Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
Mengapaku Hidup Kembali


__ADS_3

...Hai kakak cantik dan ganteng mengapa aku hidup kembali selamat membaca🙃...


Engh seorang gadis bangun dari tidur dan dia melihat sekeliling dimana kah dirinya bukan dirinya sudah meninggal karena luka di kepala dan dadanya itu


Yah gadis itu adalah chandra dia tidak tau dia dimana sekarang dia melihat sekeliling oh ternyata dia sedang di kamar dan ini kamar siapa seingatnya kamar nya berwarna biru gelap tapi ini berwarna silver


Dia memegang kepalanya yang sangat sakit itu tapi tunggu mengapa tangannya sangat putih emang sih chandra putih tapi tak seputih ini


Dan tiba-tiba saja kepalanya sakit dan terputar lab memori seperti kasetdi kepalanya


"Aku mencintaimu Alvaro Bautista."


"Gue nggak cinta sama Lo paham nggak sih,asal loh tau loh itu seperti ****** yang mengejar lelaki yang tidak menyukaimu." Perkataan itu keluar dari mulut Alvaro.


"Ayah, ayah mau kemana aku mau ikut."


"Kau tidak usah ikut jika kau ikut akan ada masalah terbesar karena kau itu hanya pembawa sial."


"Abang rasya siska mau di gendong kaki Siska sakit."


"Bahkan kaki lo patah pun gue tetap nggak akan gendong lo, gue nggak suka berdekatan dengan kuman."


"Abang Nabil siska lapar yuk cari makan."


"Jika kau mati kelaparan itu adalah kebahagiaan gue."


"Bang Devan maukah kamu membantuku untuk mengisi prku."


"kenapa lo manja sekali, isi sendiri gunain otak dongkol lo itu untuk mengisi pr jangan lo memalukan nama keluarga Smith."


"Hahaha ternyata gue nggak mati tapi malah masuk kedalam novel berjudul 'antagonis' Tuhan mengapa kau suka sekali melihat ku menderita di kehidupan dulu gue menderita dan sekarang kau memberikan gue kehidupan kedua tapi harus menderita."


"Dan lebih parahnya gue jadi antagonisnya yang akan mati di tangan cowok yang di cintai dan para Abang nya dan parah sahabat mereka jangan lupa tokoh utama lelaki antagonis."


Dalam novel ini Siska mati tragis karna siska ngerencanain pembunuhan terhadap pratagonis wanita anggelia kirana seorang perempuan lemah lembut dan memiliki keluarga yang sedikit mampu tidak kismin-kismin amat


Tapi rencana Siska digagalin oleh alvaro dkk dan tokoh utama antagonis lelaki yang mencintai anggelia


"Langit sahabat Alvaro dan Abangnya menyewa 10 preman berbadan kekar untuk memperkosa siska."


"Guntur sahabatnya Alvaro dan Abangnya memaksa siska memakan makanan basi."


"Ayub sang karakter tokoh utama antagonis mencambuk badan Siska dengan kuatnya dan memaksa siska meminum racun tapi itu racun tidak menyebabkan Siska menginggal hanya saja Siska akan merasakan rasa panas dan sakit di dalam tubuhnya."


"Rasya kakak pertama nya pun ikut adil dalam menyiksa Siska dia memgunting rambut Siska dengan acak acakan dan mengiris bibirnya setelah itu dia menjahit kembali bibir yang dia iris tadi."


"Nabil kakak keduanya mengiris jari-jari tangan dan jari-jari kakinya."


"Devan kakak ketiganya langsung menembas tangan dan kakinya."


"Terakhir alvaro langsung saja menebas kepala Siska dan dalam sekejap kepala Siska bergelinding di tanah."


Setelah itu anggel hidup bahagia dengan Alvaro di akhir cerita mereka menikah dan bagaimana dengan Abang-abang siska mereka juga menikah dengan kekasih mereka dan antagonis lelaki keluar negri karena dia tidak mau melihat wanita yang dia sukai duduk di pelaminan dengan orang lain


Chandra yang mengingat jalan cerita di dalam novel ini pun hanya memasang wajah datar


Dan disini Siska terbentur kepalanya dan itu membuat dia meninggal dan di gantikan dengan jiwa chandra


Kalian mengharapkan chandra akan takut oh tentunya tidak, dia tidak akan takut karena di kehidupan dulu dia pernah mengikuti dunia bawah dan di berfrofesi sebagai pembunuh bayaran


Chandra mengingat walaupun ayahnya membencinya tapi dia selalu memberikan uang jajan perbulan 25 juta perbulan beda dengan ayahnya dikehidupan lalu


Dan dia mengambil hpnya yang tergigit apel setangah itu dia mendaftar menjadi model,artis dan Biaya pendaftarannya cukup mahal Siska membayar semuanya 20 juta


Mari kita panggil chandra dengan Siska oke 👌


Siska memasuki kamar mandi dia mau membersihkan tubuhnya dan dia akan keluar dia akan pergi di suatu tempat jika kalian bertanya mengapa Siska mau keluar padahal dia jiwa yang baru masuk


Maka jawaban nya dia sudah mendapat kan ingatan pemilik tubuh ini dan jangan lupa Siska pernah membaca novel ini di kehidupan dulunya maka dia tau tempat-tempat penting dan tak penting


30menit...


