
"Baiklah" ucap mereka serentak.
Tiara dan yang lain menunggu kedatangan Iqbal dan harum untuk makan malam bersama. sesaat kemudian Iqbal dan harum datang.
................
"Tiara kau ada di sini dan juga Marsel" ucap harum yang bingung.
"oh tadi bunda menyuruh Tiara untuk menginap di sini selama 1 Minggu sedang Marsel mengantar Tiara sekali mampir" ucap ayah yang sudah mengenal Marsel.
"Oh" ucap mereka serentak kemudian langsung duduk.
"Oh iya saya ingin tahu kenapa ka merahasiakan tentang hubungan kalian?" Tanya ayah yang penasaran.
"Itu karena dulu orang tua saya Melarang saya untuk berpacaran jadi kami memutuskan untuk merahasiakannya" ucap Marsel.
"Memang benar sih aku merahasiakan tentang hubungan ini tapi kenapa harus berbohong. Bukankah el yang menginginkan hubungan ini dirahasiakan karena banyak musuh yang akan yang akan mengincar aku jika mereka mengetahui hubungan aku dengan el. Dari dulu aku penasaran dengan seberapa banyak musuh el?. Dulu aku ingin menyelidikinya tapi karena aku tidak ingin el kecewa jadi aku urungkan niatku" batin Tiara.
"Oh begitu ya, lalu apa sekarang orang tuamu sudah mengetahuinya?" Tanya lagi.
Marsel yang mendengar tersebut langsung menggelengkan kepalanya Pelang.
"Kenapa" ucap ayah yang Penasaran.
"Itu karena orang tua aku berada di Landon aku kesini sebenarnya untuk mengurus salah satu restoran. Kedua orang tua aku menyuruhku untuk mengurusnya karena nantinya aku akan mengambil alih restoran itu. Orang tua aku ingin tidak ada kesalahan jika nanti aku mengambil alih restoran tersebut" ucap Marsel.
__ADS_1
"Ayah sudah lebih baik kita semua memulai makan malamnya pasti bunda dan yang lain sudah lapar" ucap Tiara yang dianguki oleh bunda.
"Itu benar ayah lebih baik kita makan malam pasti Marsel kecapean karena harus mengurus restoran dan juga dia harus sekolahkan" ucap bunda Tiara hanya mengangguk kepalanya Pelang tanda setuju dengan ucapan bundanya.
"Baiklah" ucap ayah mulai makan malam.
................
Di tempat Radit dkk.
"Tumben sekali Iqbal dan harum pulang cepat bisa dia akan pulang saat jam 21. 00 tidak seperti biasanya" ucap farel yang penasaran.
"mungkin dia sedang ada urusan dengan keluarganya sudah tidak usah dipikirkan" ucap Radit.
"iya benar bukan Selena sudah menghasilkan uang sendiri lalu mengapa dia sangat bodoh pergi ke rumah ayahnya" ucap Wisnu.
"yang gue denger dia diancam oleh ayahnya akan menyiksanya jika dia tidak datang ke sana bahkan lebih parah lagi " ucap Radit.
"bagaimana kalo kita semua menyelidiki tentang Selena bukan kita sama sekali tidak mengetahui identitasnya sama sekali. bahkan dari dulu sampai sekarang Selena selalu menghindar jika ditanya tentang orang tuanya" ucap nio yang penasaran.
"gue setuju dengan nio" ucap Angga yang sedari tadi hanya diam menyimak.
......................
di mansion
__ADS_1
"el kalo sudah sampai kabarin aku yah" ucap Tiara.
"baiklah" ucap Marsel mencium pipi Tiara kemudian mengacak-acak rambutnya.
Marsel masuk ke dalam mobil membuka kaca mobil lalu melambaikan tangan ke arah Tiara yang juga membalas lambaian tangan Marsel.
Tiara masuk ke dalam mansion setelah melihat Marsel sudah menghilang dari pandangannya.
"sayang apa Marsel sudah pergi" ucap bunda yang dianguki oleh Tiara.
"Bun naik" ucap Tiara yang kembali ke wajah datarnya.
"baiklah" ucap bunda yang menghela nafas panjang dengan sifat anak yang sudah berubah.
Tiara naik ke atas menuju ke kamarnya sesampainya di kamar Tiara langsung membaringkan tubuhnya ke kasur.
"hari yang melelahkan hampir saja Marsel hilang kendali karena Alvin menguasai tubuhnya jika aku tidak menyuruh angel menguasai tubuhku" gumam tiara menutup mata.
"ayah kenapa sifat anak perempuan kita berubah jadi dingin tidak seperti dulu yang ceria dan murah senyum. semenjak dia siuman dari komanya Tiara berubah dingin bahkan sama sekali tidak pernah tersenyum kepada kita. aku bersyukur Marsel bisa membuat Tiara tersenyum seperti ini walaupun dia tidak tersenyum Kepada kita" ucap bunda sedih.
"kau benar dia sudah berubah drastis" ucap ayah sedih setiap kali Tiara berbicara dingin.
......................
bersambung
__ADS_1