Transmigrasi Menjadi Antagonis

Transmigrasi Menjadi Antagonis
menolong pak Angga dari kuman


__ADS_3

...Halo kaka-kaka selamat membaca...


"Saya sudah mengirim pesan pada anak buah saya untuk datang jemput mobil kamu dan besok mobil kamu akan ada di masion" ucap angga dengan dingin tapi di teliti baik-baik ada rasa sedikit halus


Sedangkan Siska yang mendengar ucapan pun hanya mengangguk kan kepala, oh ayo lah dia sekarang sedang lapar


"Dan Jangan lupa perjanjian kita


Kamu harus siap-siap jam 08:00 ntar saya jemput" ucap Angga


"Iya-iya sekarng pak Angga fokus aja cari tempat makan, pak angga tak tau kah aku sudah menahan lapar dari tadi" ucap siska yang kesal dengan angga


"Yaudah sekarng kamu turun kita makan disini aja" ucap angga yang sudah sampai di warung kecil


Siska langsung turun dan masuk ke warung itu dan berteriak


"Abang baksonya dua yah yang satu porsinya jumbo" teriak siska yang tidak tau malu karena dalam warung itu hum bisa di bilang cukup rame


Sedangkan Angga hanya meringis malu dan melongo dia pikir siska tidak akan mau makan disini secara kan ini warung kecil, dan makanannya kalau menurut seperti siska (orang kaya) pasti makanannya tidak higienis


Tapi ini dia melihat siska langsung masuk bahkan dia memesan sambil teriak, dia tidak tau kah banyak orang di dalam warung ini astga apa kah dia  tidak salah tertarik dengan gadis yang berada dihadapan nya ini


Sekarang Angga sudah duduk di pinggir Siska yang sedang menunggu pesanan nya


"Kamu nggak Malu gitu di liatin orang gegara teriak tadi" ucap angga


"Buat apa malu toh aku nggak peduli selagi aku cantik buat apa malu" ucap siska dengan PD nya untung saja Oliv sudah mengatur rambut dan baju nya yang acak-acakan tadi


"hum jawaban macam apa itu" ucap Angga


"Permisi neng deng nih pesanan nya" ucap akang tukang jual bakso


"Makasih yah bang" ucap siska


Angga yang melihat porsi jumbo yang di pesan oleh Siska pun melongo


"Kamu yakin bisa habisin tuh bakso dengan porsi jumbo kek gitu" tanya angga


"Iyah lah bisa kalau nggak bisa buat apa saya mesan, lagian nih yah saya udah lapar bangat" ucap siska yang mengambil sambal kedua kali nya tapi tangan nya ditahan oleh angga


"Loh pak Angga ngapain sih awas saya mau naruh sambal nih di bakso saya" ucap siska kesal karena Angga menahan tangan nya untuk menaruh sambal di baksonya


"Itu dah cukup" ucap angga dengan dingin yang melihat sambal yang sudah banyak di mangkuk bakso Siska


"Astga apa yang pak Angga bilang ini udah cukup ini belum ada rasanya" ucap siska yang ingin membantah


"Kamu makan tuh bakso sekarang atau kita pulang" ucap Angga dengan dingin, dia tidak Siska memakan sambal yang banyk nanti perut Siska akan sakit (cie perhatian)


"Yee main ancam aja nggak bisa gitu, iya-iya saya makan" ucap siska yang langsung memakan bakso itu


Angga yang mendengar nya tersenyum tipis mengapa dia senang saat Siska Mendengar perkataan nya


Sedangkan pengunjung di warung itu menonton pertengkaran Siska & angga


Mereka romantis sekali yah..

__ADS_1


Oh hentikan uwu-uwuan ini jiwa jomblo gue nggak tahan ngeliatnya...


Cowo nya kaya udah dewasa bangat yah...


...----------------...


...Disisi lain langit dan adel...


Adel dan langit Sekarang berada di mall, karena langit mengajak Adel berlanja bersama


"Hum ini dres cocok nggak sama gue nggak langit" tanya adel sambil berpose cantik di depan langit


Langit yang melihat Adel memakai dres selutut dan berwarna pink itu pun terpanah, sangat cantik bahkan devan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari adel


"Cantik" ucap langit tanpa sadar mengatakan


"Iyah gue tau, kalau gue cantik natap nya jangan lupa berkedip" ucap adel yang terkekeh geli karena melihat muka gugup dan malu langit


"Ahk iy- iya lo-loh cantik apalagi kalau loh menghadiri ulang tahun keponakan gue" ucap langit


"Haa maksudnya, gue di undang nih ke acara ulang tahun ponakan loh gitu" tanya adel


"Iya, loh mau nggak" tanya langit dengan penuh harap kepada Adel mau menerima ajakan nya


"Hum iya deh gue mau, itung-itung buat terimah kasih loh udah nemanin gue belanja di mall" ucap adel tersenyum


Adel melupakan jika langit adalah cowok yang di sukai Sahabatnya Widya


Pengujung mall yang melihat itu mereka pikir mereka ada kekasih 


...****************...


