
...Selamat membaca Kaka cantik and ganteng etss tunggu dulu kalian sehat nggak, sehat lah jangan sakit-sakit🙃...
"Ihk kesal, ehk kenapa pak Angga nggak nelpon sekertaris pak Angga aja dan suruh kirim mobil untuk menjemput kita" ucap Siska
"Mau nya gitu tapi handphone saya batrei nya habis dan dompet saya ketinggalan di perusahaan saya" ucap Angga yang ikut frustasi sambil mendorong mobil nya
"Kemarin Ayub yang lupa bawa dompet dan sekarang pak Angga Yang lupa aaah gue lapar dan gue nggak mau cuci piring" batin Siska yang frustasi
Angga yang melihat Siska bengong pun mengucapkan "Ehk jangan bengong, buruan dorong disana ada bengkel"
"Punya dosa apa sih gue dari kemarin sial Mulu, kemarin mah Ayub lah sekarang mah pak Angga besok-besok nya mah siapa lagi" batin Siska yang frustasi
Siska dan Angga sudah hampir 1 jam mendorong mobil dan sepanjang jalan pun Siska selalu mengomel-ngomel
"Kata pak Angga bengkel nya tinggal dekat lah ini saya dorong mobil udah sejam tapi nggak nyampe-nyampe sih" tanya Siska kesal kepada Angga
"Saya juga tidak tau, perasaan setau saya ada bengkel di sekitar sini" jawab Angga yang seadanya karena dia lelah
"Pak saya capek huaa dan saya juga lapar" ucap Siska sambil merengek
Sedangkan Angga yang mendengar nya pun hanya menhela nafas gusar dia juga lelah dan lapar, ahh ingat kan dia untuk membawa dompet 4, 5 atau 8 kalau perlu supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali "diam lah saya tau kau lelah,karena saya juga ngerasain yang kamu rasa"
"Huaa kalau tau gini saya nggak ikut ajakan pak Angga" ucap Siska yang merengek tapi dalam perjalan mereka Siska melihat ada banyak sekumpulan orang dan bisa di bilang itu sebuah acara pernikahan, dan terbit lah senyum miring di wajah nya siska
Angga melihat senyum itu pun mempunyai firasat buruk, dan berdoa dalam hati nya "semoga tidak terjadi apa-apa"
Tapi sayang doa nya pak Angga tidak di kabulkan karena Angga sudah mendengar suara yang akan membawa bencana terhadap nya
"Pak Angga ikut saya, saya mempunyai ide yang berlian" ucap Siska yang tersenyum lebar kearahnya
Angga yang melihat Siska menariknya di acara pernikahan pun merasakan firasat yang tidak enak "kamu jangan macam-macam deh siska"
"Tenang pak saya nggak akan macam-macam hanya saja satu macam saja"ucap Siska yang tertawa kecil dengan ucapan nya sendiri
Sampai lah mereka ketempat acara itu, sekarang Siska Sedang berhadapan dengan sekumpulan ibu-ibu
"Permisi ibu,saya bisa meminta bantuan" ucap Siska kepada ibu-ibu
__ADS_1
"Bisa nak, minta bantuan apa" jawab ibu-ibu itu dengan ramah
"Begini Bu saya dan suami saya mau nelfon sekertaris kami tapi handphone kami ketinggalan di masion kami, bisa kah kami meminjam handphone ibu "ucap Siska yang sekarang sedang bergandengan di lengan nya Angga
Sedangkan Angga hanya pasrah, karena dia juga menikmati nya saat Siska mengangandeng lengan nya
"Oh tentu bisa saja nak" ucap ibu itu sambil memberikan hp nya kepada siska
"Sayang telfon lah sekertaris kita, karena aku tidak nenhafal nomor sekertaris kita" ucap Siska yang Dengan suara centil
Angga yang melihat itu sebenarnya tidak mau tapi dia melihat mata Siska melotot kerarah nya seakan berbilang ~ambil cepat dan berprilaku lah seperti diriku kalau tidak kau akan mati di tangan ku~
"Baik sayang" balas pak angga tak kalah centil tapi masih terdengar dari nada datar dari suaranya
Sedangkan sekelompok ibu-ibu yang melihat nya pun memekik senang karena mereka bisa melihat adegan uwu-uwuan dan terdengar suara bisik-bisik dari mereka
Mereka pasangan yang serasi yah..
