
mereka semua tau apa maksud dengan Tiara. kerena sifat mereka semua hampir sama yaitu irit bicara kepada orang lain yang tidak di kenal.
mereka kemudian langsung mengikuti Tiara menuju ke ruang bawah tanah untuk mencari tahu keberadaan Kim black dragon.
......................
Tiara dkk mengatak Atik komputer untuk mencari keberadaan Kim black dragon.
"ketemu" ucap Tiara kepada semua.
"tidak aku masih belum meretas cctv beberapa negara lagi" ucap Yuna.
"cari" ucap Tiara Sedih.
"kami tau kalo kau ingin membalas dendam ayah bunda mu tapi jangan terlalu memaksa dirimu untuk mencari keberadaan Kim itu, kami takut jika kau sakit" ucap Raina menasihati Tiara.
"Baiklah, aku mengerti kalo begitu hanya satu cara untuk menentukan keberadaan Kim black dragon yaitu putri satu-satunya selena" ucap Tiara.
"sepertinya ini sudah 18.33 lebih baik kita istirahat karena besok kita semua sekolah dan untuk idemu putri besok kita bahas" ucap Raina.
mereka semua keluar dari ruang bawah menuju ke kamar mereka masing-masing.
......................
"bagaimana apa anda sudah mengurus semua apa yang saya suruh" ucap pria misterius.
"sudah tuan saya sudah mengurus semua yang anda inginkan" ucap pria misterius yang satunya.
"saya tidak ingin ada kesalahan" ucap pria misterius lagi.
"baik tuan" ucap pria misterius satunya lagi Lalu pergi dari ruang tersebut.
setelah orang misterius tersebut pergi dari ruang tersebut orang tersebut langsung mengambil foto yang ada di laci mejanya.
__ADS_1
"Ara maaf aku tidak bisa menyelamatkanmu jika saja aku datang tepat waktu saat kau kecelakaan pasti kau masih hidup sampai sekarang" gumam pria tersebut kemudian memeluknya.
"Ara aku janji akan menemukan dalang dibalik kecelakaanmu yang membuat kau pergi dari aku" gumam pria misterius lagi yang tidak lain adalah Marsel.
......................
skip
Tiara dkk terbangun karena mendengar alarm kamar yang terpasang di Setiap kamar yang di tempat.
"sudah pagi ternyata" ucap Yuna yang melihat jam.
"lebih baik persiapan kemudian memasak untuk mereka semua" ucap Yuna kemudian langsung pergi ke kamar mandi.
sesaat kemudian Yuna sudah siap dengan seragam sekolah kemudian langsung turun dari kamar menuju ke dapur untuk memasak sarapan pagi.
sesaat kemudian Yuna selesai dengan masakannya kemudiannya langsung menaruh semua makanan di meja makan.
"iya Yuna tidak usah teriak" ucap Selena dan yang lain keluar dari lift menuju ke arah meja makan.
"apa kalian ingin ikut ke mansion orang tua aku!" tanya Tiara.
"eee, kepada kau bertanya tiba-tiba seperti itu!" ucap Raina penasaran.
"aku hanya ingin melihat kondisi orang tuaku saja sudah lama tidak bertemu dengannya" ucap Tiara kepada Semua.
"oh oke" ucap semua serempak kemudian sarapan tanpa ada suara sama sekali.
"selama pertemuan sedang mereka aku merasa sifat irit bicara mulai memudar selama aku bertemu dengan mereka semua. Tapi aku juga khawatir bagaimana perasaan mereka juga tau Tiara yang asli sudah mati dan yang menempati tubuhnya adalah orang lain apa mereka masih ingin bertemu dengan aku" batin Tiara khawatir.
"putri apa yang kau pikirkan" ucap Yuna yang melihat Tiara melamun.
"tidak ada aku hanya memikirkan tentang kesehatan grandpa saja dan juga perusahaan aku yang ada di London" ucap Tiara kepada yuna.
__ADS_1
"Memeng kau tidak memindahkan perusahaan pusat kesini" ucap Jesicca bingung.
"tidak aku tidak memindahkan perusahaan pusat putri company, aku sedang mengurus perusahaan cabang yang ada di sini saja bersama dengan sekertaris jeni" ucap Tiara kepada semua.
"oh begitu ternyata, yang sudah kalo begitu kita berangkat sekarang nanti kita terlambat" ucap Yuna.
skip
Tiara dkk sudah sampai di sekolah dengan wajah yang datar Tiara dkk menuju ke kelas.
"HAI SEMUA YUNA YANG CANTIK BAIK SUDAH DATANG MANA KARPETNYA" teriak Yuna.
"angel jatuh dari got" ucap Jia yang kaget.
"Liam suka masa Lia" ucap Liam kaget tidak sengaja mengutarakan cintanya.
dan masih banyak lagi yang mengucapkan mengucapkan kalimat karena kaget.
"guys apa gue tidak salah dengar tadi Liam bilang suka sama lia" ucap murid perempuan bernama Dewi.
"ya benar cieee, ternyata Lo suka sama Lia" ucap semua murid.
"s**l Lo yuna" ucap Liam marah kepada yuna karena membuatnya kaget dan tidak sengaja mengutarakan perasaannya kepada Lia.
"Lo ko gue yang Lo salahkan. salah sendiri kepada Lo malah mengungkapkan perasaan Lo sendiri" ucap Yuna marah.
"kan gue refleks" ucap Liam marah.
"sudah jangan ribut" ucap Serena.
......................
bersambung
__ADS_1