
"tolong his his his his his" suara minta tolong tiga orang remaja yang ketakutan sambil menangis.
"ayo keluar dari sini" ucap tentara D menemukan ketiga mengulurkan tangannya.
..................
diruang cctv
"apa kalian sudah menghapus semua rekan cctv di mall ini" ucap Tiara.
"sudah tinggal tunggu suruhan kalian membawakan mayat yang sama dengan kita semua" ucap fira.
hendphone Tiara dan marsel berbunyi Tiara Dan marsel langsung mengangkat teleponnya.
"cctv" ucap Tiara dan Marsel bersamaan mematikan teleponnya.
"minggir" ucap Tiara membuat mereka menjauh.
Tiara memengang tembok yang ada di bagian belakang komputer setelah menemukan tombol rahasia Tiara langsung menekannya tiba-tiba tembok tersebut berputar sedikit.
"masuk" ucap Tiara masuk kedalam sana ternyata ada sebuah lift menuju ke ruang bawah tanah Serena dkk+marsel mengikuti Tiara yang sudah masuk ke dalam lift.
"putri tempat apa ini" ucap Jesicca yang penasaran dengan apa yang dilihatnya sekarang.
"ini adalah ruang rahasia yang bisa mengarah kita ke ruang bawah tanah aku dan marsel yang merancangnya" jelas tiara.
"oh itu artinya mall ini milik kalian berdua dong" ucap Yuna diangguki oleh Tiara dan marsel.
"orang yang aku suruh untuk mencari mayat yang sama dengan tubuh kita semua sudah ada tinggal bawah mayat tersebut ke ruang cctv dan aku juga menyuruh mereka membawah mayat musuh yang sudah mati kesini agar lebih menyakitkan mereka semua bahwa kita bersembilan sudah mati" jelas tiara.
"kau memang hebat putri" puji Yuna yang membuat mereka geleng-geleng kepala mereka melihat tingkah laku Yuna.
"Ayo keluar" ucap Tiara setelah pintu lift terbuka sudah banyak orang menunggu mereka datang.
"kerjakan apa yang saya suruh" ucap Tiara Tampa melihat mereka semua.
"baik Queen" ucap mereka serentak kemudian mereka membawa mayat yang di minta oleh Tiara dan Marsel ke lift.
"pergi kita semua harus ke bandara cepatnya" ucap Tiara menuju ke arah mobil putih.
"hmm" dehem mereka mengikuti Tiara masuk ke dalam mobil putih.
Marsel menyetir mobil tersebut dengan kecepatan sedang hingga mereka keluar dari ruang bawah tanah mall. mereka semua langsung pergi ke bandara setelah menelpon seseorang mengirimkan pesawat pribadi.
__ADS_1
......................
di luar mall.
"harum Iqbal" panggil bunda yang baru sampai di mall dengan wajah khawatir.
"apa yang kau bicarakan internet itu benar adanya bahwa Tiara terjebak di dalam sana bersama dengan teman-temannya" ucap bunda.
"iya tapi bunda tenang saja Tiara pasti akan baik-baik saja" ucap harum memenangkan bunda yang kelihatan sangat pucat.
"harum Iqbal dimana Tiara dkk apa mereka masih terjebak di dalam" Pangil ayah yang juga baru sampai.
"iya mereka masih di dalam mall tapi ayah tenang saja para tentara dan polisi sedang berada di dalam mall untuk menyelamatkan Tiara dkk" ucap Iqbal.
"harum Iqbal" terik Bayu emosi dengan apa yang diucapkan harum dan salah satu wartawan.
"Lo kenapa tidak membawa Tiara keluar dari sana hah" teriak Bayu mencengkram baju harum dan Iqbal.
"dia menyuruhku untuk membawa semua orang keluar dari sini gue tidak tahu kalo Tiara tidak ikut keluar saat teman-temannya bertarung di dalam" ucap Iqbal menghempaskan cengkraman Bayu begitu juga dengan harum.
"TAPI LO BISA AKAN PERIKSA TERLEBIH DAHULU APA TIARA ADA BERSAMA DENGAN ORANG YANG LO BAWAH KELUAR DARI SANA. KALIAN HANYA MEMENTINGKAN EGOMU SENDIRI ANDAI KALIAN MEMERIKSANYA TIARA PASTI DIA SEKARANG SUDAH KELUAR DARI TADI" teriak Bayu emosi.
