Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
pasangan yang tertukar


__ADS_3

...Hai gimana kabar kalian nih🙃...


...Menjadi antagonis udah up dan...


...selamat membaca kaka-kaka...


Anggara Pratama Alexsander seorang CEO yang tampan dan seorang pengusaha muda karena diusianya yang baru berumur 23 dia sudah menjadi CEO yang sukses bahkan sudah memiliki perusahaan tersendiri


Dan masih banyak lagi rahasia Anggara Pratama Alexsander yang akan menanti kalian di chapter berikut nya


Angga dia banyak berbicara tapi saat di berbicara yang akan Keluar dari mulut nya itu adalah kata-kata yang dingin


Angga tidak pernah berbicara lembut, marah, sedih karena yang selalu keluar dari mulut nya adalah kata dingin


Angga tertarik dengan wanita yang bernama Siska Amelie Smith, saat dia mendengar informasi nya dari asisten nya (Leon)


Saat Leon mengatakan kalau Siska membakar hidup-hidup ganster terkuat ke 8 dan alasan dari dia membakar ganster tersebut, hanya karena Siska ingin menyalurkan hobinya saja


Wow dari situ lah seorang anggara Pratama Alexsander tertarik dengan seorang gadis


Sedikit info Angga adalah orang yang anti sekali dengan seorang perempuan bahkan dia tidak suka disentuh oleh prempuan walaupun itu Keluarga nya


Hari ini aku pulang dari kanada dan akan menemui model-model yang terpilih di Perusahaan ku


Ahh bukan menemui model yang terpilih lebih tepatnya aku ingin menemui gadis ku yang menarik perhatian ku


Di saat aku memilih pakain yang akan aku kenakan pun aku merasa bingung karena harus memilih yang mana antara pakaian santai atau jas kantor nya


Ntah kenapa aku saat ini sangat memperhatikan penampilan ku, Karena biasanya aku selalu memakai yang sudah ada di lemari tampa harus memilih seperti prempuan


Tapi saat ini aku ingin memilih pakaian yang menarik, yang aku pakai supaya gadisku akan tertarik juga padaku


Aku pun memanggil Leon untuk meminta saran dari sekertaris itu, sedikit info Leon adalah sekertaris ku, Leon yang sudah berkerja dengan ku selama bertahun-tahun


Walau begitu Leon tetap saja takut kepada ku tapi beberapa kali Leon akan mengucap kan kata bar-bar nya


...****************...


...Mari balik ke topik...


Saat Leon memberikan saran untuk memakai pakaian kantor pun dan berkata "Menurut saya tuan pakai saja pakain kantor, itu cocok saat pertama kali bertemu dengan seorang gadis tuanku"

__ADS_1


Aku tidak setuju atas ucapannya pun langsung menjawab nya dengan mulut pedasku kepadanya


Enak saja dia memberikan aku saran yang tidak bagus dan tepat, untung saja aku tidak mengikuti saran nya itu huh


Author: kau tidak tau saja sekertaris mu itu tertekan dengan sikapmu༎ຶ‿༎ຶ


Saat aku sudah sampai di aula pun langsung mengedar pengeliatan ku untuk melihat di mana gadisku itu berada


ternyata dia berdiri di tengah-tengah ke-10 model tersebut 1 kata untuk melukiskan gadis tersebut, yaitu cantik


memiliki tubuh yang tidak kurus maupun tidak gendut dan tentunya tinggi memiliki pipi tirus,mata berair, hidung mancung, bibir mungil merah alami Dia sangat ingin mencicipi bibir tersebut itu


aku yang sadar dengan pikiranku yang sedikit mesum pun langsung menggelengkan kepala untuk mengusir pikiran kotor itu dari kepalaku, tanpa sadar aku bertatapan dengan mata itu


Ntah kenapa aku merasakan jantungku berdetak lebih cepat saat aku dan dia bersitatap


"kamu milikku babby" batin Angga tersenyum smrik


...----------------...


mari kita pindah di sepasang manusia yang sedang berada di pegunungan menikmati nikmatnya udara segar dari pegunungan


"Gimana pemandangannya indah kan" tanya langit kepada Adel


"Iya indah,dan udaranya di sini juga segar"


