
"Alexa Jangan teriak nanti tenggorokanmu sakit" ucap Marsel membuat Alexa menggaruk-garuk kepalanya tidak gatal lalu mengangguk Pelang.
"bunda mereka anakku dan Marsel" ucap Tiara yang membuat mereka senang lalu menghampiri twins a.
......................
"anak ayah mereka adalah keluarga kandung dari pihak bunda kalian" ucap Marsel melihat tatapan tajam twins a saat ayah yang lain'menghampiri mereka.
"itu artinya mereka nenek, kakek, dan uncle kami berdua" ucap Alexa di angguki oleh Marsel yang membuat mereka senang tidak menatap mereka tajam lagi.
"kau cantik sekali siapa namamu sayang?" tanya bunda mengelus rambut Alexa.
"Alexa Sarah Brawijaya nenek" ucap Alexa yang membuat mereka mengerutkan keningnya.
"ayah bunda aku anak angkat keluarga Brawijaya jadi wajar mereka memakai marga Brawijaya" jelas Tiara yang diangguki oleh mereka.
"tunggu apa maksudmu anak angkat keluarga Brawijaya?" tanya bunda mengendong Alexa menuju ke sofa lalu duduk memangku Alexa. mereka semua duduk kembali dengan tenang di sofa Alex di duduk tenang di samping Marsel dan Tiara.
"kalian ingat di usia tiara yang baru 3 tahun saat itu dia diculik" ucap Tiara yang membuat mereka menganggukkan kepalanya Pelang.
"Tiara di selamatkan oleh keluarga Brawijaya saat" ucap Tiara menceritakan semua dari a sampai z yang membuat mereka kaget.
"jadi selama ini yang bersama kita buka Tiara melainkan Tiara lain" ucap Iqbal terkejut.
"iya, nama orang yang di suruh oleh bunda Alice adalah Tiara karen Wilson" ucap Tiara yang membuat mereka tambah terkejut.
"Karen, istri dari Angga" ucap harum yang membuat Marsel dan Tiara mengangguk Pelang membenarkan.
"nenek tau ayah dan bunda suka menyamar" ucap Alexa santai.
"suka menyamar seperti apa itu sayang?" ucap ayah mengelus rambut Alexa.
"Ayah suka menyamar sebagai seorang satpam atau seorang gembel demi mendapatkan karyawan yang baik hati dan kompeten" ucap Alexa yang membuat mereka tertawa kecil kecuali Marsel yang menahan malu.
"bunda suka menyamar sebagai wanita jelek tidak terawat" ucap Alexa yang membuat Tiara melebarkan matanya.
"kalian ada-ada saja" ucap Iqbal tersenyum mendengar ucapan keponakannya itu.
"oh jadi begitu iya sekarang, Alex kau masih ingat tentang kejadian di mana Alexa menangis saat kau, ayah suruh menyamar sebagai anak yang tersesat saat itu" ucap Marsel sambil melirik ke arah putrinya.
__ADS_1
"masih ayah, saat itu Alexa juga mau ikut tapi karena dia sedang ada kegiatan jadi tidak biarkan ikut hingga dia berguling-guling di tanah agar dapat ikut" ucap Alex yang membuat Alexa kesal.
"kakak kau malah membeberkan kejadian yang memalukan itu" ucap Alexa cemberut memajukan bibir ke depan.
Alex mengangkat bahunya acuh tak acuh yang membuat Alexa kesal dengan sikap kakaknya itu.
"hahaha buah tidak jauh dari pohonnya anak dan ayah sama saja" tawa Iqbal melihat sikap Alex.
"kau benar aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu dia sangat dingin dan datar, tapi saat di kantin dulu membuat seisi kantin heboh dengan perbuatannya tapi dia hanya acuh tak acuh" ucap harum sambil menggelengkan kepalanya Pelang.
huuss
Tiara menaruh tangan di bibirnya Menyuruh mereka diam.
"bunda Alex tidur" ucap Tiara melihat putranya tertidur di sampingnya.
