
"Dan sifat sekarang membuat aku yakin bahwa Tiara sangat membenci gue bahkan saat gue dan Iqbal berbicara dengan Tiara dia hanya diam tidak berbicara malah dia langsung pergi" ucap harus yang menambahkan.
......................
"jadi sekarang Lo dan juga harum merasa bersalah sekarang" ucap Angga di angguki oleh mereka.
"aku ingin meminta maaf kepadanya tapi seperti Tiara susah untuk di dekati apa lagi saat dia menginap bersama sahabat di mansion dua hari yang lalu dia tidak menganggap bahwa kami berdua ada" ucap harum sedih.
flashback dua hari yang lalu
saat Iqbal dan harum pulang ke mansion di sangat kaget karena Selena dkk ada di mansion.
"kalian sudah pulang" ucap bunda.
"iya bunda" ucap Iqbal dan harum bersama.
"baiklah, sekarang kalian naik ke kamar kalian untuk mendi dan ganti baju. dan satu lagi bunda ingin minta tolong suruh Tiara untuk turun makan malam. kita akan makan malam bersama sudah lama kita tidak makan malam bersama. semenjak Tiara tidak tinggal bersama kita di mansion" ucap bunda kepada keduanya.
"baik" ucap Iqbal dan harum bersama kemudian langsung pergi dari sana menuju ke kamarnya.
sesaat kemudian mereka selesai mereka keluar dari kamar menuju ke kamar Tiara. Iqbal mengetuk pintu kamar Tiara dan juga sesekali memangil nama Tiara.
"harum Lo tunggu di sini dulu gue ingin ambil kunci cadangan kamar Tiara takutnya dia ketiduran" ucap iqbal yang berniat untuk mengambil kunci cadangan.
"iya" untuk harum kemudian langsung memegang gagang pintu.
"eeee ternyata pintunya tidak terkunci, Iqbal pintu kamar Tiara tidak terkunci lebih baik kita masuk saja" ucap harum kemudian langsung masuk.
Iqbal yang mendengar tersebut langsung menuju ke kamar Tiara lalu ikut masuk ke dalam kamar.
mereka melihat Tiara tidur dengan bantal yang basah dan juga matanya bengkak akibat menangis.
"Iqbal apa kau berpikir yang sama dengan aku, dia seperti baru saja menangis tapi apa yang membuat menangis" ucap harum yang penasaran yang dianguki oleh Iqbal.
"Tiara bangun bunda menunggu kita untuk turun makan malam" ucap iqbal yang membuatnya Tiara bangun dari tidur kemudian menuju ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya.
"el kau membentak ku dengan suara yang keras aku sangat kecewa dengan sikap tapi mau gimana lagi aku tidak bisa marah kepada mu" ucap Tiara kemudian langsung membuang barang-barang yang ada di kamar mandi menjadi berantakan.
"kenapa dengan dia" ucap Iqbal penasaran sesaat kemudian Tiara keluar dengan wajah dingin melewati Iqbal dan harum.
__ADS_1
"kenapa rasanya sakit saat Tiara yang hanya melewati tanpa mempedulikan kami berdua. aku sangat merindukan Tiara yang dulu dari pada Tiara yang sekarang" batin harum.
"kenapa aku merasa bersalah atas sikapku terhadap Tiara selama ini. apa karena aku sudah keterlaluan hingga kau hanya melewati kami Tampa bicara sedikit pun. setiap kali Tiara melewati kami seperti ini aku merasa sakit. dia seperti tidak mengenal kami sama sekali dan bahkan dia menganggap bahwa kami adalah orang asing" batin Iqbal
flashback end
"oh begitu ternyata, tapi aku penasaran dengan nama el apa jangan-jangan dia adalah Marsel pacar Tiara yang di cerita oleh Tiara beberapa hari yang lalu bersama dkknya" ucap nio.
"mungkin" Ucap Iqbal dan harum bersama mereka sangat sakit melihat sikap Tiara yang dingin.
......................
ski pagi
Marsel terbangun dari tidurnya kemudian langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. kemudian bersikap Dengan memakai baju sekolah.
dia turun dari wajah dingin bersiap untuk sekolah kembali demi bisa bersama dengan Tiara.
"kalian sudah siap ternyata" ucap Marsel melihat devis dan Daniel.
"tentu saja sudah siap kami ini sangat teladan" ucap Daniel yang dianguki oleh devis
sesaat kemudian mereka berangkat ke sekolah dengan menggunakan motor sport keluar baru.
......................
Tiara terbangun dengan senyum yang mengembang di bibirnya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. sesaat kemudian Tiara sudah siap dengan seragam sekolah.
"pagi" ucap Tiara yang menyembunyikan rasa senang kepada mereka semua karena dia tau ini akan heboh saat melihat Tiara tersenyum.
"pagi" ucap Selena dkk membalas ucapan Tiara.
sesaat kemudian mereka selesai sarapan kemudian langsung menuju ke bagasi untuk mengambil mobil sport mereka.
......................
skip sampai
Marsel sampai ke sekolah yang membuat para murid yang jadi heboh.
__ADS_1
"wah sepertinya ada murid baru" ucap murid A.
"mungkin saja" ucap murid B.
"seperti mereka sangat tampan" ucap murid C.
Marsel dkk membuka helmnya yang membuat semua murid tambah heboh dengan wajah tampannya.
"mereka bertiga sangat tampan" ucap murid D.
"iya andai saja gue cantik seperti para primadona yang ada di sekolah ini pasti gue akan langsung menyatakan perasaanku kepadanya" ucap murid E.
"berhenti menghayal" ucap murid F.
dan masih banyak lagi yang memuji ketampanan Marsel dkk tapi mereka tidak menggapainya. Marsel menuju ke kantor kepala sekolah untuk mengetahui kelas yang mereka tempati.
Beberapa saat kemudian Tiara dkk sampai di ke sekolah yang membuat para murid diam. walaupun banyak sekali yang memuji kecantikan Tiara dkk tapi mereka hanya memuji Tiara dkk di dalam batin mereka saja.
Tiara yang mendengar batin para murid hanya diam menuju ke kelas.
beberapa saat kemudian bel berbunyi menandakan bahwa jam pelajaran akan segera dimulai.
beberapa menit kemudian Bu Nasywa masuk kedalam Kelas untuk menjelaskan tentang pelajaran yang di bawahnya.
"baik pelajaran hari ini adalah bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla " ucap Bu Nasywa yang menjelaskan.
......................
Marsel dkk masuk ke kelas XI IPA 1 kelas yang sama dengan Iqbal dkk dan Bayu dkk.
"perhatian semua kita kedatangan murid baru hari ini silahkan masuk" ucap guru yang mengantar Marsel dkk.
Marsel dkk langsung masuk ke dalam kelas dengan aura dingin.
"baiklah kalian berkenalan nama kalian masing-masing" ucap guru yang mengantar Marsel dkk.
...----------------...
bersambung
__ADS_1