Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
pemain ingin bermain dengan pelatih


__ADS_3

...Selamat membaca Kaka cantik and ganteng ๐Ÿ˜ etsss tunggu dulu kalian sehat nggak, sehat lah jangan sakit-sakit๐Ÿ™ƒ...


Di dalam toilet sekolah Widya sedang memarahi seorang gadis yang menabrak tubuhnya dan berakibat pantatnya yang seksi mencium lantai


"loh kalau jalan pakai Mata dan pakai tuh kaki yang benar kaki untuk berjalan, mata untuk melihat supaya lo nggak akan nabrak orang lain lagi" ucap Widya yang memarahi


"Ups gue sengaja nabrak loh hahah" ucap seorang gadis itu


Widya yang mendengar nya pun emosi "wah Dinda loh kayaknya udah lupa siapa gue, Apa perlu lagi gue kenalan sama lo"


Sedangkan Dinda yang mendengar nya pun mengigil ketakutan tapi dia langsung melawan ketakutan tersebut, karena Dinda berniat melabrak Widya alasan nya hanya sepeleh yaitu Devan


akhir-akhir ini Dinda melihat Devan selalu berdekatan dengan Widya musuh bebuyutan nya, dan Dinda lebih panas saat mendengar warga sekolah mendukung Devan dan Widya berpacaran


Dinda menyukai Devan dari kelas 10 tapi Devan selalu menolak cintanya, seluruh sekolah ini tau kalau Dinda bucin terhadap Devan


Jadi menurut Dinda adalah Devan hanya untuknya, jika devan tidak menjadi miliknya maka Widya pun tidak bisa


"Gue nggak akan pernah ngelupin loh, loh kan seorang gadis yang hanya menumpang tenar terhadap nama keluarga loh, bahkan kalau Keluarga loh nggak Memiliki derajat tinggi gue yakin loh nggak akan sombong seperti ini, dan gue ingetin sekali lagi sama lo jauhin Devan" ucap Dinda sambil menunjuk wajah Widya


Widya yang mendengar nya pun hanya cuek dan menurunkan jari telunjuk Dinda tak lupa juga dia sedang tertawa


"hahaha loh bodoh atau bagaimana, namanya keluargaku guna apa dong kalau aku mempunyai keluarga kalau tidak menumpang tenar dan masalahnya kenapa lo yang sewot kan gue nggak numpang tenar sama keluarga loh yang masih dibawa derajat gue upss dan loh siapa yang berani berani banget nyuruh gue jauhin Devan bahkan loh bukan babunya Devan" ucap Widya dengan pedas


Sedangkan Dinda yang mendengarnya pun emosi, tapi tiba-tiba dia mengucapkan kata "Maafkan aku, aku tak sengaja menabrakmu" ucap seorang dinda dengan kepala menunduk dan nada lembut yang dibuat-buat


sedangkan Widya yang mendengar ucapan dinda itupun hanya mendengus dengan jijik karena mendengar suara dinda yang di lembut-lembutkan, menurut nya itu seperti suara monyet


"Loh kenapa tadi aja ke gorila dan sekarang ke monyet" ucap Widya karena dinda meminta maaf sambil menundukkan kepalanya dia pikir gue ada di lantai apa


Dinda yang mendengar Widya yang menyamakan monyet, gorila dengan nya pun mengepal kan tangan


"Maafkan hiks aku, aku betul-betul hiks tidak sengaja hiks menabrak mu" ucap gadis sambil menangis

__ADS_1


Widya yang melihat dinda yang berada di hadapannya pun menangis bingung kenapa dia menangis apakah wajahku menyeramkan hey itu tidak mungkin kalian pikir wajah cantikku ini menakutkan hello perawatan wajah ku mahal yah


Author: sombong amat


"Hee kenapa lo malah nangis apa loh kesambet sama wewek gombel disini wah mau-mau nya tuh wewek gombel masuk di tubuh loh, mana sampai minta maaf sama gue lagi" ucap Widya dengan PD (percaya diri)


Dinda yang mendengar ucapan Widya pun hanya mengucapakan kata sabar dalam hatinya demi rencana nya "hiks jangan pukul aku hiks kumohon hiks sakit" ucap Dinda ahh lebih tepat seperti nya berteriak


