
Marsel Yang mendengar tersebut langsung memeluk dengan air mata yang mengalir deras ke pipinya dia tidak menyangka bahwa kekasihnya mengalami yang namanya transmigrasi.
.....................
"maaf-maaf aku tidak mengenalmu" ucap Marsel yang meminta maaf dengan air mata yang keluar dari matanya.
"iya" ucap Tiara yang memakluminya.
"sejak kapan kau mengalaminya?" tanya Marsel menghapus air mata dan juga melepas pelukannya.
"hampir 3 bulan" ucap Tiara yang juga sudah menghapus air mata.
"apa, kau mengalami ini sudah hampir tiga bulan tapi kenapa kau tidak memberitahu aku sama sekali apa kau tau aku sangat tersiksa melihat kau sudah tewas di pelukanku dengan bersimbah darah" ucap Marsel dengan sedih kepada Tiara.
"ya maaf, oh iya kau tidak memberitahukan kepada orang tua aku dan juga keluargamu tentang hubungan kitakan Marsel" ucap Tiara kepada Marsel dengan menekan kalimat terakhirnya.
Sarah dan Marsel merahasiakan tentang hubungan mereka kepada orang tua dan Kakak-kakak mereka dan juga sahabat dan teman dekat Marsel tidak tahu tentang itu, sedang sarah yang sama sekali tidak memiliki teman atau sahabat hanya bisa santai tanpa rasa khawatir akan ketahuan.
"tidak sama sekali" ucap Marsel yang berkeringat dingin.
"baguslah" ucap Tiara kemudian memeluk Marsel.
"aku sangat merindukanmu apa kau tau Ara saat aku membawamu ke rumah sakit dan dokter menyatakan bahwa kau tewas di tempat aku hampir memusnahkan semua anggota mafia sharp fangs yang ada di London setelah itu aku pergi ke Canada" ucap Marsel membalas pelukan Tiara.
"wah aku tidak menyangka bahwa kekasihku ini sangat kejam tapi aku sangat menyukainya" ucap Tiara melepas pelukannya.
"aku ingin kau menceritakan tentang apa yang selama ini kau alami" ucap Marsel kepada Tiara.
__ADS_1
Tiara yang mendengar tersebut langsung menceritakan tentang apa yang selama ini dia alaminya dari awal hingga akhir. marsel yang mendengar tersebut langsung geram atas perilaku dari Radit dkk.
"jadi begitu, aku mengerti sekarang jadi pemilik tubuh ini memiliki orang tua angkat tapi di karena dia tewas saat musuh menyerang markas utama mereka
karena ingin membalaskan dendam orang tua angkatnya kemudian pemilik tubuh kembali ke keluarga kandung untuk mencari keberadaan orang yang sudah membunuh orang tua angkatnya. tapi karena kecelakaan yang di akibatkan oleh musuh-musuhnya. 1 bulan lalu dia tewas lalu di gantikan oleh Ara. sedang orang yang bernama radit itu hanya rencana dari Tiara yang asli supaya nantinya Tiara yang palsu bisa keluar dari keluarga jovangka Tanpa ketahuan" ucap Marsel kepada Tiara yang hanya mengangguk kepalanya.
"jadi Ara kembali sekolah" ucap Marsel kepada Tiara.
"iya aku kembali menjadi seorang siswa" ucap Tiara.
"aku bosan di sini bagaimana kalo kita jalan-jalan di taman tempat di mana kita bertemu pertama kalinya" ucap Tiara kemudian menarik Marsel.
"pakai mobil aku saja" ucap Marsel mengelus rambut panjang Tiara.
"tapi Ara bawah mobil sendiri el" ucap Tiara.
"tidak aku tidak tinggal di kediaman jovangka, aku tinggal di mansion ku sendiri jadi kau bisa menyuruh bawahmu untuk mengantar mobilku ke alamat ini" ucap Tiara memberikan alamat mansionnya.
"baiklah Ara ku sayang" ucap Marsel.
kemudian membukakan pintu yang di kemudi kemudian langsung duduk.setelah Marsel duduk dia langsung menarik Tiara duduk di pangkuannya. Tiara hanya bisa pasrah atas perilaku sang kekasih karena dia tau kalo Marsel ingin bermesraan dengannya.
setelah Marasa nyaman Tiara langsung mengambil handphonenya yang ada di tasnya kemudian mengetik nomor Serena.
"halo ser aku mungkin akan pulang sore hari ini tolong sampaikan kepada yang lain kalo aku ingin kencan hari ini" ucap Tiara kepada Serena diseberang sana.
"iya baiklah, semoga kencan kau lancar-lancar saja tapi kau kencan dengan siapa" ucap serena yang penasaran.
__ADS_1
"iya oranglah masa setan" ucap Tiara.
"cih kau ini" belum sempat serena berbicara Tiara langsung memutuskan telponnya.
sesaat kemudian Tiara dan Marsel sudah sampai di taman dimana tempat pertama kali mereka bertemu.
......................
"Tiara kebiasaan baru juga bicara langsung dimatikan" ucap Serena geram kepada Tiara.
"awas saja kau Tiara aku akan menginterogasi saat kau pulang" ucap Serena kemudian keluar dari kamar menuju ke ruang keluarga.
"lo kamu kenapa ser seperti kau sangat kesal akan sesuatu" ucap raina.
"aku sangat kesal kepada putri" ucap serena kemudian langsung duduk di samping Gladis.
"memang kenapa dengan putri" ucap Jesicca yang penasaran.
"saat aku baru Saja ingin membicara dengan putri dia langsung mematikan handphone secara sepihak" ucap Serena kepada yang lain.
"dia hanya menyampaikan bahwa hari ini dia akan pulang sore untuk kencan mungkin ini alasannya izin tidak masuk sekolah hari" ucap Serena yang menerka-nerka.
"tidak usah di pikirkan lebih baik kalian kerjakan berkas-berkas penting yang sudah dibawah oleh sekertaris kalian. kita harus menyelesaikan berkas tersebut hari ini juga karena kita hanya izin satu hari saja dan besok kita akan masuk sekolah lagi jadi tidak ada waktu untuk siapa orang yang sedang berkencan dengan putri" ucap Vita kemudian langsung naik menuju ke kamar begitu juga dengan yang lain.
......................
Bersambung
__ADS_1