Transmigrasi Sarah

Transmigrasi Sarah
ekting Serena


__ADS_3

Alex kembali mengotak-atik komputernya yang ada di depannya lalu komputer melihat eror.


"**** gue kalah, untung saja ayah tidak ada di sini jika tidak dia pasti akan kecewa lihat saja nanti gue akan membalasmu semut kecil" batin Alex mematikan Komputer lalu tidur.


......................


di negara i.


4 orang sedang bersantai sambil menikmati pemandangan yang ada di depan mereka hingga.


"bayu bagaimana perasaanmu setelah mengetahui Tiara hasil hidup?" Tanyanya menatap anaknya.


"aku senang sekaligus sedih karena dia sudah menikah dan memiliki dua anak kembar, dari awal aku sudah tau kalo aku tidak bisa mendapatkannya apalagi Marsel dan Tiara sudah pacaran selama 5 tahun" ucap Bayu tersenyum menjawab pertanyaan bundanya.


"nak apa kau sudah mengikhlaskan nya?" tanya Ayah Bayu penasaran.


"sedikit" ucap Bayu berdiri dari duduknya lalu berjalan dua langkah ke depan sambil tersenyum menatap langit.


"jadi apa kau sudah menerima tunanganmu sekarang?" tanya bunda yang membuat bayu menoleh ke belakang sambil tersenyum.


"aku akan berusaha menerimanya" ucap Bayu tersenyum kembali menatap langit.


"bunda pantas saja adik tidak bisa melupakan cinta pertama itu, dia cantik, imut, walaupun dingin dia sangat perhatian" ucap seorang pria yang bernama Kenan (kakak Bayu).


"bukan hanya itu kak dia adalah teman masa kecil adikmu tiara anak dari Tante Tania dan om Haris" ucap bunda Bayu menatap nak pertamanya.


"wah, pantas saja aku merasa dekat dengannya ternyata dia anak dari Tante Tania dan om Haris" sahut Kenan sambil mengangguk Pelang.


"minum datang" ucap seorang wanita sambil membawa nampan berisi jus dan kopi wanita Tersebut menaruhnya di meja lalu duduk di samping Kenan.


"makasih istriku sayang, oh iyah dimana Riana?" tanya kenan karena tidak melihat putrinya.


"dia ada di kamar sedang tidur mungkin karena kelelahan" ucap istri Kenan yang bernama Kinara sambil tersenyum.


"tadi kalian sedang membicarakan tentang apa tadi?" tanyanya penasaran dengan apa yang mereka bahasa.


"oh itu tentang Tiara adik dari Iqbal dan harum dikira mati karena penyerangan mall 6 tahun yang lalu kalo tidak salah" sahut Kenan menjawab pertanyaan istrinya.


"itu benar, aku tidak habis pikir dengan mereka kenapa harus memalsukan kematian mereka" ucap Kenan sambil mengigit kukunya.


"itu karena yang menyerang mall itu mafia dan ketujuh sahabat Tiara adalah mafia apalagi Marsel suami Tiara juga Kim mafia" ucap ayah yang membuat bayu menoleh ke arah ayah lalu duduk kembali di tempatnya semula.


"bagaimana bisa ayah mengatakan hal tersebut?" tanya Bayu bingung.


"itu karena ayah sudah menyelidikinya identitas ketujuh sahabat Tiara saat ayah tahu mereka masih hidup, dan kau tahu mafia yang menyerang mall tersebut sedang mencari mereka" ucap ayah tersenyum menjawab pertanyaan putra keduanya.


"awalnya ayah tidak percaya dengan informasi yang ayah dapat saat itu, tapi setelah melihat foto mereka baru ayah percaya" ucap ayah Bayu berdiri dari tempat duduknya meninggalkan mereka.


tidak lama kemudian ayah Bayu datang sambil membawa sebuah map yang berisi informasi tentang sahabat Tiara. dia memberikan ke Bayu dia langsung mengambilnya lalu membaca isinya dengan raut wajah kaget.


"ini" ucap Bayu tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang. "lalu nama mafia Marsel apa ayah" Sahut Bayu menetralkan keterkejutannya.


"ayah tidak tahu, sangat susah untuk di tembus oleh hacker ini pun Ayah dapatkan sangat susah" sahutnya sambil menggelengkan kepalanya Pelang.


......................


di negara c.


disebuah apartemen terdapat seorang wanita sedang mengotak-atik komputernya meretas sesuatu sambil tersenyum melihat komputer.


"ನೀವು ಮತ್ತು ಇತರರು ಹೇಗಿದ್ದೀರಿ? (Bagaimana kabarmu dan yang lainnya?)" pesan wanita yang dia kirim.

