
...Selamat membaca Kaka cantik and ganteng etss tunggu dulu kalian sehat nggak sehat lah jangan sakit-sakittt...
saat ini Alvaro sedang memikirkan sikap Siska yang terjadi barusan mengapa pandangan Siska kosong seakan-akan jiwanya tidak ada di dalam raganya bahkan Siska bisa mengeluarkan aura yang sangat kuat
"Apa yang kau sembunyikan Siska, mengapa sekarang kau sangat sulit ditebak dan mengapa juga banyak hama-hama yang tertarik dengan mu" ucap Alvaro dengan dingin
Ingat Alvaro bukan sembarang orang, Alvaro tahu bahwa banyak yang menyukai gadisnya itu karena Alvaro menyewa anak buahnya untuk mematai-matai siska dari jauh, tapi mengapa dia tidak tahu rahasia yang disembunyikan oleh Siska ingatkan Alvaro untuk memberikan pelajaran kepada mata-matanya yang tidak becus untuk bekerja
"sial gue akan cari tahu apa yang lo sembunyiin Siska dan gue akan menyingkirkan hama-hama yang berada di dekatmu" ucap Alvaro dengan nada yang penuh dengan obesesi
Alvaro mengambil handphonenya dan menhubungi anak buah dan berkata "cari tahu tentang apa yang disembunyikan oleh gadisku dan kasih pelajaran kepada hama-hama yang terlihat mendekati gadisku tersebut,sudah cukup aku berdiam diri dan memberikan mereka waktu untuk berdekatan dengan gadisku" tanpa menunggu jawaban lawan bicaranya Alvaro langsung matikan handphonenya
"Loh hanya milik gue, jika gue nggak dapat memilikimu yang lain pun tidak berhak untuk memilikimu" batin Alvaro
...****************...
Di pertengahan jalan yang sangat sunyi itu ada 7 preman yang sedang mengeroyok satu pemuda yang memakai baju sekolah
Bugh... bugh...
"Ahk bangs*t, kalian siapa mengapa kalian keroyok gue haa!!! gue nggak ada masalah sama kalian" teriak pemuda yang memakai seragam sekolah itu yang sekarang sedang berbaring di jalan raya
"Kau tidak perlu tahu siapa kami, dan ohya kau benar kami tidak ada masalah dengan kau hanya saja kau bermasalah dengan bos kami yang perlu kau tahu kau harus menjauhi gadis yang bernama Siska Amelia Smith" ucap salah satu preman dan pergi meninggalkan pemuda yang memakai seragam sekolah itu
__ADS_1
"Sial ternyata bukan musuh perusahaan bokap gue" ucap Ayub yang sedang kesakitan itu
ya yang dikeroyok oleh preman itu adalah Ayub pasti kalian tahu kan siapa yang menyuruh nya
ayub mengambil hp-nya dan menelpon anak buahnya juga "cari tahu siapa yang mengirim preman preman tersebut untuk mengeroyok gue sendirian"
"Siapa pun loh yang nyuruh gue jauhin Siska sampai gua mati pun gue nggak akan jauhin Siska kecuali Siska sendiri yang memintanya, dan gue janji jika gue tau siapa loh gue akan mengambil mata loh dengan linggis, mematahkan tulang ginjal, dan membakar hatimu dan memberikan kepada anjing liar yang kelaparan" batin ayub yang tersenyum dengan psikopat
...****************...
"ini bagaimana apakah kita akan memberikan pelajaran kepada dia" ucap preman ke 1
"mau tidak mau kita harus memberikan pelajaran padanya lo nggak dengar apa perintah boss barusan" ucap preman ke 2
"Kukira hanya perasaanku saja yang tidak enak" ucap preman ke 4
"Apa yang kalian kawatirkan, kita ini bukan sembarang preman yang berada di pasar atau di jalan raya kita adalah preman yang diajarkan secara khusus oleh pembunuh bayaran" ucap preman ke 5 yang sedikit ragu tentunya
Yang diucapkan oleh preman ke-5 itu benar mereka bukan preman sembarangan bahkan jika 10 preman yang di luar sana sama dengan 1 preman ini
"sudah hentikan ayo kita harus menambah pasukan dan setelah kita memberikan pelajaran kepada dia, Kita harus mencari informasi tentang gadis yang disuruh oleh bos" ucap preman ke 6
"Semoga saja kita tidak salah memilih dilawan" batin para preman
__ADS_1
...****************...
di dalam ruangan yang sangat gelap duduklah seorang pria yang tampan dan gagah dengan mata tajam dan aura dingin dan jangan lupa tangannya sedang benda kesayangan nya
"Wah ternyata hama ingin bermain dengan ku, tapi mengapa dia mengirim pasukan yang sangat sedikit untukku apa dia pikir diriku ini sangat lemah" ucap seorang pria yang sedang duduk di kursinya itu dengan dingin
"Leon Menurutmu bagaimana apa harus aku memberi pelajaran kepada hama yang mulai memperlihatkan taringnya atau langsung membasminya" tanya Angga yang sedang mengelus benda kesayangan nya yaitu pisau
Nah kalian pasti tahu kan siapa dia 😉
Leon yang mendengar ucapan atasannya pun langsung meringis dengan ucapan atasan "Hum menurut saya tuan,yah anda lebih baik memberikan pelajaran kepadanya bentuk peringatan" ucap leon
"Kenapa harus peringatan Kenapa tidak langsung dibasmi saja"
yang mendengar pertanyaan tuanya pun langsung menjawab dengan tenang kalau dalam hatinya gugup "kita hanya akan memberikan pelajaran padanya Tuan supaya dia tau kalau tuan bukan sembarang orang yang mudah di singgung dan prioritas pertama kita adalah mencari apa yang disembunyikan oleh gadis yang anda sukai"
angga hampir saja lupa tentang gadis nya itu, saat ia mendapatkan laporan dari anak buahnya bahwa Siska memiliki masalah karena di sekolah dia sempat membentak sahabatnya bahkan Siska mengeluarkan aura yang sangat dingin dan yang paling menonjol adalah pandangannya kosong
Angga yang mendengar penjelasan Leon pun menganggukan Kepala "kau betul Leon dan kirimkan 5 pembunuh bayaran prefesional bunuh semua pasukan preman yang akan memberikan pelajaran kepada ku dan jangan lupa setiap kepala preman itu di penggal dan dikirimkan kepada dia"
Leon yang mendengarnya pun spontan langsung memegang lehernya, dia sudah terbiasa mendengar kata yang keluar dari atasan yaitu untuk memenggal kepala tapi entah kenapa dia masih takut "baik tuan"
..."Dia hanya milikku" batin angga...
__ADS_1