
"Lo bilang gue iri, cih, gue saja sudah memiliki kekasih yang tampan dan mandiri" ucap Tiara dingin.
Yuna dan Serena yang mendengar tersebut langsung kaget dengan ucapan Tiara.
......................
"sejenak kapan putri memilih kekasih, kalo memang ada tapi kenapa dia menyembunyikannya aku harus menyelidikinya" batin Yuna dan Serena bersamaan.
"dan gue juga tidak membuliynya sama sekali" ucap Tiara dingin dan datar.
" terus kenapa keadaan Selena seperti ini jika bukan Lo yang membuliynya" ucap Radit marah.
"mana gue tau mungkin orang lain yang melakukannya" ucap Tiara dingin.
"putri kau retas saja cctv sekolah kau kan hacker yang paling di cari" ucap Yuna tersenyum.
"itu benar putri kau retas saja cctv sekolah" ucap serena dingin.
"baiklah" ucap Tiara kemudian mengeluarkan tablet miliknya kemudian mengotak Atik tabletnya.
beberapa menit kemudian Tiara berhasil meretas cctv sekolah kemudian memberikan tabletnya kepada Radit.
Radit yang yang melihat tablet Tiara langsung malu karena kejadian hari ini. nio dan yang lain juga ikut Penasaran dengan apa yang Radit lihat.
"Radit boleh gue lihat apa isi dari tabletnya" ucap Iqbal dingin.
__ADS_1
Radit yang mendengar tersebut langsung menyerahkan tablet yang ada di tangannya. Iqbal yang mengambil tablet yang di berikan oleh Radit kemudian melihat.
"ini" ucap Iqbal terkejut dengan apa yang di lihat kemudian memberikan tabletnya kepada yang lain supaya mereka juga bisa melihatnya.
"kembali tablet ku" ucap Tiara dingin dan datar.
mendengar ucapan Tiara mereka langsung mengembalikan tablet Tiara. setelah mendapatkan tabletnya Tiara pergi dari sana.
Tiara dkk tidak masuk kekelas melainkan pergi ke rooftop untuk bolos.
"udara di sini sangat segar" ucap Yuna tersenyum.
"kau benar" ucap serena dingin dan datar.
"el jika kau tidak ke sini aku akan mencari pria yang lebih tampan dari kau lihat saja nanti" ucap Tiara sedih.
Serena dan yuna yang mendengar ucapan Tiara hanya mendengar saja tidak ingin ikut campur dalam urusan percintaan tiara sahabat itu.
...----------------...
di salah satu bandara London Vita, fira, dan Jesicca mereka akan pergi ke Indonesia untuk bertemu dengan sahabat.
"aku tidak sabar untuk bertemu dengan mereka berempat dan juga Kita akan kembali masuk sekolah" ucap Vita dingin.
"iya kau benar, aku tidak sabar untuk kembali bersekolah lagi, aku ingin merasakan menjadi anak sma" ucap fira dingin.
__ADS_1
mereka berbicara sepanjang jalan menuju ke pesawat pribadi yang akan mereka tumpangi.
beberapa jam kemudian mereka sampai di Indonesia. dengan wajah dingin dan datar mereka keluar dari salah satu bandara yang ada di Indonesia.
"apa kau sudah memesan takxi?" tanya Jesicca dingin.
"kau tenang saja aku sudah memesan takxi untuk kita semua" ucap Vita dingin.
"tadi Gladis mengirimkan alamat mansionnya katanya kita langsung saja kesana" ucap Jesicca dingin.
beberapa saat kemudian takxi yang sudah dipesan oleh Vita datang dengan tujuan alamat mansion milik Gladis.
sesaat kemudian mereka sampai di depan mansion Gladis.
"terima kasih pak" ucap mereka serentak.
setelah berterimakasih kepada sopir taksi mereka langsung masuk ke dalam mansion Gladis.
"Gladis apa kau sudah mendaftar kami di sekolah yang sama dengan putri" ucap Jesicca.
"kalian tenang saja aku sudah mendaftar kalian semua" ucap Gladis dingin.
...----------------...
bersambung
__ADS_1