__ADS_1


"Ara kau meretas perusahaan kakakmu" ucap seorang pria yang ternyata Marsel sambil menaruh coklat panas di samping komputer.


"yah, el" ucap Tiara tersenyum kemudian berdiri lalu mengalungkan tangannya di leher Marsel. Marsel tersenyum melingkarkan tangannya di pinggang Tiara lalu menciumnya bibir lembut.


Ting


"ನೀನು ಯಾರು (Siapa kamu?)"


Marsel dan Tiara berbalik ke komputer saat pesan yang kirim oleh Tiara di balas. Tiara tersenyum melepas pelukannya kembali duduk di kursi lalu mengotak-atik komputernya kembali. marsel tersenyum mengelus pucuk kepala Tiara sambil melihat apa yang di lakukan di istrinya.


"ಇದು ಸಾರಾ, ನಿಮ್ಮ ಸುಂದರ ಸಹೋದರಿಯನ್ನು ನೀವು ಮರೆತಿದ್ದೀರಾ (Ini Sarah, apakah kamu sudah melupakan adikmu yang cantik)" balas Tiara.


Marsel menggelengkan kepalanya Pelang sambil tersenyum melihat balasan dari Tiara yang narsis itu.


tin


"ನಾನು ಆರು ವರ್ಷಗಳ ಹಿಂದೆ ನಡೆಸುತ್ತಿದ್ದ ಕಂಪನಿಯನ್ನು ಹ್ಯಾಕ್ ಮಾಡಿದವರು ನೀವೇ (Anda adalah orang yang meretas perusahaan yang saya jalankan enam tahun lalu)" balasnya.


"ಹೌದು, ಅದು ನಾನೇ ಅಕ್ಕ (Ya, itu aku kakak)" balas Tiara lalu menghentikan peretasan nya dan juga menghapus pesan yang tadi agar jejak tidak diketahui.


......................


di tempat Leo dan Brian


"Brian lihatlah ini ada yang meretas Kembali perusahaan dan juga dia mengirim pesan" ucap Leo yang membuat brain berdiri dari sofa menuju ke arah Leo.


Brian terkejut langsung mengebrak meja dengan keras yang membuat leo kaget mengelus-elus dadanya kesal.


"lo ini benar-benar yah mau membuat Kakak jantungan" ucap Leo setelah memukul bagian belakang kepala Brian.


plak


"sakit banget kaka Lo pukul nggak kira-kira" keluh Brian mengelus-elus kepalanya sakit.


Leo yang mendengar tersebut langsung membalas pesan dengan perasaan tercampur aduk. Brian dengan serius menatap komputer yang ada di depannya Tanpa berkedip sedikit pun.


"kita tunggu sampai dia membalasnya baru kita tahu siapa yang mengirimkan pesan dan meretas perusahaan" ucap Leo setelah mengirim pesan.


tidak lama kemudian pesan yang di kirim oleh Leo di balas yang membuat mereka terkejut sambil menatap ke komputer.


"dia sangat narsis, apa benar Sarah hanya dia yang selalu seperti itu" gumam Brian tapi masih di dengar oleh Leo sekilas.


......................


di negara l.


"bodoh Lo bodoh delvian mengapa kau menyia-nyiakan orang yang tulus mencintaimu" ucap delvian sambil memukul-mukul tembok kamar sampai berdarah.


tok tok


seorang mengetuk pintu kamar delvian di karena tidak ada jawaban dia langsung membukanya dengan raut terkejut langsung menghampiri Delvian lalu menghentikan aksinya.


"Delvian Lo sadar nggak Lo hanya melukai diri lo sendiri tau nggak, untuk apa untuk membuatnya kembali ke padamu" ucap Alvin kesal.


"jika itu memang bisa kenapa tidak mencobanya" ucap delvian sambil menatap kosong ke depan.


"Lo nggak waras delvian Lo ingat, saat Lo menghina mencaci maki Serena di depan umum waktu itu dan apa Lo ingat saat Lo menampar pipi Serena saat itu juga, dia hanya diam Tanpa mengucapkan apa-apa saat dia berhenti mengejar Lo dan memilih orang lain Lo malah nggak terima sebenarnya apa mau Lo" bentak Alvin marah karena delvian mengejar kakak iparnya.


"gue mau Serena" ucap delvian yang membuat tambah Alvin kesal terhadap sikap delvian.


"Lo sadar Lo nggak akan bisa mendapatkan Serena lagi, karena Ergan lebih pantas untuk mendampingi serena" ucap Alvin yang membuat delvian kesal menarik kerah baju Alvin.

__ADS_1


"Lo harus membantu gue mendapatkan Serena tidak hanya menghina gue alvin" ucap delvian kesal.


