
"Lo tadi berani membentak Araku maka terimalah ini" ucap Marsel menyerah anggota night wolf yang sudah membentak Tiara.
......................
diluar mall
sudah banyak awak media datang untuk menyiarkan berita terkait penyerangan mall.
"pemirsa sekarang saya berada di luar mall yang sedang di Serang oleh mafia yang di mana mafia Tersebut mencari keberadaan sedang mencari musuh bebuyutannya black devil" ucap wartawan menyiarkan berita menuju ke arah harum.
"disampingnya saya adalah salah satu orang yang membantu mengevakuasi semua orang yang ada di dalam mall tersebut agar dapat keluar dengan aman" ucap wartawan.
"apa saya boleh tau siapa nama anda dan bisa bertanya tentang situasi didalam" ucap wartawan.
"nama saya harum dan sekarang situasi saat buruk didalam adik dan teman-teman adik saya terjebak didalam sana" ucap harum menunduk menahan air matanya.
"dia menyuruh saya dan teman-teman saya untuk mengevaluasi semua orang untuk keluar dari sana tapi adikku dia" ucap harum mengangkat kepalanya.
"yang sabar yah mas harum doakan saja adik anda bisa selamat" ucap wartawan yang diangguki oleh harum.
"pemirsa dari informasi yang saya dapatkan dari mas harum salah satu dari orang yang sudah mengevakuasi semua orang yang ada di dalam mall" ucap wartawan.
......................
markas red dragon
"BAYU" teriak Arya mencari Bayu dengan raut wajah cemas.
"apa kenapa Lo teriak seperti orang gila saja" ucap Bayu bingung.
"liat deh" ucap Arya memberikan handphonenya ke Bayu dengan raut wajahnya bingung Bayu mengambil handphone tersebut.
"ini" ucap Bayu terkejut dengan pernyataan harum di awak media.
"mall di serang oleh mafia Tiara dkk berada di dalam mall tersebut bersama dengan ketujuh Sahabatnya" ucap Arya membuat Bayu tambah terkejut.
"gue harus kesana untuk menyelamatkan Tiara" ucap Bayu khawatir dengan keadaan Tiara.
"Bay Lo tenang dulu kalo pun Lo kesana tidak akan bisa menolong Tiara bay karena orang yang mall tersebut adalah mafia. jadi tenang Lo harus ke sana sedang perasaan Tenang jika Lo kesana dengan perasaan cemas maka Lo akan berpikir tidak-tidak tentang keselamatan tiara" ucap Arya menasehati Bayu walaupun di dalam hatinya sangat khawatir dengan Tiara.
"Loh ada apa ini kepada Bayu kelihatan sangat cemas akan sesuatu?" Alex yang baru datang bersama dengan farel dan Gilang.
"lo Lihat saja sendiri" ucap Arya menunjuk handphonenya yang ada di tangan Bayu.
dengan sigap Alex langsung merebut handphone tersebut dari tangan Bayu farel dan Gilang ikut penasaran mendekati Alex dan ikut melihat berita penyerahan Tersebut.
"oh pantas saja Bayu khawatir" ucap Alex sambil mengangguk-angguk.
"apa Lo mau kesana melihat keadaan mall tersebut?" ucap farel.
"iya gue ingin kesana" ucap Bayu mengambil jaket dan kunci motornya.
"kalian mau ikut tidak" ucap Arya mengambil handphonenya dari tangan Alex.
"ikut" ucap mereka bertiga mengikut Arya dan Bayu dari belakang.
......................
di butik bunda tania.
__ADS_1
bunda sedang mengurus butik milik tiba-tiba hendphone berbunyi.
"tumben ayah menelpon di jam kerja biasa ayah akan menelpon saat jam istirahat" gumam bunda yang kebingungan mengangkat teleponnya.
"halo ayah ada apa tumben ayah menelpon di jam segini?" tanya bunda yang bingung.
"bunda lihat berita penyerahan mall sekarang tiara dkk terjebak di dalam sana" ucap ayah khawatir dengan keadaan Tiara.
"APA tunggu aku lihat dulu" ucap bunda menutup teleponnya langsung melihat berita di internet.
bunda melihat harum dengan wajah khawatir dengan keadaan putri satu-satunya berada di dalam mall.
"Tiara his his his his" ucap bunda sambil menangis mendengar pernyataan harum tentang Tiara yang terjebak di dalam mall.
"Susi tolong urus butik saya pergi dulu" ucap bunda keluar dari air mata bergegas menuju ke arah mobil.
......................
di dalam mall tempat Tiara dkk ditambah Marsel.
Marsel dan tiara sudah berlumuran darah berceceran di baju mereka begitu juga dengan yang lain.
"Ara kau masih bisa bertarung?" tanya marsel yang khawatir dengan Tiara.
"masih el" ucap Tiara sambil menatap tajam ke arah musuh.
"kalian bagaimana apa kalian masih bisa bertarung?" tanya Tiara kenapa serena dkk.
"masih" ucap mereka serentak kemudian melanjutkan pertarungan mereka.
"begitu lemahnya kalian semua hingga kalian semua tidak dapat membuat kami kelelahan bahkan kalian tidak bisa menggores tubuh kami dengan senjata kalian" ucap Yuna dengan nada yang mengejek.
"memang benar apa yang gue ucapkan tadi kalian semua memang tidak pantas masuk ke dunia bawah hanya merusak nama baik organisasi kalian" ucap Yuna.