"Menurut loh indah yang mana pantai atau pegunungan" tanya langit kepada adel


"Humm menurut gue sih yang indah adalah pantai tapi pantai terlalu banyak orang dan terlalu ramai, gue enggak suka berada ditempat yang terlalu ramai karena gue lebih suka tempat yang sunyi seperti penggunungan contoh nya, bukan hanya sunyi tapi udaranya disini juga segar tapi gue bukan tipe orang pendiam karena suka tempat sunyi hanya saja gue lebih suka di tempat yang sunyi karena itu akan nenangin pikiran gue" ucap Adel panjang lebar


langit yang mendengarkan ucapan adel pun hanya menganggukan Kepala dia mengerti ternyata adel lebih suka tempat yang sunyi daripada yang ramai dan ternyata dia tidak salah mengambil keputusannya untuk mengajak Adel ke pegunungan


"kalau loh lebih suka mana pantai atau pegunungan" tanya Adel kepada langit tapi tidak melihat ke arah langit Adel lebih fokus ke arah pemandangan indah di pegunungan


"Gue suka loh" ucap langit yang tidak sadar


"Haa apa sorry, gue nggak dengar tadi lo ngomong apa barusan" tanya Widya yang tak mendengar ucapan langit, salahkan saja langit mengucapkan kata terlalu pelan


langit yang mendengar ucapan adel pun langsung menghela nafas lega Kenapa juga mulutnya ini asal bicara saja, Untung saja adel tidak mendengar apa yang dia ucapkan


"Gue juga suka penggunungan, karena udaranya segar, dan kalau ada masalah gue akan ke sini dan berteriak sepuasnya untuk hilangin beban gue,walau nggak ngilang semua tapi gue ngerasa lega" ucap langit

__ADS_1


Adel mendengarnya pun hanya menganggukkan kepala mungkin dia akan mengikuti apa yang diucapkan langit untuk membuktikan Apa benar dia akan merasa lega saat berteriak di pegunungan


...****************...


...Sedangkan di sisi Devan dan Widya...


"Dev gue mau beli es krim, loh yang bayar yah" ucap Widya kepada devan


Devan yang mendengar ucapan Widya pun hanya menganggukkan kepala tanda setuju


"loh duduk aja di sini, ntar gue yang pesanin es krim lo mau rasa apa" tanya Devan kepada Widya


"Gue rasa--' Widya terdiam sebentar untuk berfikir dia akan pesan rasa apa yah dan akhirnya Widya mengucapakan "apa aja deh karena gue nggak milih-milih yang penting es krim"


Devan yang mendengar ucapan Widya pun bingung biasanya seorang gadis akan suka memilih rasa es krim yang akan mereka beli


"Kenapa lo nggak milih rasa es krim yang lo mau beli, kan banyak rasa yang dijual" tanya Devan yang kepo


Widya mendengar pertanyaan devan pun melihat ke arah devan dan tersenyum sambil mengatakan "menurut gue, rasa yang dijual oleh tukang es krim itu semuanya enak, gue nggak akan bisa milih Karena gue nggak akan bisa memilih diantara rasa coklat, vanila dan stroberi, jadi gue lebih memilih es krim yang orang pilih saja"


Widya memang seperti itu jika dia membeli es krim dia kan menyuruhnya seseorang untuk memilih es krim untuk dirinya


Devan yang mendengar ucapan Widya pun hanya menganggukan kepala dan berjalan kearah tukang es krim untuk membeli es krim tentunya


"Nih" ucap Devan sambil menyodorkan es krim kepada Widya


Widya yang melihatnya devan menjulurkan es krim kepadanya pun langsung menerima nya dan bertanya dengan bingung kepada devan "Devan loh mesan es krim rasa apa, kenapa warnanya kok kayak gini ya"


"Gue pesan tiga rasa yaitu coklat, vanila, dan stroberi dicampur menjadi satu rasa, katanya loh nggak akan bisa memilih diantara ketiga rasa itu kan, jadi gue pesan begitu" ucap Devan Kepada Widya


Widya yang mendengar ucapan dari devan pun tersenyum, kenapa dia tidak memikirkan itu dari dulu saja untuk mencampur ke-3 rasa es krim yang dia suka


...apakah Siska menyukai Angga?...


...dan bagaimana kisah cinta...


...Devan...


...langit...


...Adel...

__ADS_1


...widya...


...komen next yuk kalau pingin tau kelanjutannya 🙃...


__ADS_2