Siska sudah siap dengan pakaian celana panjang berwarna hitam dan dan baju berwarna putih dilapisi dengan jaket jins dan dia memakai topi dan masker siap untuk keluar


Tak tak bunyi sepatu siska yang turun dari tangga dengan terburu-buru ternyata diruangan tengah penuh dengan pemuda tampan lebih tepatnya sahabat abangnya


Semua yang ada di ruang tengah melihat siapa yang turun dan terlihat seorang gadis yang mereka benci sedang berjalan terburu-buru dengan memakai pakai tertutup dan sederhana itu tapi terlihat pas di tubuhnya


Siska sudah berlari kearah pintu dan lansung pergi Siska tidak sadar kalau dia sedang dipertahatikan oleh para Abangnya dan sahabatnya abangnya


"Devan siska mau kemana kayanya buru-buru gitu saking buru-buru nya dia nggak nyapa kita jangankan nyapa ngelirik aja nggak." Ucap Guntur.


Devan yang ditanya pun hanya mengangkat bahu acuh tak acuh dan berkata, "gue juga nggak tau biarkalah dia sebentar lagi juga pulang."

__ADS_1


"Lo mau nginap kan di rumah gue." Tanya Devan.


"Iyah kita mau nginap di rumah lo." Jawab Guntur.


"Ehk gimana kita keluar yuk ke markas lagian kita ngapain dirumah ini kan Masi jam 20:30." Ucap Guntur


Dan ucapan Gunturpun di setujui oleh semua orang mereka akhirnya keluar dari masion menuju kearah markas


...----------------...


Sedangkan disisi lain...


Siska sedang ada di gedung Prisia Wulandari (😁namanya diasal yah😁) di gedung ini menerima model,artis maupun dance


Siska yang dulu berada dalam novel di tawarkan menjadi model tapi dasarnya siska dulu menolaknya dan lebih mementingkan dan memusatkan perhatian nya kepada Alvaro


Tapi sebelum itu terjadi Siska yang sekarang harus mengambil nya walaupun belum ada tawaran dia yang akan datang sendiri


Karena dia berencana akan kabur dari masion Smith itu jika dia sudah sukses Siska bukannya akan mengambil model dia akan mengambil penyanyi sekaligus dance selagi bisa semua mengapa harus satu


Dia melangkah kaki memasuki gedung itu,Siska bisa melihat banyak orang disini yang beradu nasib seperti nya


1 jam menunggu gilirannya pun dia sudah di panggil Siska Amelie Smith silahkan masuk


Siska mengambil langkah pertama nya dia mendaftar menjadi model dan Hari esok dia akan pikirkan itu..


Siska sekarng sedang berhadapan dengan seorang gadis cantik yang ia yakin seorang model


"Perkenalkan namaku Riana aku berfrofesi sebagai model, namamu siapa dan berapa tinggimu dan juga umurmu, ulurkan tanganmu dan buka masker dan topimu itu." Ucapnya panjang lebar.


Aku pun langsung membuka masker dan topiku dan aku mengulurkan tanganku, kepadanya dan menjawab pertanyaannya "namaku Siska tinggiku 169 dan umurku Agustus ini 18 tahun."


Dia hanya menganggukkan kepalanya saat mendengar jawaban ku dan memegang tanganku


"Oke sekarang kau berfose di depan kamera dan berjalan bagaikan model di depan sana dan jika kau tidak bisa dan tidak menarik perhatianku, aku tidak akan meloloskan mu." Ucap nya yang the point.


Aku yang mendengarnya pun hanya menganggukkan kepalaku dan melangkah kaki


Aku sudah sampai di tempat yang dimaksudkan Riana tadi


Selesai aku bersiap-siap, aku mengangkat kepalaku berlagak seperti orang sombong dan berjalan perlahan dengan anggun dan lembut namun tegas bersamaan dan sudah dekat dengan kamera aku berfose seperti model profesonal


aku berfose tersenyum menggoda kearah kamera dan berfose menatap datar kearah kamera macam-macam fose aku keluarkan


Setelah selesai aku langsung menuju ketempat berdirinya riana dan aku menanyakan.. bagaimana aku lolos atau tidak


"Tinggimu memenuhi syarat dan kau cantik pipi tirus mata berair dan bibir tipis merah alami dan hidup mungil dan tinggi dan kulitmu halus dan putih dan tadi kau juga seperti model profesonal."


