Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
Lo dimana


__ADS_3

...selamat membaca Kaka cantik and ganteng etss tunggu dulu kalian sehat nggak sehat, sehat lah Jangan sakit-sakittt...


*Setelah mengatur nafasnya Siska mengangkat kepalanya dan tak sengaja siska melihat mata nya pak Angga saat ini sedang melihat kearahnya


"Oh tuhan jantung gue, moga jantung gue nggak loncat dari tempatnya" batin Siska berteriak


Siska memberani kan dirinya mengangkat tangan nya kearah lehernya pak Angga


"Yah seperti itu, hmm non Siska bisa nggak lihat matanya pak Angga" ucap kamera yang sekali lagi mengatur fose


Sedangkan Siska Mendengar nya pun melototkan matanya tak percaya yang dia dengar tapi tiba-tiba dia sadar dan siska tak bisa menahan untuk mencaci maki juru kamera itu di dalam hatinya


"Haa apa kah kau gila, kau tidak tau kah jantung ku sekarang sedang berdisko dan seperti akan loncat dari tempat nya haa!! Ngadi-ngadi bangat nih juru kamera nya" batin siska


Tapi Siska tidak berani mengucap kan kata yang di ucapkan di dalam hatinya dia tidak berani berprotes dan membantah karena disini di adalah model harus fropesonal dong


"Yah sekarang fose pertama sudah dapat dan ini pas sekali, fose kedua atau fose terakhir bisa kah pak Angga memeluk non Siska dari arah belakang dan non Siska berpura-pura kaget sekaligus tersenyum yah" ucap sekali lagi juru kamera


Sedangkan Siska yang mendengar nya pun langsung berteriak lewat batin nya "wah ngajak panggil baku hantam nih juru kamera kenapa harus berfose seperti itu, yah tuhan tolong jaga jantung ku" batin Siska frustasi


Sedangkan Angga yang melihat banyaknya ekspresi yang di keluarkan oleh siska pun tersenyum kecil dan sayang sekali senyum kecil itu tidak ada yang melihat nya bahkan Tidak ada yang menyadari nya


Angga suka saat melihat wajah Siska memerah karena malu dan itu terlihat imut sekali dan apalagi Siska menarik nafas dan menhela nafas pelan dan ntah Kenapa itu terlalu lucu


Apalagi Angga Mendengar permintaan juru kamera untu fose keduanya itu pun tanpa banyak bicara Angga langsung berjalan kebelakang dan langsung memeluk tubuh Siska tanpa izin


Dan Angga bisa merasakan jika tubuh Siska menengang dan juga tanpa sengaja Angga melihat wajah nya Siska yang sekarang kaya sedang menahan emosi yang akan meledak kapan saja


Angga tau kalau sekarang Siska Sedang memarahi dan mencaci maki sang juru kamera yang meminta fose seperti ini tapi kalau Angga bisa jujur dia juga sangat suka fose seperti ini "sekali-kali modus" batin angga

__ADS_1


"Pak saya izin pulang dulu yah, soalnya saya buru-buru karena saya nggak mau buat keluarga dan sahabat-sahabat saya khawatir karena nggak ngasih kabar karena hp saya lowbet" ucap Siska Kepada pak Angga


Yah sekarang mereka sedang berada di kantor nya pak Angga karena mereka sudah selesai mengerjakan pekerjaan mereka yaitu berfose yang aneh-aneh  (model)


"Mengapa kau tidak meminjam hp saya dari tadi saja untuk mengabari keluarga maupun Sahabat kamu" tanya Angga yang bingung


Siska yang mendengar pertanyaan pak Angga pun hanya menyengir memperlihatkan gigi nya "maaf pak saya lupa hehe"


"Hufff nggak apa-apa yaudah Ayuk saya antar kamu pulang" ucap Angga yang akan berdiri dari tempat duduknya


