaman nggak kalau dekatan sama Kakak gue (devan)" tanya Siska


Widya yang mendengar pertanyaan Siska pun terdiam dan Melihat kearah Adel, Widya takut Adel akan sakit hati dengan pertanyaan Siska yang blak-blakan


Adel yang melihat Widya melihat kearah nya pun mengerti dan mengucapkan kata "loh jawab jujur aja gue nggak akan sakit hati mau pun marah kok"


Widya yang mendengar nya pun menghela nafas lega Widya kira Adel akan marah dan merasakan sakit hati "iya gue nyaman kalau dekatan sama Abang loh (Devan)"


"Terus Adel loh juga nyaman nggak sama Kak langit"


"Iya gue juga nyaman" jawab Adel seadanya karena dia juga merasakan nyaman saat berdekatan dengan langit


"Fiks kalian berjodoh" ucap Siska dengan senang


"Maksud loh" ucap bersamaan adel dan widya


"Kak Devan suka sama loh Wid dan loh sebenarnya juga suka sama ka Devan tapi loh nggak nyadar, karena selalu berfikir kalau kak langit suka sama Lo" ucap Siska kepada Widya


"Begitupun sebaliknya sama kaya Widya, loh juga Del suka sama ka langit dan kak langit juga suka sama loh"


"jadi selama ini kita salah paham gitu" tanya Widya kepada Siska dan di angguki kepala oleh Siska

__ADS_1


"Ah gue nggak masalah sama ka langit karna gue juga kaya nya udah ada rasa suka sama ka langit" ucap Adel


"Gue juga nggak masalah gue juga kek nya udah ada rasa suka sama ka devan" ucap widya"


sedangkan Siska menganggukan kepala puas akhirnya dia bisa menyelesaikan masalah sahabatnya


"Dan sekarang bagian loh jawab sejujur-jujurnya pertanya kita berdua" ucap Widya di angguki kepala oleh Adel


Siska yang mendengar nya pun merasa kan firasat yang tidak enak dan bertanya was-was kepada ke-2 Sahabatnya ini "apa"


"Loh punya hubungan apa sana alvaro" tanya Adel


"Gue sama Alvaro nggak punya hubungan apa-apa" jawab jujur siska karena kan dia dan Alvaro kan memang tidak mempunyai hubungan


"Boong, terus kenapa loh sama Alvaro gunain kosa kata aku-kamu an di kantin tadi" tanya Widya


Sedangkan siska yang mendengar nya pun menghela nafas panjang dia malas untuk menjelaskannya apalagi saat itu Alvaro menangis dan memeluk nya


Kring-kring bunyi bel pulang


"Kau lah penyelamatan ku bel sekolah" batin Siska


"Ehk udah pulang, gue pergi dulu yah" ucap Siska dan berlari dari kelas


"Ckck dia kabur" decak Widya


"Ini gara-gara bel nih, nggak tau apa nih lagi bahas masalah penting eh dia malah berbunyi" kesal Adel karena gara-gara bel sekolah Siska lepas dari pertanyaan mereka berdua


"Gimana kita buat rusak aja tuh bel sekolah mau nggak" ajak Adel kepada widya


"Boleh lah, udah lama juga gue nggak buat masalah" jawab Widya


Dan mereka berdua tersenyum miring ntah apa yang mereka berdua pikirkan tapi siap-siap lah pasti ujung-ujungnya bencana


...Hai-hai gimana ceritanya...


...****************...


...Episode berikutnya...


..."Pak Angga punya perusahaan tapi kenapa mobilnya mogok sih" kesal Siska yang sedari tadi menolak mobil pak Angga yang mogok...


..."Kamu jangan bawel deh, bahkan kamu anak orang kaya ke-3 mobil nya aja bisa mogok" ucap Angga ...


..."Ihk kesal, ehk kenapa pak Angga nggak nelpon sekertaris pak Angga aja dan suruh kirim mobil untuk menjemput kita" ucap Siska...


..."Mau nya gitu tapi handphone saya dan dompet saya ketinggalan di perusahaan saya" ucap Angga yang mendorong mobil nya...


..."Kemarin Ayub yang lupa bawa dompet dan sekarang pak Angga Yang lupa aaah gue lapar dan gue nggak mau cuci piring" batin Siska yang frustasi ...


...Angga yang melihat Siska bengong pun mengucapkan "Ehk jangan bengong, buruan dorong disana ada bengkel" ...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2