
...Selamat menbaca Kaka cantik dan ganteng etss tunggu dulu kalian sehat gak sehat lah Jangan sakit sakitttt...
Prangg..bunyi benda yang berjatuhan
"SIAL ARGGH KENAPA KEPALA ANAK BUAH GUE TERPENGGAL DAN DI KIRIM DI MARKASKU, DAN SIALNYA LAGI TIDAK ADA SATU PUN ANAK BUAHKU YANG MASIH HIDUP UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI" teriak Alvaro
"Kira-kira siapa yang berani mengirim kepala anak buah gue ke markas, setahu ku anak buah ku yang ini akan memberikan pelajaran kepada hama-hama yang mendekati gadis ku. ahh jadi di antara mereka ada yang mengirim kan kepala ini" ucap Alvaro bukan nya takut dia malah ter senyum aneh
"ini akan sangat menarik, akhirnya gue mendapatkan lawan yang lebih menantang" batin Alvaro yang tersenyum lebih aneh dan itu sangat menakutkan, apakah kalian pikir Alvaro tidak tahu siapa yang mengirim kepala anak buahnya di markasnya ini, Hoho dia memiliki sebuah geng dan dibalik geng besarnya itu ada kekuasaan ayahnya jadi itu sangat mudah untuk mengetahui siapa yang mengirim ini
"Kristin" Panggil Alvaro
"Ya ada yang saya bisa bantu Tuan mudah" jawab seorang wanita muda yang sangat cantik berusia 21 tahun dia adalah christian Mahendra dipanggil Kristin seorang sekretaris dari Alvaro, dia bukan wanita muda yang di luar sana dia adalah pembunuh bayaran yang sangat licik
"Yah, kali ini kau akan mendapatkan tugas yang menurutku hanya sedikit sulit, tugasmu yaitu mendekati seseorang CEO cari tahu siapa dia"
"Baik tuan" setelah mengucapkan itu Kristin keluar dari ruangan Alvaro
"Siapa pun diri loj gue juga nggak takut" batin Alvaro
...****************...
Siska sekarang sedang berada di dalam kamar dua hari Dia mengurung diri dikamar entah apa yang dia rasakan
Tiba-tiba dia langsung berdiri dan pergi ke cermin dia melihat dirinya Yang seperti mayat hidup entah kenapa setelah melihat dirinya berada di cermin dia langsung sadar
"Gue nggak akan mengurung diri gue sendiri lagi dan gue nggak akan mengalah darimu, kita lihat mana yang menang antara protagonis dan antagonis, sial bodoh lo Siska mengapa lo mengurung diri dan merenungkan selama 2 hari didalam kamar pula" omel Siska kepada dirinya sendiri
"Oke rencana pertama gue yaitu menjelekan nama protagonis. Karena protagonis akan masuk ke sekolah hari ini" mengapa Siska tahu karena sebelum protagonis masuk ke sekolahnya protagonis tersebut sudah terkenal karena Siska mendengar dengar jika protagonis tersebut sangat cantik dan polos
"Menurutku ini lebih menarik" tersenyum smirk
...----------------...
__ADS_1
Siska sekarang sedang berada di dalam kelas, dia tersenyum entah itu kepada siapa, dan yang ada di dalam kelasnya itu hanya Siska dan kawan-kawan saja
"Loh kenapa sih Siska, loh nggak kerasukan kan" ucap Adel Dia bingung mengapa Siska dari tadi tersenyum
"Ho'oh, kemarin aja marah-marah enggak jelas lah sekarang senyum senyum juga gak jelas lu masih sehat kan, kepala loh nggak kebentur kan" ucap Widya yang ikutan bingung
Siska yang mendengar ucapan dari kedua sahabatnya itu bukannya marah senyumnya makin melebar "waktu kemarin gue marah-marah tolong maafin ya, gue lagi gak mood itu"
"gue kagak percaya kalau lu kemarin marah-marah hanya sebab gak mood" ucap Ayub yang mengagetkan Siska dkk
"Anj*r gue kaget dugong" ucap Adel dan langsung memukul lengan Ayub
"Loh kenapa kayak setan muncul tiba-tiba sih bangs*t" ucap Widya dengan kesal, Ayuk yang mendengarnya itu hanya bodo amat
"Etss mulutnya jangan bicara kotor dong cantik nggak sesuai dong sama wajahnya yang cantik" ucap Haikal dengan nada lembut dan mengedipkan sebelah mata kepada Widya