"terima kasih atas pujian kalian" ucap Yuna tersenyum menakutkan yang membuat night wolf merinding.
"itu lah kenapa semua musuh kami kalah dan apa kalian semua tahu queen kami telah lebih cantik di banding dengan kami" ucap Yuna.
"benar tidak queen" ucap Yuna menatap Tiara.
"hm" dehem Tiara membalas ucapan Yuna.
"cih, dasar kutub Utara" gumam Yuna kesal.
"lihat saja nanti organisasi kalian tempati akan gue ratakan dengan tanah karena kalian berani membentak kekasihku seperti tadi" ucap Marsel yang masih kesal.
"memang Lo siapa?" tanya salah satu dari mereka.
"gue Kim dari god of darkness jadi otomatis kalian berurusan dengan dua mafia sekaligus" ucap marsel menatap mereka satu persatu.
"kenapa Lo harus menjawab mereka sih marsel mereka itu lemah tidak pantas mendapatkan jawaban darimu" sindir Yuna membuat mereka semua yang tadinya ketakutan sekarang sangat kesal dengan ucapan yuna.
"jadi queen apa yang harus kita lakukan" ucap Yuna.
"bunuh mereka semua kemudian suruh orang kita bawah Mayat yang sama persis seperti kita" ucap Tiara.
"apa kau ingin membuat kita seolah-olah sudah mati?" Tanya Vita.
"iya" ucap Tiara membuat mereka semua menatap dengan wajah bingung Tiara.
__ADS_1
"lalu bagaimana dengan rencana kita?" tanya jesicca.
"kita gunakan rencana kedua" ucap Tiara diangguki oleh yang lain.
"cepat bunuh mereka semua kemudian kita pergi dari sini sebelum para tentara sampai di sini" ucap marsel menarik tangan Tiara menjauh. Serena dkk membunuh mereka semua kemudian mengikuti Marsel dan tiara
Tiara dkk dan marsel pergi dari sana tempat tersebut menuju ruang cctv mall.
"kalian tunggu disini aku dan marsel akan pergi sebentar untuk menelpon seseorang mencarikan Tubuh yang sama seperti kita" ucap Tiara menarik Marsel menjauh.
setelah merasa cukup jauh Tiara mengeluarkan headphone begitu juga dengan marsel untuk menyuruh seseorang mencarikan Tubuh yang sama dengan Mereka.
......................
para tentara dan polisi sudah berada di tempat Tiara dkk dan Marsel bertarung.
"sepertinya ini tempat pertarungan antara mafia tersebut terjadi lihat sangat banyak darah yang berceceran dilantai" ucap tentara A.
"hm, lo benar lebih baik kita panggil ambulans datang ke sini" ucap tentara B.
"halo ambulans datang ke mall ***** " ucap tentara A menelpon ambulans kemudian langsung mematikan teleponnya.
"meriksa semua siapa tahu masih ada orang yang harus di sini" ucap tentara C memerintahkan semua tentara dan polisi memeriksa semua area.
"baik pak" ucap tentara dan polisi serempak langsung menyelusuri semua area yang ada di mall.
"pak di sini ada dua anak remaja perempuan" ucap polisi A.
"apa kalian tidak apa-apa?" tanya polisi A.
"apa kau bukan salah satu dari mereka yang sedang menyamar sebagai polisi akan?" tanya remaja A dengan raut wajah ketakutan.
"bukan jadi kalian tenang saja ayo keluar" ucap polisi A mengajak mereka keluar dari tempat persembunyiannya.
polisi tersebut mengajak mereka pergi ke petugas kesehatan yang sudah datang mengevakuasi korban.
"sepertinya masih ada beberapa orang yang terjebak di dalam sini" gumam tentara A.
"halo anak apa kalian melihat semua kejadian yang ada di sini" ucap polisi B.
"iya kami melihatnya lima puluh orang pertarungan dengan sembilan orang yang berusia sama seperti kami salah satu dari sembilan orang tersebut adalah laki-laki" ucap remaja B.
"apa kesembilan orang remaja tersebut mafia?" tanya tentara C.
"iya, saat itu para penyerang berteriak mencari keberadaan tujuh devil dan queen devil. ada dua orang yang mencoba mengusir mereka tapi mereka ditodong pistol lalu seorang gadis bertepuk tangan sebanyak dua kali kemudian menghampiri mereka. dia bilang 'setelah mendengar suara gue pasti Lo mengenali gue' itu yang diucapkan oleh gadis tersebut" jelas remaja B.
kedua remaja tersebut menjelaskan apa yang terjadi a sampai z saat terjadi penyerangan mall. polisi dan tentara mendengar apa yang dijelaskan oleh kedua remaja tersebut dengan sesama.
"kesembilan orang tersebut sangat kuat" gumam para tentara dan polisi.
"apa masih ada orang yang terjebak di dalam sini" ucap polisi A.
"iya masih ada tiga orang yang bersembunyi di balik sana" ucap remaja A menunjuk ke arah sebuah toko roti.
"periksa tempat itu" ucap tentara C memerintahkan.
"baik saya akan memeriksanya" ucap tentara D pergi memeriksa Koko roti.
tentara D menyusuri Semua sudut toko roti tersebut dengan sesama hingga sampai di dapur.
__ADS_1
"tolong his his his his his" suara minta tolong tiga orang remaja yang ketakutan sambil menangis.
"ayo keluar dari sini" ucap tentara D menemukan ketiga mengulurkan tangannya.