Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
kesialan siska


__ADS_3

...selamat membaca kak🙃...


"Sial mobil nggak berguna gue udah beli loh mahal-mahal dan Lo mogok di tengah jalan aaah gue buang juga loh yah" ngomel Siska yang sedang menendang ban mobilnya itu


Diperjalanan pulang mobil Siska mogok dan disisni lah Siska, sedang memarahi mobilnya itu


"Kalau gue tau loh mogok gue gak akan bawa loh ke sekolah nih hari, ingat kan gue buat jual loh atau buang loh kejurang baru tau rasa loh,marah siska sambil menunjuk mobilnya Dan jangan berkata sambil membanting banting handphonenya


"ini apalagi hp gue lowbet alias mati astaga mengapa hari ini gue sial"


"Kalian berdua pasti udah sekongkol kan, buat gue merasakan penderitan dunia  ini, mana lagi loh mogok di jalan yang sepi lagi kenapa loh nggak milih jalan yang ramai sih, ini lagi loh malah mati saat di butuh kan, emang yah nggak guna ini pasti yang di namakan jika dibutuh kan akan mehilang" ngomel siska sambil menunjuk mobil dan hpnya itu biar lah kalian katakan siska sudah gila dia tidak peduli sekarang


"Terus gue pulang harus jalan kaki gitu belum juga sampai di masion gue, udah patah nih kaki dan belum lagi kalau media tau ini pasti akan ada berita begini 'seorang anak CEO yang Terkaya ke 3 pulang jalan kaki akibat mobil nya mogok dan hp nya mati' Hoho berita yang tidak bagus untuk diedarkan"ucap siska


"Yah ampun, nggak elit sekali epribadi


Mana mungkin mobil orang kaya bisa mogok kan nggak elit" ucap siska tak berdaya karena dia lapar huhu tolongin gue


"Apa ini akhir hidup gue yah mati kelaparan di sini akibat mobil nggak ada akhlak itu mogok dan hp nggak berguna itu lowbat alis mati" ucap siska yang ngadi-Ngadi yang sedang duduk sambil sandar di mobil nya


"kamu ngapain disitu, mau ngemis" ucap seseorang


...****************...


angga Sekarang sedang dalam perjalanan pulang dari kantor nya dia mengemudi dengan kelajuaan di atas rata-rata, jika kalian menanyakan dimana sekertaris nya (Leon) maka Jawaban adalan Leon sekarang sedang berada di kantor nya mengerjakan tugas yang menurut nya sedikit tapi tidak dengan leon


Di pertengahan jalan dia melihat seorang gadis marah-marah sambil menunjuk mobil dan hp nya


Dia turun dari mobilnya dan mendekati, Angga bisa melihat dengan jelas dan mendengar apa yang di katakan oleh gadis itu


"Gadis itu adalah Siska dia melihat semua dari awal saat Siska memarahi mobil dan hp nya "apa kah dia sudah gila mengapa dia memarahi benda mati" batin angga ter kekeh geli melihat kelakuan ajaib siska


angga yang sudah tidak tahan melihat wajah konyol itu pun menghampirinya dan menanyakan sesuatu pada siska


"kamu ngapain disitu, mau ngemis" ucap rey


siska yang mendengar suara yang dia kenal pun langsung mengangkat kepalanya dan melihat kalau betul dugaaan nya ahh ternyata betul orang itu adalah pak Angga atasan nya


"Huhu pak angga kau penyelamatku, kau tau mobil nggak ada akhlak itu mogok disini" ucap siska mengadu kepada Angga sambil menunjuk mobilnya


"Dan pak Angga tau hp nggak berguna itu pun lowbet alias isdet dan pak Angga tau lagi aku sedang menahan lapar, apakah pak Angga mau menolong ku dan memberikan aku makanan, ingat pak Angga aku ini adalah model utama di perusahaan mu" ucap siska dengan muka menyedihkan


