
"Ara ayo pergi sepertinya Bel masuk akan segera berbunyi" ucap Marsel dianguki oleh Tiara.
Marsel dkk dan tiara pergi ke kelas masing-masing tidak lama kemudian bel masuk berbunyi sesaat kemudian Bu Nasywa.
......................
"anak-anak hari ini kita tidak belajar melainkan ulangan harian" ucap Bu Nasywa yang membuat Tiara dkk senang tapi tidak dengan yang lain.
"bu Nasywa jahat kenapa harus hari ini bahkan aku saja belum ada bersiap untuk ulangan harian" ucap Jia.
"iya benar Bu Nasywa kita belum ada bersiap" ucap para murid yang protes.
"saya tidak ingin tahu hari juga kalian harus ulang hari ini juga" ucap Bu memberikan lembar kerja soal.
"s**l mana soalnya sulit lagi" gumam gia kesal.
"cih, Bu Nasywa tega banget gasih soal yang sulit" gumam Lia.
"s**l kenapa Bu Nasywa memberi soal yang sangat gampang untuk di kerjakan" gerutu Yuna.
"cih, bikin soal itu harus Sulit tabi ini malah yang gampang" gumam Raina.
Tiara dkk menggerutu kesal dengan Bu Nasywa karena membuat soal yang gampang.
Liam memberi keras yang bertuliskan " Yuna apa jawaban Nomor satu gue tidak tahu" diisi didalam kertas.
Yuna yang melihat tersebut juga ikut menulis di kertas yang sama "cari sendiri".
"cih, Yuna mentang-mentang Lo pintar" gumam Liam kesal.
Tiara selesai mengerjakan ulangan hariannya memutuskan untuk tidur. Bu Nasywa yang melihat tersebut hanya menggeleng kepalanya Pelang dengan tingkah Tiara.
__ADS_1
"anak itu kenapa kebiasaan tidur" ucap Bu Nasywa menghampiri Tiara mengambil kertas jawaban dan kertas kerja soal Tiara.
"akhirnya selesai juga" ucap bahagia naik mengumpulkan kertas jawabannya dan kertas kerja soal.
"Bu aku sudah selesai" ucap Yuna.
"baiklah Yuna kau bisa Keluar untuk istirahat" ucap Bu Nasywa.
"tidak usah Bu aku Didalam Kelas saja" ucap Yuna kembali duduk di tempatnya.
Selena dkk sebenarnya sudah mengerjakan soal tapi memilih tidak mengumpulkan kerana menunggu murid yang lain selesai.
"mereka sangat lama mengejar soal yang gampang seperti ini" gumam raina kesal.
"sabar orang sabar banyak rezeki" gumam jesicca.
beberapa saat kemudian bel pulang berbunyi
Selena dkk naik ke atas mengumpulkan kertas kerja soal dan kertas jawaban mereka. begitu juga dengan para murid lain ikut mengumpulkan kertas mereka dengan wajah kesal.
setelah mengumpulkan kertas kerja soal dan kertas jawaban Bu Nasywa meninggalkan kelas begitu juga dengan para murid.
......................
di kelas Radit dkk Bayu dkk dan Marsel dkk - nio.
"Marsel Lo mau pulang atau mau pergi bersama Tiara" ucap Daniel.
"tidak boleh Marsel hari ini tidak boleh kemana-mana bersama Tiara dia harus mengerjakan berkas-berkas yang bertumpukkan di kantor" ucap devis marah.
"enak saja lo pergi bersama Tiara sedang gue harus mengerjakan berkas-berkas yang harus lo kerjakan sendiri. kalo mau pergi bersama Tiara Lo harus kerja semua berkas yang bertumpukkan di sana. gue punya dosa apa dimasa lalu hingga gue bisa menjadi sekertaris lo" ucap Devis menasihati Marsel.
__ADS_1
"bukankah Marsel bilang di mengurus restoran Kenapa jadi kantor" batin harum dan Iqbal.
"sepertinya Marsel orang yang sibuk" batin Bayu.
"El" panggil tiara mengunjungi kelas Marsel.
"untunglah kau belum pulang aku ingin minta tolong padamu el kau taukah aku punya perusahaan di dekat kantormu tolong cek karyawan yang ada di sana" ucap Tiara dengan tatapan memohon.
"apa Tiara punya perusahaan sendiri aku tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Tiara. mana mungkin seandainya dia memiliki perusahaan maka dia akan memberi tahukan ayah atau bunda tentang ini." bati harum.
"perusahaan apa yang Tiara punya" batin Iqbal.
"baiklah aku akan kesana tapi kau juga harus membuatku untuk mengerjakan proyek kerja sama dengan perusahaan sap company" ucap Marsel mengulurkan tangannya.
"Dil" ucap Tiara membalas uluran tangan Marsel.
"bukankah itu perusahaan orang tua gue kenapa dia mau berkerja sama dengan perusahaan orang tua guess? " batin Wisnu.
"perusahaan itu milik keluarga Saputra mau apa Marsel bekerja sama dengan perusahaan itu" batin Axel.
"bukankah Tiara dan Marsel masih SMA lalu kenapa mereka berurusan dengan dunia orang dewasa" batin farel.
"Marsel Kenapa Lo meminta bantuan untuk membuat proyek kerja sama itu. bukankah masih banyak waktu untuk mengerjakan proyek itu. kerjakan saja berkas-berkas yang menumbuhkan di kantor mereka menunggumu untuk dikerjakan" ucap Devis.
"Lo tenang saja aku akan mengerjakan berkas-berkas itu sedang proyek kerja akan gue serahkan kepada Ara.
"memang Tiara bisa" ucap harum Marsel dkk + Tiara terkejut.
"tentu saja bisa Ara kan hecker yang yang paling dicari dunia" ucap Marsel.
"kau selalu saja bilang begitu bukan kau juga hecker terhebat yang berkerja sama dengan kepolisian" ucap Tiara.
__ADS_1
"putri ternyata kau ada di disini bukan kau tadi bilang akan pergi menjalankan rencana" ucap Yuna.