Transmigrasi Sarah

Transmigrasi Sarah
mall di serang


__ADS_3

"kasian Mbak" ucap Yuna.


"sama-sama nona" ucap pelayan tersebut membungkukkan kepala kemudian pergi


Tiara dkk dan marsel memakan yang sudah di siapkan oleh pelayan.


......................


ditempat Radit dkk selena dan Anna


"kalian lapar tidak" ucap Radit.


"tentu saja lapar Lo kira kita semua tidak lapar " ucap Iqbal kesal.


"bagaimana kalo kita makan di restoran itu" ucap Selena menunjuk


Radit dkk selena dan Anna memasuki restoran tersebut mereka mengedarkan pandangannya melihat apa masih ada meja kosong.


"disana ada meja kosong" ucap harum menuju ke arah meja 10.


Radit dkk selena dan Anna menuju ke arah meja tersebut. mereka duduk di kursi yang tersedia di sana.


"Iqbal harum itu bukan Tiara dkk dan Marsel" ucap farel tidak sengaja melihat Tiara dkk dan marsel sedang makan di meja 4.


"iya benar" ucap nio yang ingin menghampiri Tiara dkk dan marsel Tapi mengurungkan niatnya karena kedatangan seseorang pelayan.


"Nona tuan mau pesan apa?" tanya pelayan tersebut.


"aku pesan nasi goreng pedas dan minumannya juz mangga" ucap nio.


"samai saja semua" ucap Selena diangguki oleh yang lain.


"baik tunggu sebentar nona tuan" ucap pelayan tersebut pergi.


"Ara buka mulut aaaa" ucap marsel mengarah garpunya ke mulut Tiara.


"el coba deh nasi goreng pedas enak banget loh beda dengan nasi goreng pedas yang selama ini aku makan" ucap Tiara menyapih marsel.


"iya beda banget aku masih ingat waktu itu kau mencoba membuat nasi goreng pedas tapi gagal" ucap marsel mengingat saat pertama kali Tiara masak.


"itukan saat pertama kali aku masak jadi wajar aku gagal" ucap Tiara kesal.


"mereka sedang membicarakan tentang apa seperti seru" ucap Wisnu penasaran.


Selena dan Anna di ikuti oleh Radit dkk berdiri dari tempat duduknya ingin menyapa Tiara dkk dan marsel.


"hai semua" ucap Selena dan Erlangga bersama menyapa mereka.


Tiara mengkode Yuna agar memulai membalas Sapa Selena, Anna, Radit dkk.


"hai juga selena" ucap Yuna dengan raut wajah tidak suka tapi ditutup oleh wajah senang.


"sial kenapa mereka ada di sini dan kenapa aku juga yang membalas sapaannya" batin Yuna kesal.


"Yuna kenapa kau terlihat kesal" ucap Selena menatap Yuna.


"bagaimana gue tidak kesal coba gue selalu saja ditindas oleh mereka mentang-mentang gue yang paling muda di antara mereka walaupun gue dan Serena beda 5 menit saja" ucap Yuna kesal.

__ADS_1


"yang sabar yah yuna" ucap Anna.


"ah, sepertinya pesan kami sudah sampai" ucap nio melihat pelayan menata makanan di meja.


"hmm" ucap Tiara dkk ditambah Marsel.


"yah" ucap Yuna "sana pergi" tambah Yuna dalam hati.


Selena, Anna, dan Radit dkk pergi menuju ke meja mereka. mereka makan tapi tiba-tiba terdengar suara tembakan dan teriakan.


dor


aaaa


dor


"cepat lari aaaa" teriak pengunjung ketakutan.


dor


"aaaaa ada perampokan" teriak pengunjung stress melihat orang yang seperti perampok sambil memegang senjata api.


dor


Tiara dkk dan marsel hanya diam dari tempat duduknya Tampa niat untuk lari.


"Radit bagaimana ini aku takut" ucap Selena yang ketakutan memeluk Radit.


"aku juga takut" ucap Anna menangis sambil menutup telinganya.


"tenang semua kita cari cara untuk keluar dari mall ini" ucap Iqbal.


"apa mereka bosan hidup" gumam tiara tersenyum tipis.


"AKU HITUNG SAMPAI TIGA JIKA KALIAN TIDAK KELUAR MAKA SEMUA ORANG YANG ADA DI TEMPAT AKAN MATI" terik sang penyerangan lagi.