Bagaimana bisa di katakan menyedihkan mata berkaca-kaca, rambut sudah aut-autan dan baju sekolah berantakan seperti gembel


Tapi bukan nya kasihan melihat penampilan siska begitu, Angga malah menahan mati-matian tawanya, Angga bingung apakah yang membakar hidup-hidup ganster terkuat ke-8 itu masih dengan orang yang sama di depannya ini

__ADS_1


"Aku tidak mempunyai seorang model yang gembel" ucap angga yang ingin mengerjai siska


siska yang mendengarnya pun, bukan nya marah, dia malah menangis sambil bergantung pada lengan angga


Jika siska sudah lapar dia akan manja kepada siapa pun itu, dia tidak peduli


"Huwaa pak Angga, aku nggak gembel yah hanya saja hiks aku coplas jadi gembel dan asal pak angga tau saja , kalau aku beneran gembel maka aku adalah gembel langka karena kenapa, karena mana ada gembel secantik aku hsssss" ucap Siska menyombongkan diri dan tidak tahu malu dia men lap ingusnya di pakaian kantor Angga


"Yah ampun siska mengapa kau jorok sekali, kau tak tau kah ini pakaian kantor baruku mengapa kau malah men lap Hingus mu di pakaianku!!!" Teriak Angga hancur sudah wajah dingin tadi


"Huwaaaa itu salah hiks pak angga sendiri mengapa pak angga hiks bilang aku gembel padahal kan aku model utama di perusahaan pak angga" ucap Siska


angga yang melihat siska menangis pun tidak tega dan langsung mengangkat kepala siska yang sedari tadi menunduk dan...


GOCAP...


angga menahan tawa saat sudah berhasil mengangkat kepala Siska dan lihat lah muka itu😅 sungguh angga ingin sekali tertawa lepas bagaimana tidak Angga ingin tertawa lepas karena wajah Siska sekarang sungguh seperti gembel, rambut yang acak-acakan, air mata mengalir, dan jangan lupa hidung yang sedang menarik hingus, tapi angga menahan nya karena dia tidak mau melihat Siska menangis lagi walau susah untuk menahan tawa yang akan keluar


"Hentikan tangisan mu itu, ayok kita pergi dan mencari kan mu makanan katanya kamu lapar dan saya akan mengantar mu pulang" ucap Angga yang sedikit melembut wah Daebak seorang Angga pengusaha yang terkenal dingin pertama kali berbicara lembut walaupun itu sedikit, wah langkah sekali


jika Leon mendengar angga mengeluarkan kata lembut walau sedikit, dia akan membuat syukuran tujuh hari tujuh malam


"Benarkah, pak Angga ingin mengajak ku makan dan mengantar aku pulang, tapi pak Angga harus membayarnya karena aku tidak membawa uang" ucap siska berharap akan membayar makanannya


"Iyah, ayo sebelum saya berubah pikiran" ucap Angga yang mendengar ucapan siska


Sedangkan Angga yang melihat Siska berlari begitu cepat pun melongo, mengapa sifat siska sangat berbeda di sekolah seolah-olah mereka orang berbeda


kalian jangan heran karena pak Angga mengetahui sifat Siska di sekolah karena Angga selalu mengirim mata-mata untuk memata-matai Siska


Angga sudah masuk kedalam mobil dan akan membawa mobilnya tapi tertahan karena siska menarik lengannya


"Kenapa?" tanya angga


"Hum pak angga terus mobil aku gimana".tanya Siska takut-takut kepada angga


"Bukan nya kamu nggak peduli sama mobil kamu itu, katanya tadi kamu mau menjual bahkan mau buang mobil itu ke jurang terus kamu kenapa masih nanya mobil kamu itu" tanya Angga yang menaik turunkan alisnya bermaksud untuk mengoda siska


Siska yang mendengarnya itu pun merasa malu ternyata pak Angga mendengarkan nya saat mengomel ngomel tidak jelas karena mobil dan hp-nya itu


"Hum tadi itu aku cuman bercanda, karena aku kesal jadi aku mengatakan itu nggak ada unsur seriusnya" ucap Siska sambil memainkan jarinya


Terus?..