"haha... membantumu apa gue nggak salah dengar Lo ingat delvian gue nggak akan membantumu mendapatkan Serena lebih baik gue membantu Ergan lebih dekat dengan istrinya serena" ucap alvin yang membuat delvian memukul pipi Alvin.


Alvin memegang pipi sakit sambil menatap delvian dingin delvian mendorong Alvin lalu menatap Alvin tidak percaya dengan dia dengar.


"jadi Lo nggak mau membantu gue lebih memilih membantu Ergan ******** itu haha....." tawa tidak waras lalu berubah sendu.


"itu kesalahan Lo sendiri jika Lo cinta Serena kenapa dulu Lo menyia-nyiakannya, ikhlaskan dia bersama dengan ergan" ucap Alvin berbalik pergi dari kamar delvian.


Alvin turun ke lantai satu bertemu dengan orang tua delvian sambil tersenyum ke arah mereka lalu pamit pulang.


......................


di sisi Serena.


sekarang Serena berada di perusahaan Ergan sambil menenteng makanan untuknya. berjalan ke resepsionis yang tersenyum ramah ke arah Serena begitu juga Serena membalas senyum resepsionis.


"halo nona sedang mencari siapa? dan punya urusan apa anda kesini?" tanya resepsionis Ramah.


"saya ingin bertemu dengan ergan" ucap Serena tersenyum menatap resepsionis yang membuat resepsionis kagum dengan kecantikan Serena.


jika saja Tiara dkk melihat Serena tersenyum seperti itu pasti mereka akan terkejut dengan mulut terbuka karena sangat jarang Serena tersenyum kepada orang lain selain mereka termasuk orang tua mereka.


"maaf nona tuan Ergan sedang sibuk sekarang" ucap resepsionis melihat jadwal Ergan sambil menggelengkan kepalanya Pelang.


"siapa kau kenapa berani mencari tuan Ergan yang sedang sibuk" teriak seorang wanita yang membuat Serena berbalik melihat siapa yang berteriak.


wanita dengan pakaian ketat dan riasan wajah yang tebal menghampiri Serena dengan raut wajah yang arogan.


"Lina ****** itu lagi pasti dia mau mencari perhatian kepada tuan ergan"


"dasar tidak tahu Malu"


"mungkin urat malunya sudah putus makanya dia berani seperti itu"


bisik-bisik terdengar dari para karyawan yang sedang melihat orang yang meneriaki Serena yang bernama Lina.


"saya yang seharusnya bertanya kepada anda atas ada apa anda meneriaki saya" ucap Serena sambil menatap tajam kearah wanita tersebut.


"cih, kau tidak sadar kau pasti ingin menggoda tuan Ergan kan jawab" ucap wanita tersebut mendorong Serena yang membuat jatuh ke lantai.


Serena melihat ke arah lift khusus ceo yang akan terbuka kemudian langsung berekting menangis. lift ceo terbuka yang menampak Ergan dan sekertarisnya mereka penasaran dengan apa yang terjadi yang membuat karyawan. Ergan dan sekertarisnya menghampiri kerumunan alangkah terkejutnya melihat istrinya terduduk di lantai sambil menangis.


"sayang apa yang ternyata? dan kenapa kau ada disini?" tanya Ergan khawatir lalu memeluk Serena yang membuat semua orang kaget tidak percaya.


Serena tidak menjawab ucapan Ergan dengan tubuh yang gemetaran membalas pelukan Ergan. Ergan merasa tubuh Serena gemetar ketakutan membuat langsung menatap mereka semua yang ada di sana.


"siapa yang membuat istriku menangis Jawab" teriak Ergan marah berdiri mengendong Serena seperti Kuala. Serena menyembunyikan wajahnya di leher Ergan sambil menangis.


"Lina tuan, dia mendorong istri anda hingga terjatuh ke lantai" ucap seorang karyawan sambil menunjuk ke arah Lina berdiri.


"semoga saja dia dipecat dengan apa yang dia lakukan terhadap istri tuan Ergan"


"aku juga berharap seperti itu, aku sudah muak dengan perilakunya yang semena-mena terhadap kita"


"rasa itu, mentang-mentang dia di ketua tim a bisa semena-mena terhadap kita"


"kau di pecat dan tidak akan di biarkan untuk masuk di perusahaan manapun itu" ucap Ergan meninggal tempat tersebut kembali ke memasuki lift menuju ke ruangannya.


Serena tertidur karena lelah mengeluarkan air mata palsunya Ergan yang merasa Serena tertidur hanya diam. sesampainya di ruangannya Ergan langsung menuju ke suatu ruangan yang ternyata di dalam terdapat sebuah kamar.

__ADS_1


Ergan membaringkan tubuh serena di kasur lalu mencium kening "cantik" gumam Ergan tersenyum lalu pergi dari sana.


__ADS_2