Widya yang melihat itu pun semakin dibuat bingung tapi saat mendengar langkah kaki yang banyak dan akan menghampiri Mereka pun dia langsung mengetahui rencana dinda yang ada dihadapannya sambil menangis bombay


"lohh pikir loh yang pintar buat rencana keginian, wah-wah pemain ingin bermain dengan pelatih maka kau akan kalah" ucap Widya dengan tersenyum miring


Dinda yang ada di hadapannya pun bingung apa yang di katakan oleh Widya dan selanjutnya nya dinda terkejut apa yang dilakukan oleh Widya


Widya mengajak-ngajak rambutnya sendiri setelah itu dia mengeluarkan isi baju nya dan tak lupa sampai situ widya mengambil tangan Dinda dengan paksa dan menamparkan nya di wajah nya sendiri setelah itu Widya duduk di lantai dan terdengar lah suara teriakan


"DINDA APA YANG LO LAKUKAN SAMA WIDYA HAAA!! Teriak Devan yang sedang berlari kecil dan tak lupa ada teman-teman nya Devan dan Widya


"Ti-tidak kalian s-salah paham i-ini tidak seperti yang kalian lihat " ucap dinda dengan gugup


"maksud lo nggak salah paham kayak gimana loh nggak bisa lihat keadaan Widya kaya gimana" ucap dingin Devan kepada Dinda setelah mengucapkan kata itu dia Devan langsung mengangkat Widya dan membawa ke UKS


PLAK...tamparan Adel mendarat dengan cepat di pipi nya Dinda


"Kalau terjadi apa-apa sama sahabat gue habis lho di tangan gue" ucap Adel


"Bukan di tangan Adel saja lo dan keluarga lo akan habis ditangan gue juga" ucap Siska dan pergi dari situ tak lupa Adel pun mengikuti


Dinda yang ditinggal sendiri pun menggeram marah ternyata ini maksud ucapannya Widya ah kenapa dia kalah satu langkah sama Widya, dan lebih parahnya Siska mengancam keluarganya juga ditambah citranya di hadapan Devan hancur gara-gara Widya


...****************...


...Skip UKS...

__ADS_1


Widya sekarang sedang beristirahat dan disitu juga ada Alvaro dkk Siska, Adel dan bisa dilihat muka Devan sangat khawatir


"Ehem Menurut gue kalian pergi aja ke kelas karena udah jam masuk entar Widya gue dan Siska yang akan menjaganya" ucap adel kepada Devan


Sedangkan langit yang mendengar ucapan Adel pun merasa kalau Adel cemburu karena melihat raut wajah khawatir devan terhadap Widya pun langsung keluar dari UKS


Adel yang melihatnya pun mengkerut bingung ada apa dengan nya


Author: dasar nggak pekaan


Tap-โ€โ€


Sebelum Devan melanjutkan ucapannya pun Adel memotongnya "percaya sama gue Dan Siska"


Devan yang mendengarnya pun hanya mengangguk pasrah dan keluar dari UKS tersebut diikuti Alvaro, Nabil Rasya


"bangun loh Jangan sampai gue timpuk pakai bantal ini Lo pikir gue bodoh apa" ucap Siska kepada Widya yang sedang memejam kan matanya


"Ya elah lo Sis gue juga mau drama lu malah ngehancurin" ucap Widya yang bangun dari tidur nya tidak tidur sih hanya pura-pura tidur


"Gue yakin ini rencana loh kan mana mungkin seorang Widya dibully oleh musuh bebuyutannya" ucap Adel kepada Widya


Adel dan Siska mengetahui sifat sikapnya Widya dan mereka tidak mempercayai kalau Dinda membully seorang Widya jika itu benar pasti dunia akan terbalik


"Hahaha ternyata kalian Masi mengenal ku, bagaimana rencana gue bagus bukan"


"Hum lumayan, tapi gue kagak suka cara loh,karna dengan cara begini loh terluka" ucap Siska dengan perhatian


"Betul apa yang di ucapkan oleh siska dan Menurut gue itu bagus bangat sumpah, apalagi gue nampar Dinda dan berkata sok bijak lagi. Seolah-olah loh betul di buly" ucap Adel yang menunjuk kearah Widya


Sedangkan Widya tersenyum kecil karena dia bersyukur mempunyai sahabat yang perhatian kepadanya


...Hai hai gimana ceritanya nya bagus nggak semoga kalian betah๐Ÿ˜...

__ADS_1


__ADS_2