"Apaan sih loh kalau ngomong suka bener" ucap Widya sambil tersenyum malu-malu
"lo kalo ngomong jangan suka bener ya malu-maluin tahu nggak loh, loh kagak bisa lihat tuh Ayub sama sahabatnya ngelihat kita mana Ayub dah temen-temennya tampan-tampan lagi" bisik Widya kepada Adel sambil mencubit kecil di pinggang Adel Tapi percayalah itu sangat menyakitkan walau cubitan kecil
"Udah cukup kalian berdua diam sih pak bos mau nanya Kenapa sih Bu bos kemarin marah-marah bukan mau dengar kalian beradu argumen" ucap rizal dengan kesal Karena dia harus menahan lapar, rizal kesini dengan keadaan lapar tapi dia menahan nya karena Rizal mau tau kenapa Siska bisa semarah kemarin dan geluarin aura dingin bukan mau lihat yang ke gini
sedangkan Adel dan Widya yang mendengar ucapan Rizal pun hanya cengengesan sambil mengangkat dua jari "heheh maaf yaudah lanjutin" ucap mereka berdua
Ayub dan rizal yang melihatnya itu pun hanya memutar bola mata malas berbeda lagi dengan Haikal dia tersenyum aneh saat melihat sifat Widya dan tersenyum malu-malu kepadanya
"bagaimana Siska bisa tahan dengan dua sahabatnya ini" batin rizal
"Mereka sangat berisik" batin Ayub
"Kau milikku dan hanya milikku" batin Ayub dengan obsesi
Sedangkan siska dari tadi hanya menyimak percakapan orang yang berada di hadapannya itu, apalagi kedua gadis itu beradu argumen yang hanya sepele seperti orang gila saja sayangnya mereka sahabat Siska
__ADS_1
Huhu༎ຶ‿༎ຶ
Siska merasa ada seseorang yang melihatnya dengan tatapan menusuk, Siska langsung saja mencarinya tatapan itu ahhk ternyata yang melihatnya itu adalah Ayub
"Loh kenapa natap gue gitu" tanya Siska kepada Ayub
"Jawab pertanyaan gue" ucap Ayub
"Pertanyaan yang mana, emang lo pernah nanya" jawab Siska yang pura-pura bingung, Siska tidak ingin menceritakan mengapa dia marah-marah
"Gue nyesel gara-gara gue marah-marah nggak jelas kemarin njir" batin Siska
Rizal yang mendengar pertanyaan Siska pun hanya menghela nafas dan mengambil alih atas pertanyaan Siska barusan karena dia yakin ayub tidak akan menjawabnya
"begini Bu bos, pak bos nanya kenapa Bu bos kemarin marah-marah dan ngeluarin aura dingin mana mungkin bu bos marah-marah dan ngeluarin aura dingin karena gak mood kan" ucap Rizal yang menjelaskan dengan panjang lebar dan kesabaran penuh
"Kalian yakin mau tahu kenapa gue marah-marah dan ngeluarin aura dingin" tanya Siska kepada Ayub dkk+ siska dkk-siska
sedangkan mereka semua yang mendengar pertanyaan Siska pun hanya menganggukan kepala
"Sebenernya gue, gue diteror" ucap Siska dengan kepala menunduk
"Siapa yang nerror loh" bukan Ayub dan kawan-kawan yang bertanya seperti itu dan bukan juga Adel dan Widya yang bertanya itu, yang bertanya adalah Alvaro yang datang tiba-tiba entah dari mana Jangan lupa ada kawan-kawannya juga
"Katakan sama abang siapa yang nerror loh" ucap Rasya dan di anggukan kepala oleh kedua abangnya
"Gue nggak tahu siapa yang neror gue, dia ngirim pesan sama gue kalau gue nggak jauhin kalian semua, kalian akan berada dalam masalah, dan gue nggak ada cara lain lagi selain marah-marah dan ngeluarin aura dingin" ucap Siska dengan suara kecil dan menahan tangis
"Tapi gue sadar kalau gue nggak, nggak bisa ngejauhin kalian jadi gue putusin aja buat ngejaga kalian dari dekat" ucap Siska yang melihat semua yang berada di situ dengan mata yang penuh air mata
hai hai gimana kabar kalian. huaa gue lagi banyak tugas dan hari Senin mau ulangan tapi udah 3 hari nggak **update. ohya mohon bantuan doanya ya semoga ulangan saya lancar
#winda maksih udah ngasih pinjm nama😁☺️**
__ADS_1