"kau bawa twist a ke kamar kakakmu Iqbal biar nanti Iqbal tidur bersama dengan harum" ucap bunda melihat Alexa terus menguap.
mereka membawa twins a kekamar Iqbal dengan hati-hati Marsel menaruh Alex di kasur. Alexa naik ke kasur lalu menutup mata mulai terlelap Marsel dan Tiara mencium kening twins a lalu pergi dari sana.
"kalian juga istirahatlah di kamarmu Tiara, bunda selalu menyuruh pelayan membersihkannya" ucap bunda diangguki oleh mereka berdua.
......................
"Bayu tadi saat gue pergi ke taman gue melihat Tiara dan Marsel di sana bersama dengan dua orang anak kembar dan juga nona dan tuan muda keluarga Smith" ucap farel yang membuat mereka mengerutkan keningnya.
"jadi maksudnya Tiara dan Marsel masih hidup begitu" ucap Arya.
"mungkin saja mereka menaruh mayat palsu agar kita menganggap mereka sudah mati" asumsi Bayu kesal.
"jika itu benar maka dia, ke tujuh sahabatnya dan juga Marsel selamat dari insiden penyerangan mall 6 tahun yang lalu" saut Alex menebak-nebak.
"jika itu benar, tapi kenapa dia harus melakukan itu" ucap Arya bingung.
"entahlah" ucap mereka kompak lalu pergi pergi dari sana.
"mau ke mana kalian?" tanya Arya melihat mereka berdiri.
"pulang, mau tidur" Ucap farel berbalik lalu pergi, Arya menggelengkan kepalanya Pelang lalu berdiri dari tempat duduknya pergi dari sana.
__ADS_1
......................
di negara c.
di ruang keluarga seorang wanita dan pria sedang bersantai sambil menonton film mereka adalah daran dan Irene.
"mi aku ingin memberi tahu sesuatu" ucap papi menatap wajah istrinya.
"mau bicara apa pi?" tanya mami bingung dengan suaminya.
"satu Minggu yang lalukan papi pergi ke negara l untuk bertemu marsel coe El company" ucap papi ragu-ragu.
"iya, lalu" ucap mami mengerutkan keningnya bertambah bingung.
"dia datang bersama dengan istri, saat papi melihatnya papi merasa kalo Sarah ada di samping papi" ucap papi senduh. "bahkan dia menatap papi dengan tatapan penuh kerinduan seperti saat Sarah dulu" tambah papi sambil menatap istrinya.
"perasaan papi saja kali" ucap mami menggelengkan kepalanya Pelang sembari tersenyum paksa.
"mana mungkin mi, aku yakin bahwa Sarah putri kita masih hidup papi merasakannya dia ada di dekatku saat bertemu dengan istri Marsel" ucap papi menyakini.
"papi juga merasakannya" gumam seseorang yang tidak segaja mendengarnya dia adalah Brian.
"papi juga merasakan hal yang sama denganku" ucap Brian menghampiri mereka berdua.
"apa maksudmu anak?" tanya mami menatap anaknya bingung Brian duduk di sofa dekat dengan papi dan maminya.
"enam tahun yang lalu seseorang meretas perusahaan yang di kelola oleh kak Leo, dia mengaku sebagai Sarah" ucap Brian membungkuk sedikit dengan kedua tangan dagu.
"kemungkinan besar itu sarah" ucap seseorang tiba-tiba muncul entah kemana yang membuat mereka mengelus dadanya kaget.
"kau Leo membuat kami jantung tiba-tiba muncul" ucap ayah menetralkan raut wajah.
"maaf" ucap Leo santai duduk di samping Brian dengan tatapan kesal tertajuh pada Leo.
"apa jangan-jangan istri Marsel itu adalah Sarah yang sedang menyamar menjadi Tiara atau Sarah melakukan operasi plastik dan mengubah namanya menjadi Tiara" ucap Brian yang membuat mereka mengarahkan pandangannya ke Brian.
"bisa jadi, kalian semua tahukan kalo Sarah dan Marsel sangat dekat bahkan seperti pasangan kekasih" ucap Leo di angguki oleh mereka.
"bukan hanya itu aku pernah melihat Marsel dan Tiara sedang kencan di taman saat di negara l tujuh tahun yang lalu" tambah Leo yang membuat mereka mengerutkan keningnya bingung.
__ADS_1