
Sebelum Sarah masuk ke dalam tubuh Tiara dia sudah memiliki kekasih yang bernama Marsel Emilio. dia leader mafia goo of darkness dan coe perusahaan el company perusahaan terbesar nomor 3 di dunia.
..._________...
tidak merasa sekarang sudah sore dan berkas masih banyak pertempuran di mana-mana Tiara memutuskan untuk menginap di apartemennya. Tiara mengambil handphonenya untuk menelpon bundanya supaya dia tidak khawatir dengan dirinya dan juga untuk meminta izin kepada sang bunda.
"halo bunda ini tiara mungkin tiara tidak pulang hari ini karena menginap di apartemen milik teman dekat Tiara"ucap Tiara dingin dan datar.
"tidak boleh kau baru sembuh, bunda tidak mengizinkan kau menginap di apartemen milik temanmu itu" ucap bunda tegas diseberang sana.
"bunda aku mohon" ucap Tiara dengan nada memohon.
"bunda akan mengizinkanmu untuk menginap, tapi biarkan bunda bicara dengan temanmu" ucap bunda lembut diseberang sana.
"bunda temanku sedang keluar untuk membeli makanan" ucap Tiara yang meyakinkan sang bunda.
"tidak usah bohong ke bunda kau tidak menginap di apartemen milik temanmu kan" ucap bunda yang menebak.
"bagaimana bunda bisa tahu" ucap Tiara yang cemas.
"jadi itu benar" ucap bunda dengan menekan kalimat terakhirnya.
__ADS_1
"iya, bunda Tiara tidak menginap di apartemen milik teman Tiara tapi di apartemen milik Tiara sendiri" ucap Tiara dingin walaupun sedikit lembut.
"sejak kapan kau memilih apartemen" bingung bunda.
"sudah lama bunda, oh iya bunda Tiara ingin tinggal di apartemen saja bolehkah bunda" izin Tiara kepada sang bunda.
"tidak bo" Tiara memotong ucapan sang bunda.
"bunda Tiara janji Tiara akan menjaga kesehatan Tiara tapi izinkan Tiara tinggal sendiri di apartemen" ucap Tiara dingin walaupun sedikit lembut.
"iya kau boleh tinggal di apartemen tapi kau harus janji kau tidak boleh sampai terluka seperti kemarin" ucap bunda tegas diseberang sana.
"iya bunda Tiara janji" ucap Tiara dingin walaupun sedikit lembut.
"baik bunda I love you" untuk Tiara dingin walaupun sedikit lembut.
"iya sayang bunda juga love you so much" ucap bunda lembut diseberang sana.
setelah percakapan tersebut Tiara mematikan handphone lalu melanjutkan tugas kantornya hingga tak terasa sudah tenang malam.
skip
__ADS_1
pagi harinya di keluarga jovangka mereka sudah siap pergi ke sekolah dan juga kantor sedang bunda sedang di dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuk mereka.
"SEMUA AYO TURUN UNTUK SARAPAN PAGI KALO TIDAK BUNDA HABIS SEKARANG ATAU BUNDA BUANG" teriak bunda dengan keras.
bruuk
Iqbal yang sedang di kamar mandi terpeleset karena teriak sang bunda melebihi Tao.
"IYA BUNDA, IQBAL SEDANG PERSIAPAN SIAP" teriak Iqbal.
"iya sayang" ucap ayah sedang melangkah turun ke ruang makan tapi dia mendengar teriakkan sang istri yang sangat keras untung tidak jatuh.
"iyaa bunda, harum turun tapi jangan buang makanannya" ucap harum yang sudah berada di ruang makan.
"bunda Tiara mana ko dia belum turun" tanya ayah yang penasaran.
"Tiara kemarin sore menelpon bunda katanya dia ingin tinggal di apartemen saja" ucap bunda lembut.
"memangnya Tiara milik apartemen setahu ku Tiara tidak memiliki apartemen" ucap Iqbal bingung karena setahunya Tiara tidak memiliki apartemen.
...__________...
__ADS_1
bersambung