Yang satu tampan yang satu cantik aku ingin melihat bagaimana jadi nya anak mereka..
Wah mereka Romantis sekali...
"Mengapa kita kesini, ayo pergi karena Leon akan menjemput kita sebentar lagi" tanya Angga yang melihat Siska menariknya di terbang acara pernikahan ini
"Pak Angga aku menarik mu kesini karena ini sebagian rencana ku" ucap Siska
Sekarang Siska dan angga Sedang berada di gerbang acara pernikahan tersebut, setelah menelfon Leon sekertaris nya pak angga, Siska langsung menarik Angga ke gerbang ini etss tapi Siska tidak lupa kok untuk berterima kasih kepada ibu-ibu tadi
Siska dan Angga langsung masuk ke acara dan duduk di kursi yang mereka siapkan untuk para undangan
Angga yang bingung di tambah malu pun bertanya "mengapa kau masuk ke dalam acara ini, apakah yang menikah itu adalah temanmu atau kenalanmu" bisik Angga
Siska yang mendengar nya pun langsung menjawab sambil tersenyum "tentu saja tidak, bahkan saya tidak mengenal mereka"
"Terus mengapa kita masuk di acara ini, apakah kau tak tau malu masuk di acara pernikahan dan tidak di undang mau pun bukan kenalan nya" jawab Angga yang menutup wajah nya karena dia malu
"Yah kita masuk ke acara ini untuk menumpang makan gratis lah pak angga, dan aku tidak malu pak Angga karena urat malu saya ketinggalan di rahim ibu saya" ucap Siska sambil cengengesan kearah Angga
__ADS_1
Sedangkan Angga hanya menundukkan kepala karena dia sudah terlanjur malu sangat malu, oh ayo lah apa kalian tidak malu saat pergi ke acara pernikahan seseorang yang kalian tidak kenal terus tidak di undang pergi ke acara tersebut bahkan memakan hidangan nya
Huhuhu༎ຶ‿༎ຶ depresot
"Pak Angga jangan melamun ayo makan dan setelah makan kita harus mengucapkan selamat pada pengantin yang berbahagia itu" ucap Siska yang menyadarkan Angga dari lamunannya
Tapi tak bisa di pungkiri Angga memakan hidangan tersebut karena dia juga lapar😅
"Apa harus kita pergi kesana dan mengucap kan selamat kepada mereka, bahkan mereka tidak mengenal kita" ucap Angga
"Oh ayo lah pak angga, apakah pak Angga tidak mempunyai malu, masa kita sehabis makan hidangan ini terus tidak mengucapkan selamat kepada mereka, tenang ikuti saya saja" ucap Siska sambil berjalan kearah pengantin itu
Angga yang mendengar nya pun hanya mendengus kasar apa katanya dia tidak malu, hello coba jelaskan siapa yang tidak tau malu disini huh seenak nya saja mengatakan itu
Sekarang Siska dan Angga sudah samapi di hadapan sepasang penganti itu
"Ehem wah Sinta selamat yah atas pernikahanmu semoga saja kau selalu bahagia atas pernikahan mu dengan bayu dan menbuat kan aku ponakan" ucap Siska yang sok-sok kenal
"Ohya Bayu aku juga mau mengucapakan kata selamat terhadap pernikahan kalian berdua" ucap Angga dan setelah itu mereka pergi meninggal kan sepasang pengantin itu yang sedang bingung
"Hahaha pak Angga apa kah kau melihat wajah bingung pengantin itu" ucap Siska sambil tertawa
Bahkan Angga pun tertawa "Iya Astga aku sempat gugup saat mengucapkan selamat terhadap mereka berdua"
Jika kalian menanyakan dari mana Angga dan Siska mengetahui nama sepasang pengantin itu maka Jawabannya, di muka gerbang tertulis nama mereka
...****************...
...Sedangkan disisi lain...
"Bayu apakah yang tadi mengucapkan selamat terhadap kita berdua barusan teman mu" tanya Sinta dengan bingung
"Tidak, kupikir itu teman mu karena aku melihat wanita itu seperti Akrab dengan mu" jawab Bayu tak kalah bingung
"Tapi ku pikir-pikir aku tidak meliki teman yang bar-bar seperti dia" ucap Sinta
"Tidak usah pikir kan mereka, yang kau pikirkan adalah malam pertama kita berdua"
__ADS_1
...hehe gimana ceritanya nya semoga kalian suka yah...