Siska yang melihat Angga akan berdiri pun langsung menghentikannya "nggak usah pak, lagian ini kan bukan malam saya bisa pulang sendiri soalnya saya lagi ada urusan lagian pak Angga juga kan masih ada pekerjaan yang harus di selesaikan" ucap Siska


Angga yang mendengar pun hanya mengangguk kan kepala pertanda setuju sedangkan Siska  yang melihat nya pun mehela nafas lega


Sebenarnya angga ingin sekali memaksa Siska pulang bersama nya tapi saat melihat wajah nya Siska seperti frustasi pun terpaksa menganggukkan kepala Angga akan memberikan waktu kepada Siska untuk beristirahat


"Hati-hati di jalan" ucap pak Angga dan hanya di angguki Kepala oleh Siska


Tapi saat Siska sudah tak terlihat di ruang nya tiba-tiba saja perasaan nya tidak enak Seperti ada yang akan terjadi*


...****************...


"Jadi ini pertanda perasaan gue yang nggak enak saat ngijinin loh pulang sendiri" ucap parau Angga


"Lo dimana sekarang" ucap Angga yang pelan


...****************...


Disebuah kamar ada pemuda yang tertidur tapi sangat terlihat jika tidurnya tidak nyenyak karena pemuda tersebut berkeringat dingin dan kepalanya bergeleng ke kanan dan ke kiri

__ADS_1


"TIDAKKKKK" teriak pemuda itu yang sudah bangun dari mimpinya


Brakk bunyi pintu yang terbuka


"Bang Rasya loh kenapa teriak haa! Lohh nggak apa-apa kan" tanya Nabil yang panik karena dia sedang berada di dalam kamar untuk melacak dimana adiknya berada tapi tiba-tiba dia mendengar Abang nya berteriak


"G-gue mimpi buruk bil" ucap Rasya dengan suara kecil bahkan sangat kecil


Tapi dasar nya pendengaran Nabil tajam jadi dia mendengar apa yang di ucapkan oleh Abang nya


Devan diam dia ingin mendengar kelanjutan ucapan abangnya


"Gue mimpi hiks Siska akan pergi jauh hiks dari kita bil" ucap Rasya yang sudah menangis


Nabil yang mendengar nya pun menengang karena ucapan abangnya ada satu rahasia yang hanya di ketahui oleh beberapa orang


Rasya Memiliki salah satu keistimewaan yang sedikit di miliki oleh manusia lain, yang dimaksud dengan keistimewaan tersebut adalah "mimpi menjadi kenyataan atau malah petaka" yah itu salah satu keistimewaan Rasya


jika Rasya mempimpikan sesuatu maka yang ada di dalam mimpi nya akan menjadi kenyataan walaupun itu bisa di hindari pasti akan ada korban yang dekat dengan orang Yang bersangkutan di dalam mimpinya Rasya


saat bang Rasya berumur 15 tahun rasya memimpikan kalau teman mereka Aldo akan pergi jauh dan mimpi tersebut terjadi tapi bukan Aldo yang pergi yang pergi adalah Adit kembarnya aldo tapi dua Minggu setelah kejadian itu, Aldo juga meninggal kan dunia ini


itu semua karena mereka tidak ingin Aldo pergi atau meninggalkan dunia tapi sekuat apapun mereka berusaha mimpi yang ada di dalam bawah sadar nya Rasya menjadi kenyataan dan malah petaka


Bukan hanya itu saja saat Rasya memimpikan langit tertabrak motor dan tangan nya patah dan mimpi tersebut menjadi kenyataan esoknya langit kecelakaan dan mengakibatkan tangan nya langit patah


Dan masih banyak lagi yang mimpi Abangnya yang terjadi kenyataan makannya bang Rasya tidak menyukai untuk tidur, yah Rasya tidak suka dia tidur malam


Nabil tanpa banyak bicara langsung menelpon semua sahabat nya untuk memberikan informasi

__ADS_1


__ADS_2