Transmigrasi Sarah

Transmigrasi Sarah
datang ke markas god of darkness


__ADS_3

"kita ke markas God of darkness yang ada disini" ucap Marsel.


"itu artinya kita bolos sekolah begitu" ucap Tiara dianguki oleh Marsel.


...............


"Kalo aku ikut denganmu ke markas God of darkness memakai mobilmu lalu bagaimana dengan mobilku?" tanya Tiara.


"Bagaimana kalo kau titipkan saja mobilmu ke salah satu dari sahabat itu yang tidak membawa mobil" usul Marsel.


"Hmmm, bagaimana kalo aku titipkan mobilku ke raina dia kebetulan tidak membawa mobil hari ini karena sedang diperbaiki kemarin lalu" ucap Tiara menarik Marsel menuju ke arah kelas.


Sesaat kemudian Tiara dan Marsel sampai di kelas banyak yang mata yang memperhatikan Marsel dan tiara.


"Raina aku ingin minta tolong kepadamu bisa tidak kau membawa mobilku ke mansion. kan kau tidak membawa mobil jadi aku minta tolong" ucap Tiara.


"Baiklah, mumpung aku hari ini suasana hati kau sedang baik, jadi aku bantu mana kuncinya" ucap Raina kepada Tiara yang melempar kunci mobilnya.


"Oh iya, mana imbangnya di dunia ini tidak ada yang namanya gratis" ucap raina.


Marsel yang mendengar tersebut langsung mengeluarkan kartu kredit warna hitam miliknya.


"Ambillah ini" ucap Marsel memberikan kartu kreditnya.


"Bukan ini yang aku maksud" ucap raina yang menepuk jidatnya.

__ADS_1


Tiara yang mengerti maksud tidak langsung membisik sesuatu kepada Marsel yang membuatnya langsung mengerti.


"Baiklah gue akan membelikan mu coklat yang selalu gue beli kepada ara, tapi nanti saat gue membawa Ara pulang ke mansion kalian" ucap Marsel.


"Memang putri suka makan coklat" ucap Yuna dengan wajah polosnya.


"Ya ampun Yuna tentu saja putri suka dengan coklat mana ada perempuan yang tidak suka dengan coklat" ucap Gladis yang menggelengkan kepalanya Pelang.


"Baiklah aku tunggu yah, kau beruntung putri bisa memilih pacar yang pengertian tidak seperti aku kurang beruntung memiliki tunangan yang tidak pernah peka" ucap Raina yang kesal setiap kali bertemu dengan tunangannya.


"Ya Sabar Raina pasti suatu saat nanti tunanganmu akan bisa peka dengan perasaanmu"ucap Vita.


"Bagaimana dia bisa peka jika orangnya sangat dingin bahkan aku sangat kesal setiap kali aku mengajaknya bicara pasti dia akan menjawabnya dengan singkat" ucap Raina.


"kau tenang saja" ucap Raina.


......................


skip


Tiara dan Marsel sampai di markas god of darkness. mereka memasuki markas tersebut dengan aura yang dingin.


"selamat datang Kim" ucap semua anggota God of darkness yang menyambut kedatangan Marsel.


"siapa wanita yang bersama dengan Kim dia sangat cantik" bisik anggota God of darkness A.

__ADS_1


"mungkin dia pacarnya Kim" ucap anggota God of darkness B yang menjawab pertanyaan A.


dan masih banyak lagi anggota God of darkness yang penasaran dengan Tiara.


Marsel tidak menghiraukan mereka begitu juga dengan Tiara yang hanya mengikuti Marsel ke kursi kebesarannya.


"kalian semua perkenalkan dia adalah Tiara Queen kalian jadi kalian semua harus menghormatinya seperti kalian semua menghormati ku apa kalian paham" ucap Marsel yang memperkenalkan Tiara.


"kami paham Kim, selama datang ke markas god of darkness Queen" ucap semua anggota God of darkness.


"Ara ayo kita pergi ke ruang komputer aku akan membantumu untuk mencari keberadaan Kim black dragon, supaya kau bisa kembali ke London dengan cepat" ucap Marsel.


"iya" ucap Tiara mengikuti Marsel ke ruang komputer yang ada di markas god of darkness.


......................


"aku tidak menyangka bahwa Tiara dan Marsel itu adalah pasangan kekasih, apa kalian tidak mengetahui itu" ucap Angga kepada devis dan Daniel.


"kami Sama sekali tidak mengetahui tentang itu sama sekali, saat dia memutuskan untuk masuk ke sini dia hanya bilang ingin bertemu dengan pacarnya. kami juga terkejut saat dia bisa romantis ini apa kalian tau Marsel itu tipe orang yang tidak suka disentuh oleh orang lain kecuali dengan keluarga" ucap Daniel.


"ternyata dia tipe yang susah untuk di dekatti" ucap nio.


......................


bersambung

__ADS_1


__ADS_2