
...Selamat membaca Kaka cantik and ganteng etss tunggu dulu kalian sehat nggak sehat lah Jangan sakitttttt...
Semua siswa yang mendengar ucapan Siska pun langsung memandang Angel dengan pandangan sangat sinis
Sedangkan anggel mendengar ucapan Siska yang menuduhnya pun menggelengkan kepala dengan keras dan berkata
"Nggak aku nggak hiks ngomong kaya gitu kamu hiks bohong Siska Kamu jangan hiks fitnah aku, aku tahu kalau kamu tidak suka hiks denganku tapi jangan fitnah hiks aku" ucap anggel dengan menangis
"buat apa sih siska ngefitnah loh emang ada untungnya apa, secara kan lo anak baru di sini Nggak terkenal jadi gunanya apa kalau ngefitnah loh" ucap adel dengan sinis
PLAKKK
"lo jangan berani-berani nyakitin sahabat gue ya gue kagak suka dan kalau Lo macam-macam sama sahabat gue mati loh di tangan gue" ucap Widya dengan santai seolah-olah tamparan yang dia berikan kepada Angel bukan apa-apa dan itu tidak masalah
"Sahabat gue emang nggak ada dua nya" batin Siska
"Ayo siska kita pergi dari sini, bisa Buta lama-lama kalau gue disini mah gembal satu nih" ucapin Widya dan pergi dari situ
"Ayang aku pergi dulu yah" pamit Adel Kepada Langit, langit yang mendengar ucapan adel pun tersenyum sambil menganggukan kepala
"Lebay" batin guntur,Devan,Nabil,Rasya bersamaan
"Alay" batin Rijal, Haikal bersamaan
Sedangkan Ayub/ Alvaro hanya memandang dengan datar
Setelah peninggalan Siska dkk keadaan masih sunyi tapi tiba-tiba saja Angel melancarkan aksinya
__ADS_1
"Kak hiks kalian percaya hiks sama aku kan, aku betul-betul hiks nggak pernah ngucapin hiks kata-kata kotor gitu sama siska" ucap anggel yang tertunduk
"Loh pikir kita percaya apa sama lohh, lohh mikir dong loh itu anak baru disini jadi jangan banyak tingkah" ucap haikal
"Jangan sksd deh sama kita, loh mau dekat sama kita karna mau numpang repotasi kan" ucapan pedas nabil
"Sekali lagi gue liat loh buat adik gue nangis gue nggak akan segan-segan angkat tangan sama prempuan" ucap Rasya dengan nada dingin
"Loh kalau bertingkah usahain sesuai ekonomi keluarga loh" ucap pedas Devan
"Kalian kenapa hiks malah hiks nyalahin hiks aku, kalian tau nggak yang salah itu Siska bukan hiks aku, aku disini korban, sakit tau kalau di fitnah" ucap anggel
"Loh pikir kita peduli gitu yah nggak lah, gue nggak akan peduli sama orang gembel dan nggak jelas asal-usulnya" ucap dingin Ayub
Setelah itu Mereka pergi meninggalkan Angel yang masih pura-pura menangis di situ
"Jauhi gadisku kalau kau ingin selamat" bisik Alvaro di telinga Anggel
"Awas loh Widya gue akan balas berani nya loh nampar gue di banyak orang, pipi gue sakit Bangat, dan Siska ternyata loh nggak bisa di remehin" batin anggel
Sebenarnya saat anggel masuk di sekolah ini mereka menyambut dengan baik bahkan banyak siswa yang memuji kecantikannya, imut, polos tapi di sela-sela memuji pasti ada yang selalu mengatakan
"Ahk masih Siska yang cantik" ucap siswa A
"Masih Adel yang imut menurut gue" ucap siswa B
"Hum menurut gue masih Widya yng menarik" ucap siswa C
__ADS_1
Dan masih banyak lagi, dan dari situ anggel menaruh kebencian di antara mereka ber3 karena anggel ini bisa di bilang ank manja dan semua yang di minta pasti orang tuanya selalu mengabul kannya walau Keluar mereka hidup dengan berkecukupan
Anggel suka hanya dia satu-satunya yang harus di segani dan dia mau menjadi primadona di sekolah ini seperti di sekolah nya lalu, satu hal lagi ternyata dia pertama kali melihat Ayub dan Alvaro dia langsung suka emang anggel adalah gadis egois yang tidak cukup dengan satu
Disitu dia sanggat menyukai Alvaro, Karena menurut nya Alvaro sangat tampan bahkan tubuh nya sangat kekar dan tiba-tiba pemikiran mesum datang tampa di undang
Begitu juga dia saat melihat Ayub, dia selalu memikirkan bagaimana rasa nya dia berada di dalam kamar bersama mereka ber2 ahhk sudahlah
sekarang Siska sedang berada di rumah lebih tepatnya dia sekarang sedang di kamar
...****************...
"Hahahaha emang loh kira loh bisa ekting,gue juga bisa lah mana mungkin antagonis seperti gue nggak bisa ekting, mana tadi Widya pakai segala nampar lagi di tambah ucapan Adel buehh pedas-pedas mantap wah udah nggak perlu di raguin kalau mereka ber2 antagonis dalam novel ini" ucap Siska yang sedang berbaring
Siska tau kalau anggel akan mebuat rencana untuk menjatuhkan repotasinya di sekolah dan dia inggin menggunakan rencananya ini untuk mendekati para tokoh
Tapi Siska tidak bodoh, dari awal bertemu dengan anggel dia sudh tau kalau anggel adalah pratagonis yang di gambar kan oleh author karena di novel yang Siska baca anggel memiliki bola mata yang sedikit hitam dari manusia biasa lainnya
"tapi kenapa pratagonis tingkah nya kaya gitu yah, apa gara-gara gue yang udah buat jalan cerita ini berbeda, tapi kalau boleh di bilang sih bagus dan enak juga kalau jalan cerita nya berbeda"
"Jadi ini rasanya jadi antagonis berlindung di balik topeng pratagonis, wah enak juga" ucap Siska
Ting
Siska yang lagi enak-enaknya menhayal pun langsung di sadarkan dengan bunyi hp nya
Alvaro
__ADS_1
"Apa kau masih ingat kau adalah model di perusahaan saya, saya mengaji mu bukan untuk menhayal saja, cepat datang ke alamat ini xxx"
Siska yang melihat pesan dari Angga pun meringis malu,dia lupa kalau sekarang dia sedang bekerja menjadi model di perusahaan nya pak Angga