"Hum pak Angga bisa telfon orang bengkel ambil mobil aku di jalan itu nggak, masa pak angga nolong orang setengah-setengah" ucap Siska tanpa malu

__ADS_1


Siska melihat ke arah Angga dan bisa dilihat angga hanya menampilkan wajah datar dan terjadilah keheningan di dalam mobil itu


"dunia ini nggak ada yang gratis" ucap Angga yang memecahkan keheningan


Siska yang Mendengar perkataan Angga pun Sedang kesal mengapa pak Angga sangat menyebal kan


"hmmm terus pak Angga mau apa, jangan yang Ngadi-ngadi yah pak" tanya siska kesal karena dia mengerti arah tujuan pembicaraan angga


angga tersenyum kecil ternyata Siska mengerti kalau dia mau balasan dari pertolongan nya


"kamu harus tolongin saya" ucap angga


"What kind of help do you want, (tolong apa)" tanya Siska


"kamu harus tolongin saya jauhin cewek yang ngejar saya di cafe xxx, saya sebentar akan meeting dengan ayahnya dan pasti dia akan mengikuti ayahnya dan akan mengganggu saya" ucap angga


"it's easy, what time and can you wait to pick me up at my masion, (itu mudah, jam berapa dan bisa nggak pak angga jemput saya di masion saya)" ucap Siska Sedangkan Angga mengangukan kepala


dalam perjalanan mengantar Siska pulang, Angga memikirkan Kenapa dia minta bantuan kepada Siska, sebenarnya dia kan bisa mengurus hanya menjentikkan jarinya saja wanita dan ayahnya itu akan lenyap dari dunia ini


"pak nggak bisa nggak saya nanya" ucap Siska kepada Angga


"hum"


"kenapa nggak urus sendiri aja wanita yang menggangu pak Angga apalagi pak Angga mempunya uang" tanya Siska bingung mengapa pak Angga tidak mengurus nya sendri yah


sedangkan Angga yang mendengar pertanyaan Siska pun dia menjawab dengan santai "selagi ada yang gratis mengapa saya harus membayar"


Siska yang mendengar jawaban santai dari Angga pun hanya mendelik kesal ternyata atasannya ini atau bisa dibilang bos nya itu sangat pelit


...****************...


...sedangkan di sisi lain...


seorang pria di kursinya sedang mengerjakan tumpukan kertas yang diberikan atasannya itu, tapi jika dilihat dengan teliti dia mengerjakan tumpukan kertas itu sambil mengomel ngomel


"kenapa aku harus mengerjakan tumpukan kertas sebanyak ini, dan Kenapa juga aku mempunyai atasan yang selalu memberikan aku tumpukan kertas ini, aku kan juga ingin seperti teman sebayaku yang sudah mempunyai istri sedangkan diriku boro-boro mempunyai istri pacar saja tidak punya karena atasanku itu selalu mengurung ku dengan tumpukan kertas ini"


jika kalian menjawab dia adalah Leon maka jawaban kalian benar sekarang Leon sedang frustasi karena mengerjakan tumpukan kertas yang banyak ditinggalkan oleh Angga


...Hai hai gimana ceritanya...


...kasian sama Leonಥ‿ಥ...


...etsss ada yang berbeda dengan Siska kalian sadar gak, kalau kalian nggak sadar jangan khawatir ataupun gelisah🤣 karena masih ada author😇, maka author akan menjelaskannya...

__ADS_1


...dari awal pertemuan Siska dan Angga Siska menggunakan kosa kata aku dan saya, Siska tidak menggunakan kosakata lo-gue ada dengan siska yah...


__ADS_2