"Bayu tenang nak jangan sampai emosimu menguasai mu Tante tahu kau khawatir dengan Tiara" nasehat bunda sambil Menangis.
"maaf Tante aku sangat emosi dengan kedua anak Tante itu" ucap Bayu menunjuk ke arah harum dan Iqbal.
......................
di dalam mall.
"cepat pergi dari sini" ucap anggota God of darkness yang menaruh mayat dan pistol di dalam ruang cctv dan diluar ruangan cctv.
anggota God of darkness dan black sun bergegas pergi dari sana sebelum para tentara dan polisi datang. tidak lama setelah mereka pergi polisi dan tentara datang ke sana.
"mereka bersembilan sangat kuat" gumam tentara A melihat banyaknya mayat.
"pak saya menemukan dua belas mayat empat pria dan delapan wanita di depan dan dalam cctv mall" ucap polisi A melapor.
"apa tidak ada mayat lagi" ucap tentara A.
"sudah tidak ada lagi pak" ucap tentara B.
"baiklah bawah semua mayat keluar dari mall lalu kita akan membawa mereka ke RS untuk diautopsi" ucap tentara A.
__ADS_1
"baiklah" ucap para tentara dan polisi mulai mengangkat mereka keluar dari mall.
"ayah lihat mereka sudah keluar" ucap bunda menunjuk ke arah tentara dan polisi baru keluar.
bunda langsung berlari kearah para tentara dan polisi yang mengangkat mayat tersebut.
"pak... apa pak pernah Lihat anak saya ini fotonya" ucap bunda mengarahkan hendphonennya menunjukkan foto Tiara.
"wanita ini salah satu dari gadis yang tewas di dalam ruang cctv" gumam tentara A yang melihat wajah Tiara.
"pak tolong bawah kesembilan orang yang tewas di dalam ruang cctv mall" ucap tentara A.
"nyonya apa kau mengenali mereka bersembilan" ucap tentara A yang membuat Bunda dan lain terkejut dengan apa yang mereka lihat.
"tidak mungkin putriku tidak mungkin meninggalkan aku tidak his his his his his his " tangis bunda histeris.
"AYAH INI TIDAK BENARKAN PUTRI AKU MASIH HIDUPKAN JAWAB AYAH" teriak bunda dengan air mata yang mengalir deras kepipinya.
ayah hanya diam tak menjawab pertanyaan bunda Iqbal dan harum yang melihat Tiara mematung di tempat dengan air mata yang mengalir dari pipinya.
"ini semua salah kalian berdua his his jika saja kalian melihat kebelakang saat Lo mengeluarkan semua orang dari mall, kalian pasti sudah menarik Tiara ikut keluar dari sana" ucap Bayu sambil tersenyum mengusap air matanya.
"tidak mungkin ini tidak mungkin terjadi pasti adik hanya tidurkan" ucap Iqbal tersenyum sambil mengguncang Mayat palsu yang mirip dengan tiara.
"iya pasti adik hanya tidur saja, Tiara sayangkan dengan kaka ayo bangun jangan buat kaka khawatir" ucap harum sambil Menangis.
"tuan, tuan muda dan nyonya sekali saya bisa membawa mayat mereka pergi kami ingin membawa mereka ke RS. kalian bisa mengambil mayat mereka besok setelah diautopsi kalian pulanglah ini sudah hampir malam" ucap tentara A membawa mayat palsu tiara dkk+marsel.
......................
di bandara
"pakai masker ini" ucap Tiara menyerahkan masker untuk Serena dkk-marsel.
"ayo keluar aku sudah menyuruh anggota black devil untuk mengosongkan bandara ini" ucap Tiara sedikit berbohong.
mereka keluar telah memakai masker wajah yang menutupi wajah mereka. melangkah menuju ke arah pesawat pribadi langsung menuju ke London.
skip sampai.
"Tiara apa kau sudah mengabari grandpa tentang kepulangan kita !" tanya Vita.
"iya aku sudah mengabari tinggal menunggu kedatangan sopir penjemput suruh grandpa" ucap Tiara.
__ADS_1
tidak lama setelah itu empat mobil hitam mendekati Tiara dkk+marsel berhenti tepat di depan mereka.
"nona muda saya datang untuk menjemput anda dan teman-teman anda" ucap sopir mobil.