"Kamu lolos Tanpa seleksi lainnya dan Minggu depan kita akan ketemu disini kita akan pergi ke produser jam 21:30 dan ini kartu identitas kamu jangan sampai hilang."


Aku yang mendengarnya pun menganggukkan kepala dan mengucapkan, "baiklah dan kenapa aku lolos begitu saja tanpa seleksi terlebih dahulu."


"Karena kamu sudah memenuhi persyaratan yang diajukan oleh perusahaan jadi saya menerimamu tanpa seleksi apapun." Ucap riana kepada Siska


Aku yang mendengarnya pun menganggukkan kepala tanda mengerti setelah itu aku keluar tak lupa pamit kepada Riana


Akupun keluar dari ruangan itu tidak lupa juga aku memakai masker dan topiku kembali dan langsung pulang menuju kearah masion


...----------------...


Siska sekarng sedang ada di restoran dan sedang makan dia lapar dari tadi ntah kapan tubuhnya ini makan sehabis dia makan diaa langsung pulang dan tidak lupa untuk membayar


Dalam perjalanan dia malah berhenti karena di tengah jalan ada yang lagi baku hantam


Siska yang melihatnya pun hanya melihatnya dia tidak sebaik itu menolong orang karena dia lebih sayang muka nya


Mengapa dia mengatakan itu karena wajah nya ini yang akan membawanya ke jalan suksesnya


Yang di maksud siska itu


Jika Siska kena pukul ke wajah nya pun terus apa kabar modelnya


Mana mungkin dia akan menjadi model dengan wajah berwarna ungu


Siska bisa melihat dari mobilnya lelaki satu melawan 7 preman berbadan kekar dan bisa dilihat lelaki itu kalah jumlah


Sudah 15menit dia menunggu tapi belum selesai akhirnya pun Siska turun dari mobilnya dan mengangkat tangan yang sudah ada pistol dan langsung menembak kearah jantung preman itu


DOR... Ahkk satu preman mati ditempat


Preman dan pemuda satupun terkejut dengan suara tembakan dan dapat dilihat teman mereka mati ditempat dan mereka langsung melihat siapa yang menembak temannya/ preman dan dapat dilihat ada seorang gadis memakai masker dan topi yang sedang memegang pistol


"Siapa kau berani ikut camp- ahkkk DOR." Sebelum preman itu menyelesaikan ucapannya dia sudah mati.

__ADS_1


"Ck cerewet." Ucap Siska tanpa beban dia tidak tau kah dia sudah membunuh 2 preman berarti 2 nyawa.


Melihat teman-temannya meninggalkan ditembak seorang gadis itu mereka takut dan bergemetar


"Pergi dan jangan lupa bawa teman kalian sebelum kalian ku buat seperti teman kalian itu." Kata dingin itu Keluar dari mulutnya siska.


Preman yang mendengarkannya pun langsung mengangkat teman yang sudah meninggal itu dan pergi dari situ dengan cepat mereka Masi sayang nyawa


Selesai itu Siska langsung menuju kearah mobilnya tapi dia berhenti mendengar suara yang menyuruhnya berhenti


"Tunggu berhenti." Teriak seorang pemuda itu.


Siska yang mendengar itu pun langsung membalikan badannya dan mengangkat alis nya


Lelaki itu melihat respon dari seorang gadis itu pun langsung mengucapakan, "makasih yah udah tolongin gue."


Siska yang mendengarkanya pun hanya di balas dengan menganggukan kepalanya dan langsung pergi tapi sebelum pergi lelaki itu langsung menahannya lagi


"Gue, nama gue Ayub Pujiyanto nama Lo siapa." Tanya pemuda itu yang bernama ayub


Sedang siska yang mendengarkan nama itu pun langsung terkejut dan meneggang sial dia bertemu tokoh utama pria antagonis di dalam novel ini tapi dia langsung mengendalikan dirinya dan mengucapkan namanya, "nama gue siska."


Setelah mengucapkan namanya dia pergi dan tidak menunggu respon dari pria itu dan meninggalkan lelaki tersenyum penuh arti melihat kearah Siska


......................