...Di sisi devan dan Widya...


Mereka berdua pun sama, mereka keluar bersama


"Lo mau mampir makan nggak" tanya devan kepada widya


"Hum Bisa deh soalnya gue udah lapar dari tadi" jawab widya


"lo mau pesan apa"


"gue mau mesan nasi goreng sama jus alpukat aja" ucap widya


Sekarang mereka sedang makan bersama


Mereka tidak mengetahui jika ada seseorang yang melihat mereka dari jauh dan mengepal tangannya langsung pergi dari situ karena tidak tahan lagi melihat widya makan dengan seorang devan


...****************...


...Jam 7...


Tok- tok


Clek bunyi pintu di buka dan yang membukanya adalah pembantu rumah

__ADS_1


"Eh cari siapa ya den, ngapain datang malam-malam" tanya pembantu itu


"Mau jemput adel mau pergi ke acara ulang tahun keponakan saya bi, Adel nya ada nggak bi" tanya langit


"ada kok ada tunggu sebentar ya, bibi panggilin" ucap bibi dengan ramah


"Ehk itu sih non adel" tunjuk bibi kepada Adel yang sedang menuruni tangga


"Jangan pulang malam-malam ya ntar mama dan papa neng marah lagi sama non kalau tau bibi ijinin non adel pergi dan pulang telat malam" Ucap bibi tersebut memperingati


Adel sangat menghormati pembantu nya ini, bahkan dia menganggap bibi adalah keluarganya


"oke bibi" ucap adel


...****************...


"Lo ngapain bawa bantal gitu kita itu mau pergi ke cafe bukan kamar dan kamu disana bantuin saya bukan tidur" Ucap angga


Sekarang Angga dan Siska sedang berada di dalam mobil mereka mempeributkan tentang bantal yang dibawa oleh Siska dari masionnya


"Mending pak Angga diam deh, ikut aja rencana saya dan serahkan sama saya ok" ucap Siska


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Skip sampai cafe xxx...


angga sekarang sedang duduk dengan seorang pria parubayah dan wanita yang disebut penganggu oleh angga


"Sayang kenapa kamu selalu hindarin aku sih" tanya wanita itu dengan lembut kepada angga sambil bergelayut manja seperti monyet di lengan Angga


Angga yang mendengar perkataan dari wanita itu sangat jijik ingin sekali Dia menebas kepala wanita ini tapi dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Siska


"Pak Angga bagaimana kita kerja sama, pak Angga menikahi anak saya dan saya akan menanam Saham di perusahaan anda dengan jumlah besar" ucap pria parubayah itu


Sedangkan wanita yang bergantung di lengan Angga Mendengar ucapan ayahnya pun tersenyum akhirnya dia bisa memiliki Angga seutuhnya


Angga yang mendengar permintaan menjijikankan itu berusaha mengendalikan emosinya, pria tua kira dia semiskin itu untuk menikahi gadis yang kurang belaian ini demi saham


Hahaha bahkan Angga bisa membuat perusahaan pria tua itu bangkrut dalam hitungan detik, angga inggin membalas ucapan pria tua itu tapi tidak jadi karena sudah terdengar suara tamparan


PLAK..


"Lu siapa sih datang-datang nampar gue haa!!!" teriak wanita yang bergantung di lengan angga


Yang menampar wanita itu adalah Siska sekarang penampilan siska sangat berbeda, Dia memakai baju sedikit seksi,dan memakai lensa berwarna biru, berdandan seperti seorang wanita yang berumur 21 dan perutnya sedikit buncit pertanda Dia sedang hamil haa apa hamill


jika tidak diperhatikan baik-baik maka Angga tidak akan tau jika yang menampar itu adalah Siska


"Justru gua yang nanya lo siapa dan lo berani-beraninya megang lengan suami gue" teriak Siska sambil menunjuk angga


"Maksud suami lu siapa hah!! Dia itu calon suami gua" Teriak wanita itu sambil menunjuk angga juga


"Hey wanita murahan lo nggak lihat apa nih perut gue buncit karena gue sedang hamil anak dia" sambil menunjuk angga


...yuk simak terus cerita siska...

__ADS_1


__ADS_2