
...Selamat membaca Kaka cantik and ganteng etss tunggu dulu kalian sehat nggak sehat lah Jangan sakit-sakittt...
Sekarang ini Rion sudah berada dalam ruang yang tertata ummm mungking bisa di bilang baik atau tidak ahk ruangan ini hanya bisa di bilang berdebu saja itu saja ok oh atau Rion salah dia salah menambah kan kalau ruangan ini banyak sekali serangga
Rion bertanya-tanya anggel mendapatkan ruang seperti ini dengan membeli nya kan karena ruangan ini bisa di bilang seperti apartemen tapi berkesan sudah lama kosong dan jika betul anggel membeli nya mengapa ruangan ini sanggat kotor dan anggel tinggal dimana sebenarnya
Karena Rion tau satu apertemen satu saja sudah sangat mahal bahkan bisa membeli mobil 2 dan mana mungkin anggel membeli 2 apertemen karena dia tau anggel itu bukan wanita yang kaya-kaya bangat ohya Rion lupa kalau anggel mempunyai orang tua pasti anggel tinggal bersama orang tuanya
Dan tentang apertemen ini pasti sudah di beli untuk korban-korban yang anggel siksa
Rion berjalan menuju ke seorang gadis tertidur dengan damai dia memperhatikan gadis itu dan satu kata untuk menggambarkan nya
'Cantik'
Rion yang sadar dengan pikirannya pun langsung menggelengkan kepala nya untuk mengusir yang ada di pikirannya itu
Dan tidak lama rion Melihat gadis itu menggeliat dan perlahan-lahan dia membuka mata nya dapat di lihat kalau gadis itu hanya memandang ruang kosong itu dengan tatapan humm biasa aja
Rion bingung kenapa gadis itu tidak panik dan takut seperti gadis yang di culik yang di lihat oleh rion gadis itu hanya tenang dan biasa aja
Siska yang sadar pun membuka mata perlahan-lahan dan Siska melihat di ruangan ini dengan tatapan biasa aja
"Jadi gini rasanya di culik, kok kaya B aja yah mana pantat gue sakit karena lama duduk di kursi" batin Siska
__ADS_1
Siska yang sedang mengeluh lewat batin nya pun merasa ada yang menatap nya jadi di mengedarkan pandangan nya oh jadi yang melihat nya ada seorang pria hum tampan
"Mengapa loh ngeliat gue kek gitu Iyah gue tau gue cantik tapi biasa aja dong natap nya atau loh jatuh cinta sama gue" tanya Siska kepada rion
Sedangkan Rion yang mendengar ucapan gadis di hadapannya pun bibirnya berkedut menahan tersenyum mengapa gadis di hadapannya ini sangat PD astgaa
"Mengapa kau sangat percaya diri kalau aku jatuh cinta sama loh lagian gue nggak tau nama loh" tanya rion
"Yah bisa lah kan secara nya gue ini cantik,baik, lemah lembut, suka menabung mana imut lagi" ucap Siska dengan nada sombong
"Iya iyalah gue cantik Ama imut dan Sisa nya gue boong kan gue nggak pernah bertingkah lemah lembut dan juga gue nggak pernah nabung huhuðŸ˜" batin Siska
"Dan ohya kalau loh nggak kenal gue maka kenalin nama gue Siska loh bisa manggil gue sayang, sweety asalkan jangan panggil bebby oke karena gue nggak mau di panggil itu bisa-bisa orang ngira gue bab* lagi" ucap panjang lebar Siska
Sedangkan Rion yang mendengar ucapan Siska pun tersenyum "menarik" batin rion
"Napa loh senyum senyum gitu apa betul loh jatuh cinta sama gue" tanya Siska yang polos dengan mata sedikit besar dan pipi yang sedikit tembam kepada rion dan itu jatuh nya imut
Sedangkan Rion mati-matian menahan diri untuk tidak mencubit pipi nya Siska yang sangat imut dan ohya Rion juga sedan menahan sesuatu
"Ingat anak orang lohh nggak boleh buat macam-macam Napa lagi nih mata lihat nya yang aneh-aneh astaga berdosa sekali kau mata" batin rion
Yah Dion tidak sengaja melihat gunung kembar nya Siska ingat yang di garis bawahi TIDAK SENGAJA oke ingat itu
__ADS_1
Sedangkan Siska yang melihat wajah nya Rion memerah pun bertanya "loh kenapa loh sakit Astaga Napa muka loh memerah ke gitu, loh kenapa nggak jaga kesehatan dulu sebelum nyulik gue sih"
Rion yang mendengar pertanyaan Siska pun malu tapi rion mengangkat alisnya "jadi ini intinya loh khawatir gue sakit gitu"
Sedangkan Siska menganggukan kepala nya dengan polos
Rion yang melihat jawaban Siska pun tersenyum ntah kenapa dia malah bahagia "jadi disini sebenarnya siapa yang jatuh cinta gue atau loh yah pasti lah Lo, kan loh khawatir tentang keadaan gue" ucap Rion Kepada Siska menaik turun kan alis nya berniat menggoda Siska
"Yah nggak lah, gue khawatir tentang kesehatan loh karena gue nggak mau yah ngerawat orang yang udah nyulik gue, lagian kalau loh sakit ntar gue juga yang ribet udah di culik mana harus ngerawat loh lagi gue kan nggak mau" ucap Siska dengan ringan
Sedangkan Rion yang mendengar pun hanya mendatar kan wajah nya apa kah ini DEFENISI DI TERBANGKAN LALU DI DIJATUH KAN SEJATUH-JATUHNYA
"Udah lah nggak usah bahas itu loh bisa nggak pindahin gue di sofa atau di kasur gitu pantat gue sakit nih duduk di kursi datar, kalau mau nyulik itu yang niat dong masa gue di siksa kek gini" cerocos Siska
"Yah terus loh mau kesiksa ke gimana haa!! Masih untung gue taruh di kursi nggak gue taruh di lantai yang kotor itu dan ohya nama gue rion" ucap Rion yang awalan emosi dan di akhiran ucapan nya dia malah ngenalin namanya
"Gue mau nya di siksa lebih ekstrim kaya yang gue nonton di tv-tv itu lohh dan ohya gue nggak nanya nama loh gue mau nya loh angkat gue jauhin gue dari kursi ini astga pantat gue benaran sakit elahh" ucap Siska
Rion hanya menhela nafas sabar mengapa anggel mempunyai musuh seperti ini
"Bukan gue yang akan nyiksa loh" ucap Rion yang sudah mengangkat Siska dan menuju ke kasur
"Haaa gini kan bagus gue REBAHAN Iyah gue tau bukan loh yang bakalan nyiksa gue" jawab santai siska
__ADS_1