Aku sudah sampai di masion aku melihat di sekeliling banyak motor yang terparkir disini aku melihat jam dan ternyata sudah jam 12; 01 Siska yang tidak mengambil pusing pun langsung masuk kedalam masion itu dia melangkahkan kakinya kearah kamar tapi dia harus berhenti karena ada yang menahannya


Sedangkan disisi lain Abang dan sahabatnya pun udah pulang


"Ehk bil adik lo udah pulang nggak inikan udah jam 12:02 coba Lo tanya sana sama RT loh." ucap Guntur, guntur sebenarnya belum membenci 100% siska.


Nabil yang mendengarnya pun ntah kenapa ada rasa sedikit khawatir ingat sedikit,biasanya adiknya itu kalau keluar akan minta izin kepadanya atau pada yang lain tapi ini dia tadi terlihat buru-buru


Bukan Nabil saja yang ada rasa sedikit khawatir,Abang Pertama Rasya dan ketiganya Devan pun merasakan apa yang dirasakan Nabil


Nabil berdiri dari sofa dan menanyakan kepada RT nya itu


"BI udah liat Siska pulang." Tanya nabil the point.


Bibinya yang ditanya kan itu pun langsung menjawabnya, "belum den non Siska belum pulang bahkan neng Siska belum makan dari tadi pagi."


Nabil yang mendengar ucapan bibinya itu langsung pergi dari situ tapi tak lupa berterima kasih kepada bibi nya


"Bagaimana apa kata bibi." Tanya Devan tapi sebelum Nabil menjawab Mereka sudah mendengar suara langkah kaki dan mereka melihat Siska berjalan kearah kamarnya.


Rasya Langsung menuju kearahnya dan menyentuh bahu adiknya itu dan bisa dilihat badan adik memutar kearahnya


"Lo dari mana baru jam begini pulang." tanya Rasya dengan Suara rendah percayalah sekarang rasya sedang menahan amarahnya.


Siska yang mendengarkanya pun langsung menjawab dengan ngadi-ngadi


"Bertemu dengan kekasihku dari luar negri yang pulang emang kenapa." Jawab siska sekaligus bertanya


Siska menjawab begitu karena dia tidak ada lagi alasan lain dan dia tidak mau berdebat karena dia sangat lelah..


"Kekasihmu maksudmu, bukannya lo gak punya kekasih dan setau gue loh hanya ngejar-ngejar Alvaro." Jawab Nabil


"Emang lo tau apa tentang gue bukan kah yang lo tau itu hanya cara membenci gue." Kata Siska yang langsung menusuk kearah hatinya Nabil bukan cuman Nabil saja tapi dengan kedua Kakaknya itu.


Melihat keterdiam abangnya pun langsung pergi tapi ada lagi yang menahannya lagi dan disini Siska bisa melihat ada seorang lelaki tampan


Alis tebal, hidung mancung, bibir tebal Merah alami dan rahang yang tegas dan jangan lupa matanya sedang memandang dengan tajam


"Siapa." Tanya Alvaro Siska yang mendengarkan pun bingung karena lelaki itu hanya mengeluarkan 1 kata dan Siska langsung menjawab.


"Bisakah nggak lo itu ngomong dengan jelas sori yah otak dongkol gue ini tidak sampai memikir kan cara bicara sesingkat lo itu." Ucap Siska ketus karena dia sudah sangat ketus ayolah Siska sudah ngantuk ditambah lagi dia sekolah besok.


Alvaro yang mendengarnya pun hanya mendengus ada apa dengan Siska mengapa dia berbicara ketus padanya yang tadi dia memakai kosakata lu dan gue biasanya biar udah ku caci maki dia akan tetap berbicara lembut dan itu menjijikkan


"Siapa kekasih loh." Tanya Alvaro dengan jelas sedang sahabat nya Alvaro Mendengarnya bingung, mengapa Alvaro kepo tidak seperti biasanya.


Alvaro pun tidak tahu apa yang terjadi dengannya saat ia mendengar Siska mengucapkan dia menemui kekasihnya entah kenapa hatinya memanas dan ingin menanyakan siapa kekasihnya tersebut


Siska yang mendengarkan nya pun hanya menguap dan langsung menatap Alvaro lalu setelah itu kearah abangnya dan sahabat abangnya


Dan dia menjawab, "lo tunjuk kepada Alvaro dan lo lo tunjuk Siska kepada Abang dan sahabat abangnya nggak perlu kepo dan kita tidak sedekat itu sampai gue menceritakan semuanya PAHAM." Ucap Siska dan langsung masuk kedalam kamarnya.


...Kejarlah impian kalian jangan karena mencintai lelaki dan terlalu fokus mengngejarnya kalian lupa dengan impian kalian ingat...


...Cinta boleh...


...Tapi...

__ADS_1


...bodoh jangan...


__ADS_2