"orang yang Lo cari tidak ada di sini mending kalian pergi saja" ucap harum.


"iya benar mending Lo pergi dari sini karna orang yang Lo cari tidak ada di sini" ucap Erlangga.


sang penyerangan tersebut menatap mereka berdua dengan tajam sambil menodongkan senjata kearah harum.


pok


pok


Yuna bertepuk tangan menuju kearah san penyerangan.


"setelah mendengar suara gue pasti Lo mengenali gue" ucap Yuna sambil tersenyum devil.


"setelah mendengar suara Lo gue yakin lo adalah salah satu dari tujuh devil yang sangat dibenci oleh semua mafia karena mulut pedasmu" ucap penyerangan membuat Radit dkk selena dan Anna kaget.


"Lo ternyata bisa mengenali gue dengan suara gue saja hebat-hebat" ucap Yuna sambil bertepuk tangan.


"Yuna kau mafia" ucap Selena yang masih kaget.


"iya kenapa Lo takut gue memang mafia tapi bukan hanya gue saja" ucap Yuna terpotong.

__ADS_1


"kami juga mafia" serena mewakili yang lain berdiri di samping yuna.


"serang mereka" perintah Vita maju dengan tangan kosong begitu juga dengan yang lain maju dengan tangan kosong.


bruk


bruk


aaakkkk


kreek


aaakkkk


"dasar lemah gue kira kalian semua hebat karena berani mencari kami bertujuh bahkan Lo berani mencari queen kami" ucap Yuna yang mulai memprovokasi musuh.


"aku kira Mafia dari night Wolf kuat tapi Ternyata lemah" ucap Tiara berdiri dari tempat duduknya diikuti oleh marsel.


"siapa lo jangan ikut campur urusan kami" bentak san penyerangan menatap tajam kearah Tiara.


"beraninya dia membentak Araku liat saja nanti organisasi kalian akan gue musnah hingga menjadi rata dengan tanah" gumam marsel kesal.


"tenang" ucap Tiara menenangkan marsel yang dengan kesal.


"kau benar sekali putri mereka sangat lemah aku baru saja menendang kakinya langsung patah" ucap jesicca memanasi.


"dasar lemah tidak berguna kalian semua seharusnya tidak usah masuk ke dalam dunia bawah. kalian hanya merusak nama baik organisasi kalian sendiri" sindir Yuna dengan nada mengejek.


Tiara berjalan menuju ke arah Iqbal dan harum membisikkan sesuatu


"kalian evakuasi semua orang yang ada di mall ini beri taukan temanmu juga" bisik Tiara kembali ke tempatnya.


Iqbal dan harum segera memberikan taukah kepada yang lain setelah memberi tahukan mereka langsung mengevakuasi semua orang yang ada di mall.


"jika gue yang menjadi pemimpin organisasi night wolf gue pasti tidak akan pernah merekrut kalian" Sindir yuna melirik ke arah Radit dkk selena dan Anna yang sedang mengevakuasi semua orang yang terjebak di dalam mall.


"benar tidak guys hahahaha" ucap Yuna tertawa keras.


"jangan terpancing dengan ucapannya dia adalah salah satu dari tujuh devil yang dijuluki perverted devil" ucap salah satu anggota night wolf.


"kami tidak peduli kami ingin membunuhnya" ucap salah satu anggota night wolf menyerang karena marah dengan ucapan yuna.


mereka bertarung kembali dengan Brutal tapi kalian ini anggota night wolf menyerang dengan senjata begitu juga dengan Yuna dkk. Tiara dan marsel hanya melihat Yuna dkk tanpa niat untuk membantu mereka.


Radit dkk selena dan Anna mereka mengarahkan semua orang keluar dari mall dengan selama. saat sampai di luar mall sudah banyak tentara yang datang ke mall mereka mulai masuk ke dalam untuk menyergap semua anggota mafia yang di dalam mall.


setelah melihat Radit dkk selena dan Anna pergi Tiara dan mulai membantu Yuna dkk. Tiara dan marsel mengeluarkan belati kembar Milik mereka.


zeeee


aaakkkhh


zeeee


aaakkkhh


suara belati dan teriakan dari anggota night wolf terkena belati tajam milik Tiara dan marsel.

__ADS_1


"Lo tadi berani membentak Araku maka terimalah ini" ucap Marsel menyerah anggota night wolf yang sudah membentak Tiara.


__ADS_2