
Marsel dkk langsung masuk ke dalam kelas dengan aura dingin.
"baiklah kalian berkenalan nama kalian masing-masing" ucap guru yang mengantar Marsel dkk.
..................
"Marsel" ucap Marsel yang memperkenalkan dirinya.
"Devis" ucap devis yang memperkenalkan dirinya.
"Daniel" ucap Daniel yang memperkenalkan dirinya
"Baiklah semua apa ada pertanyaan?" Tanya Bu guru.
"Apakah kalian semua memilih pacar" ucap salah satu murid perempuan yang mengangkat tangannya.
"Belum" ucap devis dan Daniel bersaman.
"Sudah" ucap Daniel yang menjawab pertanyaan murid perempuan A.
"Marga Lo apa?" Ucap Arya yang penasaran.
"Privasi" ucap devis yang arya kesal.
Bayu yang melihat keberadaan Marsel dkk langsung menatap mereka dengan tatapan bermusuhan.
"Ada apa dengan Bayu sepertinya dia tidak suka dengan Marsel dkk" ucap Gilang yang berbisik kepada rendi.
"Dia adalah laki-laki yang bersama dengan Tiara di taman waktu itu" ucap randi menunjuk Marsel dengan dagu.
"Ternyata begitu" ucap Gilang yang mulai mengerti.
"Baiklah salam kenal berkenalan nama ibu Wulan wali kelas kalian. kalian duduk di sana pelajaran akan segera di mulai" ucap Bu Wulan kemudian langsung memulai pelajaran
”bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bal bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla" jelas Bu Wulan.
__ADS_1
.................
"Serena aku mulai Bosan dengan penjelasan Bu Nasywa" ucap yuna yang menidurkan kepalanya dimeja.
"Sabar Yuna sebentar lagi kita akan di istirahat lebih baik kau kerja soal yang ada di buku yang kau bawa dari mansion" ucap Serena.
"Baiklah" ucap Yuna mengambil buku ditanya kemudian langsung mengerjakan soal yang ada di buku.
"Apa kalian sudah mengerti dengan apa yang saya jelaskan. Apa ada pertanyaan kalo tidak ada kerjaan soal yang ada di halaman 40 sampai 42 setelah itu kalian bisa istirahat" ucap Bu Nasywa.
Sesaat kemudian bel istirahat berbunyi semua murid keluar dari kelas menuju ke kantin sekolah.
"Kenapa aku merasa el ada di disini, tidak mungkin pasti hanya perasaanku saja bukankah el sangat sibuk mana mungkin dia kesini" batin Tiara.
"Putri kita kekanting yuk, aku sudah sangat lapar" ucap Yuna kemudian langsung menarik Tiara.
................
"Hai bagaimana kalo kalian gabung saja" ucap Radit.
"Baiklah kalo begitu kita mulai dari mana" ucap nio.
"Kantin" ucap Marsel kemudian langsung berdiri di ikuti oleh yang lain.
Sesaat kemudian mereka sampai di kantin dengan kondisi kursi penuh dan banyak teriakan yang memuji ketampanan mereka.
"Di sana tempat Tiara dkknya masih kosong" ucap Angga.
Marsel yang mendengar tersebut langsung menuju ke arah meja Tiara yang sedang asik makan. Marsel menarik kursi yang di duduk oleh Tiara kemudian mengangkatnya. Marsel langsung duduk di tempat yang diduduki oleh Tiara kemudian memangku Tiara. Sedang yang lain kaget dengan perilaku Marsel kepada Tiara.
Tiara yang hendak marah langsung mengurungkan niatnya karena dia tau siapa pemilik parfum yang di cium.
"El kepada kau ada di disini bukan sangat sibuk dengan urusan restoran mu yang ada disini" ucap Tiara yang bingung dan sedikit.
"Tidak urusan aku sudah selesai jadi aku menyuruh seseorang untuk mengurus restoran aku, apa kau marah lagi kepada aku" ucap Marsel yang.
__ADS_1
"Tentu saja tidak mana mungkin aku marah kepadamu kita baru saja baikkan kemarin. Malah aku senang sekali kau ada disini" ucap Tiara tersenyum kemudian langsung memeluk Marsel.
Serena dkk langsung mengetahui bahwa kemarin tiara kencan dengan Marsel. Sedang Radit dkk ditambah dengan devis dan Daniel terkejut.
"Kalian berdua saling kenal satu sama lain" ucap mereka semua yang penasaran tinggi.
"Tentu saja mereka saling mengenal mereka berdua pasangan kekasih" ucap Yuna yang sudah melihat wajah Marsel dari tablet milik Tiara.
"Apa" teriak mereka semua kaget para murid yang mendengar teriakkan tersebut langsung mengalihkan perhatian mereka semua ke arah meja mereka.
"Apa kau lapar" ucap Tiara tersenyum menatap Marsel.
"tentu saja" ucap Marsel mengusap pucuk kepala Tiara.
Tiara yang mendengar tersebut langsung menyuapi makanan yang ada di depan sedang Marsel membuka mulutnya.
"apa kata dunia jika melihat seseorang Marsel yang dingin tak tersentuh bisa romantis ini aku saja yang melihatnya secara langsung tidak percaya" batin devis dan Daniel
"apa aku salah lihat putri tersenyum, seorang Queen Mafis yang Sadis tak berperasaan bisa tersenyum seperti ini apakah dunia akan baik-baik saja" batin Selena dkk.
"wah ini momen yang langka seorang putri yang dingin tak tersentuh bisa tersenyum ternyata. kalian kenapa diam saja cepat ambil fotonya kemudian sebarkan kesemua teman-teman yang lain mereka pasti akan heboh" ucap Yuna yang heboh sendiri sedang Tiara mengembalikan raut wajah dinginnya.
"aku sudah selesai" ucap Tiara yang risih dengan batin mereka.
"ara ikut dengan aku" ucap Marsel melihat Tiara hendak berdiri dari tempat duduknya.
Marsel menarik Tiara kemudian langsung pergi menuju ke parkiran mobil.
"kita mau kemana el" ucap Tiara yang bingung.
"kita ke markas God of darkness yang ada disini" ucap Marsel.
"itu artinya kita bolos sekolah begitu" ucap Tiara dianguki oleh Marsel.
......................
__ADS_1
bersambung